Dunia mitologi yang sampai detik ini belum diketahui kebenarannya secara pasti, ternyata telah memantik banyak sineas untuk menuangkannya dalam versi film. Semenjak awal industri dunia perfilman didirikan, sudah banyak kita temukan film-film yang diangkat dari kisah-kisah mitologi kuno. Seperti yang kita ketahui bersama, kebanyakan film bertemakan mitologi ini berlatar belakang negara Yunani kuno, karena memang banyak yang berpendapat bahwa di negeri inilah berbagai macam kisah mitologi tumbuh dengan subur. Salah satu film bertemakan mitologi yang wajib masuk watch-list kamu, yakni film berjudul Immortals.
Immortals yang dirilis pada tahun 2011 lalu ini, menceritakan tentang kisah pertarungan antar manusia setelah pertarungan besar para dewa melawan Titan. Ribuan tahun setelah peperangan antara Dewa melawan Titan dengan kemenangan berada di pihak para Dewa, para titan perusak dikurung di Tartarus, penjara bawah bumi. Semula, kehidupan manusia berada dalam kedamaian. Namun, hal tersebut terusik ketika raja yang gila dengan kekuatan dan kekuasaaan, Hyperion (diperankan oleh Mickey Rourke) menyatakan perang terhadap pra manusia.
Dengan pasukannya yang kejam dan haus darah serta berjiwa perusak, Hyperioan menghanguskan Yunani demi mencari Busur Panah Epirus yang legendaris. Legenda menyatakan bahwa, siapapun yang memiliki Panah Epirus yang ditempa secara langsung oleh Ares (diperankan oleh Daniel Sharman) di surga, akan mampu melepaskan para Titan dan menjadikan mereka sebagai pasukannya. Dengan Panah Epirus di tangannya, Hyperion akan mampu untuk menghancurkan umat manusia, dan memusnahkan para dewa. Sejatinya, memusnahkan Hyperion bukanlah sebuah hal yang sulit bagi para dewa. Namun sayangnya, humum langit tidak memperbolehkan para dewa untuk campur tangan terhadap konflik dan permasalahan yang terjadi pada umat manusia.
Hingga pada akhirnya, seorang petani bernama Theseus (diperankan oleh Henry Cavil) muncul sebagai satu-satunya harapan manusia dan para dewa. Diam-diam, Theseus dipilih oleh Zeus (diperankan oleh Luke Evans) untuk menjadi pemimpin dan penyelamat rakyat dari angkara murka yang ditimbulkan oleh Hyperion beserta pasukannya.
Meski semula tak percaya dengan kemampuannya, Theseus pada akhirnya mau untuk mengemban tugas tersebut dan mulai mengumpulkan pasukan perangnya. Bersama dengan Pendeta Phaedra (diperankan oleh Freida Pinto) yang memiliki pemikiran visioner dan Stavros (diperankan oleh Stephen Dorff) seorang budak licik yang banyak akal, mereka mulai Menyusun kekuatan. Dan perang besar dalam sejarah umat manusia yang mempertaruhkan eksistensi manusia dan dewa-dewa di langit pun terjadi.
Bagaimana keseruan perang ini? Penasaran dengan perang besar ini? Silakan menuju layanan streaming kesayangan masing-masing untuk menyaksikan film Immortals ini, ya, teman-teman!
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Entertainment
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
Terkini
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai