Masih ingat dengan film My Wife is a Gangster yang sukses di awal tahun 2000an lalu? Suka dengan film yang memiliki genre seperti itu? Jika teman-teman menyukai film-film yang memiliki alur cerita seperti film My Wife is a Gangster, maka ada nih, satu film lagi yang patut untuk teman-teman saksikan. Judulnya Marrying The Mafia. Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak kan ya, bagaimana alur utama dalam film ini. Namun jangan salah, film ini merupakan salah satu film yang paling banyak diminati oleh penikmat film Korea Selatan lho. Disadur dari laman asianwiki, film Marrying The Mafia ini sudah dibuat sekuelnya hingga lima kali. Nah, untuk kali ini, kita bahas yang film pertamanya dulu yuk!
Pada film pertama Marrying The Mafia, kita akan dikenalkan dengan tokoh-tokoh yang terlibat dalam film ini, yakni Park Dae Soo (diperankan oleh Jung Jo Ho) dan jugan Jang Jin Kyung (diperankan oleh Kim Jung Eun). Park Dae Soo adalah CEO sebuah perusahaan teknologi, dan dirinya terkaget ketika pada suatu pagi, dia menemukan ada seorang wanita yang tidur di sampingnnya. Parahnya lagi adalah, wanita tersebut adalah Jang Jin Kyung, yang merupakan bos besar dari jaringan kriminal nan legendaris Triple J (diperankan oleh Park Geun Hyung).
Mendengar kejadian tersebut, saudara-saudara laki-laki dari Jang Jin Kyung lantas mencari Park Dae Soo untuk memberikan “pelajaran” kepadanya. Dan setelah mereka bertemu, oleh pihak keluarga, Park Dae So diminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan cara menikahi Jang Jin Kyung. Alasan yang ada di pikiran mereka pun sebenarnya lucu dan membuat gemas. Ketika mereka mengetahui bahwa Park Dae Soo adalah seorang yang pintar dan terpelajar, keluarga Jang Jin Kyung melihat, Dae Soo akan mampu untuk menggenapi satu hal yang tak pernah mereka miliki, yakni kepintaran!
Dan dimulailah kehidupan yang brerbeda dari seorang Park Dae Soo. Dia yang semula menjalani hidup dengan normal, kini harus hidup dengan para mafia yang selalu ada di sekelilingnya. Sebuah hal yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya. Namun, tentu saja dapat kita tebak, berbagai kejadian yang mereka alami bersama, justru membuat rasa sayang dan saling memiliki tumbuh dengan alami. Bagaimana kisah selengkapnya? Bisakah Dae Soo terbiasa dengan sikap over protektif kakak-kakak dan keluarga Jin Kyung?
Bagi teman-teman yang menginginkan hiburan dengan film yang bergenre komedi ringan, sangat cocok untuk menyaksikan film yang satu ini. Meskipun rilis di tahun 2002 lalu, tapi film ini mendapatkan rating yang cukup bagus lho. Jadi makin penasaran kan?
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Foto Diduga V BTS dan Jennie BLACKPINK Dalam Satu Ruangan Bikin Gempar Publik
-
Susul Indonesia dan Amerika, Korea Selatan Akan Terapkan Pajak Kripto
-
10 Adu Pesona Jung Chaeyeon dan Yeonwoo di Golden Spoon, Sama-sama Cantik dan Jadi Pemikat Penonton Drakor
-
Battle of Wits: Perang, Cinta, dan Pengkhianatan yang Menghancurkan Kota
-
7 Potret Eum Moon Suk di Drama Baru Good Job, Jadi Hacker yang Jenius
Entertainment
-
Rilis French Kissing! AND2BLE Bahas Rasa Penasaran dan Ketertarikan Intens
-
7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis
-
Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter
-
Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November
-
Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif
Terkini
-
Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?
-
Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan
-
Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau
-
Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!
-
Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?