Tak semua orang memiliki kesempatan untuk menikmati hidupnya. Beberapa orang harus menjalani hidupnya jauh dari dunia luar, akibat penyakit yang diderita dan mengharuskannya untuk berada di balik tembok rumah sakit sepanjang waktu. Hal ini pula yang terjadi kepada seorang gadis dalam film Jepang “Kimi wa Tsukiyo ni Hikarikagayaku”.
Diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Tetsuya Sano, film Kimi wa Tsukiyo ni Hikarikagayaku bercerita tentang seorang siswa SMA bernama Takuya Okada (diperankan oleh Takumi Kitamura). Ia diminta oleh teman sekelasnya, Akira Kayama (diperankan oleh Kai Shouma), untuk menuliskan pesan semangat bagi seorang siswi yang berada di kelas yang sama dan sedang dirawat di rumah sakit. Meski sebenarnya belum pernah ada yang bertemu dengan gadis itu, seisi kelas menuliskan pesan itu untuknya, dan orang terakhir yang menuliskannya harus menyerahkan pesan itu pada gadis yang dituju.
Nama gadis itu adalah Mamizu Watarase (diperankan oleh Mei Nagano). Ia didiagnosis mengidap Luminescence Disease, yang memiliki gejala berpendarnya kulit akibat sel-sel yang abnormal. Semakin pasien mendekati akhir hidupnya, pendar cahaya di kulitnya akan semakin terang. Berhubung penyakit ini mematikan dan belum ada obatnya, pasien yang mengidap penyakit ini dilibatkan dalam penelitian medis, serta tidak diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Ia juga tidak akan berumur panjang dan tak akan sempat tumbuh dewasa.
Sebagai orang terakhir yang menuliskan pesan, Takuya pergi ke rumah sakit untuk memberikannya kepada Mamizu. Ia pun berjumpa dengan Mamizu untuk pertama kalinya. Gadis itu bertanya kepada Takuya apakah ia akan datang lagi, tapi tanpa menunggu jawaban Takuya, Mamizu menuliskan sesuatu pada secarik kertas.
Ternyata, kertas itu bertuliskan permintaan Mamizu untuk membawakan makanan manis saat Takuya datang kembali. Takuya memenuhi permintaan gadis itu dengan mengunjunginya lagi di rumah sakit dan membawa makanan yang diminta. Namun, saat berada di rumah sakit, tanpa sengaja Takuya memecahkan benda milik Mamizu yang merupakan pemberian dari ayahnya.
Walau Mamizu berkata hal itu bukan masalah, Takuya tetap merasa bersalah dan ingin menebus kesalahannya. Ia berkata bahwa ia akan memenuhi permintaan Mamizu selama ia mampu. Akhirnya, Mamizu meminta Takuya untuk memenuhi semua hal yang sesungguhnya ingin gadis itu lakukan dan melaporkan hasilnya.
Takuya pun menyanggupi hal itu. Ia pergi ke tempat Mamizu ingin pergi, melakukan hal yang ingin Mamizu lakukan dan membelikan apa yang Mamizu inginkan. Apa sebenarnya yang membuat Takuya mau memenuhi permintaan Mamizu, teman sekelas yang bahkan baru saja ia temui? Saksikan kelanjutannya dalam film Kimi wa Tsukiyo ni Hikarikagayaku. Selamat menonton!
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
Entertainment
-
Ending Drakor The Scarecrow Dibuat Realistis, Sutradara Ungkapkan Alasannya
-
Ada Badut Gendong, Sambut Idul Adha dengan 5 Film Baru di Bioskop!
-
Penuh Energi, Alpha Drive One Bahas Gejolak Emosi Remaja di Lagu OMG!
-
Sinopsis Office Romance, Film Netflix Jennifer Lopez dan Brett Goldstein
-
Surat Cinta untuk Kota yang Penuh Kenangan: Intip Pesona Film 'Dan Bandung'
Terkini
-
Ulasan Novel Periculo, Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Polemik Kurban 1.098 Sapi dari APBN Rp100 Miliar: Uang Presiden atau Rakyat?
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat