Dua pekan belakangan ini, film Pengabdi Setan 2: Communion tengah merajai daftar tonton di bioskop-bioskop yang ada di seluruh Indonesia. Film besutan sutradara spesialis film horror-thriller-misteri tersebut menjadi pemimpin dalam perolehan penonton semenjak pertama kali dirilis untuk umum pada 4 Agustus 2022 lalu. Disadur dari laman filmindonesia, film yang merupakan sekuel dari film Pengabdi Setan pertama tersebut tercatat telah mengantongi lebih dari 5,5 juta penonton hingga pekan ketiga kemarin.
Namun, kesuksesan film Pengabdi Setan 2: Communion yang kini menjadi film terlaris kedua tahun ini tersebut tampaknya tidak membuat sang sutradara berpuas diri. Joko Anwar yang dikenal sebagai sutradara yang idealis, merencanakan suatu proyek besar untuk beberapa waktu ke depan. Meski belum terkonfirmasi secara pasti mengenai kapan waktu tepatnya, namun keinginan tersebut dituangkannya melalui sebuah cuitan yang penuh misteri di akun twitternya.
Iya, di akun twitternya @jokoanwar, sutradara yang juga menggarap film Perempuan Tanah Jahannam ini menuliskan sebuah kalimat pendek “Nanti, suatu saat, pengen banget memfilmkan kasus ini”. Sebuah kalimat yang mengandung misteri, karena tak disertai clue, dan tak pula disertai penjelasan mengenai kasus apa yang akan diangkatnya.
Namun, kecerdasan warganet Indonesia tentu bisa diandalkan dalam menginterpretasikan maksud dari kalimat penuh misteri dari Joko Anwar ini. Banyak warganet yang menduga, kasus yang dimaksudkan oleh sang sutradara adalah kasus yang saat ini tengah viral di negeri ini, yakni kasus tewasnya Brigadir J yang merembet pada terbongkarnya sindikat kelam di tubuh kepolisian Indonesia dengan pelaku utama seorang Ferdi Sambo.
Meskipun terdapat para warganet yang “tergocek” dengan kalimat misterius yang dituliskan oleh Joko Anwar, namun banyak pula warganet yang langsung paham dengan maksud dari cuitan tersebut. Bahkan, tak segan-segan, warganet Indonesia pun menuliskan jawaban menggelitik untuk menjelaskan kepada mereka yang belum sepenuhnya paham. Seperti akun @rifatmars yang memberikan jawaban “film samba dari Brazil” yang tentu saja memplesetkan nama seorang Ferdy Sambo, atau akun @isham__ yang menuliskan jawaban dengan lugas sekaligus memberikan balasan menggelitik dengan menuliskan kalimat “judulnya tersambo-sambo”.
Sementara bagi warganet yang telah paham dengan maksud dari cuitan Joko Anwar tersebut, memberikan balasan positif dengan jawaban-jawaban yang mendukung. Seperti akun @arasocunet yang membalas “Yuk om bisa…”, atau akun @hehecape yang membalas dengan antusiasme tinggi dengan menuliskan “Mau! Aku penonton pertama. huhu”.
Hingga hari ini, cuitan Joko Anwar tersebut telah diretweet sebanyak lebih dari 2.700 kali dan mendapatkan 26,7 tanda suka. Kalau teman-teman, setuju atau tidak nih bang Joko Anwar memfilmkan kasus yang saat ini sedang viral?
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Apa Itu Manten Tebu? Tradisi yang Diangkat dalam Film Pabrik Gula
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
Entertainment
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana