Belakangan ini masyarakat Indonesia sering mendengar tentang Wonderland Indonesia, sebuah project massive garapan seniman lokal asal jawa timur, Alffy Rev. Tak jarang video animasi 3 dimensi yang diiringi dengan medley lagu-lagu daerah tanah air ini menarik perhatian masyarakat Indonesia maupun internasional, khususnya para pecinta seni audio dan visual.
Pasalnya video dengan nuansa "sakral" ini memang sudah bertaraf internasional, dari proses pengerjaannya hingga perlengkapan yang digunakan untuk menggarap video ini pun memang bukan perlengkapan untuk pemula alias profesional. Namun kendati demikian, sumber daya manusia yang terlibat bukanlah para expertise lama namun justru para tenaga muda yang dibekali alat perlengkapan profesional. "Sebenernya mereka (anak anak muda) hanya perlu wadah sih pak. Dan karya saya kaya Wonderland Indonesia itu bukan sekali langsung bisa seperti ini, saya melalui 5 tahun dan dari 2017 tuh tiap 17 Agustus kita selalu ngeluarin karya lagu nasional", begitu kutipan perbincangan Alffy Rev dengan Sandiaga Uno dalam channel Youtube Kemenparekraf.
Musisi senior, Dira Sugandi pun mengatakan bahwa dirinya bersedia dilibatkan apabila ada pembuatan video sepanjutnya yang akan digarap oleh Alffy Rev, ini disampaikannya pula pada podcast channel Youtube Kemenparekraf tersebut.
Sandiaga Uno atau yang akrab disapa "Mas Mentri" ini pun mengatakan bahwa Kemenparekraf cukup lalai karena ketinggalan dengan hasil karya sebaik Wonderland Indonesia ini yang seharusnya difasilitasi oleh kementeriannya namun justru malah mendapat support dari kementerian lain, yakni Kemendikbudristek yang dibawah pimpinan Nadiem Makarim.
Ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia karena memiliki talenta seperti Alffy Rev yang meskipun berasal dari pendidikan madrasah dan tidak sempat lulus dari kuliahnya di Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta. Kualitas SDM anak bangsa semakin hari semakin meningkat dalam industri kreatif. Meskipun situasi saat ini baru membaik, namun tayangan video yang diunggah ke Youtube ini sudah ditonton sebanyak 41juta kali untuk Wonderland Indonesia, dan 8juta kali ditonton untuk Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara yang baru diunggah sekitar 11 hari yang lalu.
Semoga fenomena ini menjadi pertanda awal bagi kebangkitan industri kreatif di Indonesia dan dapat menjadi perhatian pemerintah untuk terus dapat memajukan seni dan kebudayaan tanah air.
Baca Juga
-
Bukan Sekedar Menghibur, Musik Ternyata Dapat Menunjang Kebutuhan Manusia
-
Indomaret Kembali Beroperasi 24 Jam, Kebutuhan Tengah Malam Bisa Terpenuhi
-
Dream Theater, Band Metal Dunia Gelar Konser di Stadion Manahan Solo
-
Kekuatan Teknologi Digital Bagi Masyarakat Umum Hingga Instansi Pemerintah
-
Peran Orang Tua untuk Anak Balita di Masa Pandemi yang Tak Kunjung Usai
Artikel Terkait
-
Kapal yang Ditumpangi Sandiaga Uno Tersesat Menuju Pulau Pahawang, Ini yang Dilakukan Menparekraf Hilangkan Panik
-
Bertemu Sesepuh, Menparekraf Sandiaga Uno Bahas Sejarah Pulau Pahawang
-
Sandiaga Uno: Pulau Pahawang Masuk 50 Besar ADWI
-
Festival Krakatau 2022 Diharapkan dapat Memperkuat Travel Pattern di Lampung
-
Mau Tak Mau Tolak Beasiswa, Ternyata Ini Alasannya Bonge
Entertainment
-
Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo
-
Sir Patrick Stewart, Pemeran Professor X, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
-
Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November
-
Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw
-
Rilis French Kissing! AND2BLE Bahas Rasa Penasaran dan Ketertarikan Intens
Terkini
-
Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan
-
Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita
-
Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender