Netease Entertainment melansir pada Senin (26/9/2022) bahwa Ma Sichun memberi semangat kepada seorang warganet yang tengah berada dalam kondisi mental kurang baik.
Warganet tersebut menceritakan bahwa kondisi fisiknya sangat buruk saat ini. Dirinya mengalami gangguan tidur. Ia sering merasa tertekan saat dirinya tidak memiliki uang. Berat badannya yang semula 86 kg pun turun menjadi 74 kg.
Suatu ketika, kondisinya memburuk hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Kala itu, seseorang membantunya memanggil ambulans. Dirinya dirawat selama dua hari, namun merasa kesulitan membayar biaya pengobatan. Ia seharusnya dirawat selama dua minggu untuk observasi lebih lanjut. Akan tetapi, ia keluar lebih awal karena terkendala biaya.
Selain masalah dengan fisiknya, warganet tersebut mengaku memiliki masalah psikologis. Namun sekali lagi, biaya konsultasi terlalu mahal. Ia tidak mampu mengeluarkan uang sebanyak itu.
Masalah psikologisnya benar-benar tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dirinya selalu merasa tidak punya apa-apa selain dirinya sendiri. Ia merasa tak punya energi dan sangat lelah. Warganet ini bahkan menyebut dirinya kotor dan tidak layak untuk dicintai.
Ma Sichun kemudian membalas komentar warganet tadi. Aktris China tersebut mengatakan bahwa ia sangat memahami perasaan warganet ini. Ma Sichun mengaku dulu sempat merasa putus asa. Dirinya kemudian makan banyak untuk menghibur dirinya. Kondisinya pun menjadi lebih baik sekarang
Ma Sichun harus menghadapi begitu banyak rumor tentang dirinya. Namun, ia akhirnya bisa bangkit. Ma Sichun percaya bahwa warganet tersebut berada dalam kondisi yang lebih sulit daripada dirinya. Karenanya, ia akan membantunya.
Ma Sichun diketahui menderita depresi di tengah popularitasnya yang naik. Rupanya, menjadi terkenal justru membuatnya merasa tertekan hingga berujung mengalami depresi. Ma Sichun bercerita bahwa setelah minum obat, dia akan merasa pusing saat berjalan. Terkadang, ia juga pingsan.
Di awal, Ma Sichun kehilangan sekitar 3 kg dalam waktu tiga hari. Berat badannya kemudian bertambah sekitar 3,6 kg saat mulai rutin minum obat. Selama proses penyembuhan, Ma Sichun mengungkapkan bahwa jika dirinya tidak minum obat sehari saja, tubuhnya akan sangat kaku. Terkadang, ia bahkan tidak bisa berjalan atau tidur nyenyak.
Selama ini, Ma Sichun beberapa kali menceritakan tentang pengalamannya saat berjuang sembuh dari depresi yang ia derita. Namun, ia justru sering mengalami cyberbullying karena berat badannya yang terus bertambah sejak mengalami depresi.
Meski begitu, tak jarang sebagian warganet menceritakan tentang kondisi mental mereka kepada Ma Sichun. Aktris China ini pun akan dengan perhatian memberi mereka semangat.
Baca Juga
-
Belum Tayang, Story of Kunning Palace Sudah Cetak Prestasi
-
Karier Semakin Bersinar, Zhou Yutong Kini Bergabung dengan Agensi Li Xian
-
Alami Cedera saat Syuting, Aktor Zhang Jin Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Sifat Asli Li Xian Dibongkar Mantan Asisten, Netizen Kagum
-
Proses Syuting Selesai, Kapal Yang Zi-Fan Chengcheng Siap Berlayar
Artikel Terkait
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
-
Hindari Makanan Ini Saat Lebaran Jika Punya Kolesterol Tinggi
-
Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!
-
10 Obat Herbal Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung secara Alami
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?