Sebagai sebuah negara yang memiliki beragam keunikan budaya, Indonesia dianugerahi dengan berbagai adat dan juga tradisi. Terkadang, sebagai manusia yang mengedepankan rasionalistas, tentu kita akan merasa janggal dan heran jika berhubungan dengan adat atau tradisi yang berkaitan dengan supernatural. Namun, sebagai mahluk sosial dan juga berpendidikan, tentu bukan suatu hal yang salah jika kita menurut saja dengan larangan-larangan adat atau tradisi setempat yang bisa saja mengakibatkan sebuah malapetaka yang berkepanjangan. Terlebih lagi, jika posisi kita adalah sebagai pendatang, yang tak mengetahui dengan pasti seluk beluk dan juga misteri yang terkandung di wilayah baru yang kita tempati tersebut.
Sayangnya, walaupun tanpa sengaja, hal itu tak diindahkan oleh sepasang suami istri muda yang menjadi pendatang di sebuah desa. Adalah Jaka Sunarya (diperankan oleh Marthino Lio) dan Rika (diperankan oleh Putri Ayudya) yang harus menanggung konsekuensi atas perbuatan mereka yang melanggar larangan adat dan tradisi desa setempat. Dikisahkan, Jaka Sunarya yang baru saja kehilangan pekerjaannya, memutuskan untuk menjual rumah peninggalan orang tuanya yang berada di sebuah desa terpencil. Bersama dengan sang istri, Rika, keduanya berkeinginan untuk memulai hidup yang baru selepas mereka berhasil menjual rumah tersebut nantinya. Mau tak mau, keduanya pun harus kembali ke rumah keluarga Jaka yang sudah lebih dari 20 tahun tak ditinggali, dan tentu saja dalam kondisi yang kurang terawat.
Ketika tiba di rumah keluarganya tersebut, pasangan ini sejatinya telah diingatkan oleh sesepuh setempat untuk selalu berhati-hati dan senantiasa mendekatkan diri pada Tuhan, terlebih lagi kala itu Rika, sang istri tengah mengandung, sehingga harus benar-benar menjaga sikap demi keselamatan ibu dan janin dalam kandungannya. Apalagi rumah yang mereka tempati sudah lama kosong, sehingga nuansa mistis masih kental terasa.
Namun sayangnya, mereka tanpa sengaja melanggar adat desa setempat yang telah menjadi tradisi. Hasilnya, tentu saja hal-hal buruk mendatangi mereka. Karena ketidaksengajaan yang mereka lakukan itu, mereka harus berhadapan dengan mahluk halus yang terus meneror dan mengancam nyawa mereka berdua.
Kemanakah mereka harus meminta pertolongan? Apa yang harus mereka lakukan demi bisa menetralisir adat dan tradisi yang telah mereka langgar tersebut? Temukan jawabannya di film Indonesia terbaru berjudul "Pamali" ini ya teman-teman! Siapkan mental, karena film ini selain menyajikan ketegangan yang didasarkan pada larangan-larangan masyarakat Indonesia, juga menawarkan berbagai jump scare yang membuat teman-teman senam jantung.
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
The Four 2: Pengungkapan Kasus yang Membuka Misteri Trauma Masa Lalu
-
10 Akun YouTube Dilaporkan ke Polisi Gegara Buat Konten Horor di Rumah Kosong Tanpa Izin Pemilik
-
Disebut Rumahnya Banyak Arwah Gentayangan Erma Laporkan 10 Youtuber Ke Polisi
-
10 YouTuber Dilaporkan ke Polisi Gegara Bikin Konten Horor di Rumah Kosong Tanpa Izin
-
11 Youtuber Bandung Sembrono, Bikin Konten Horor Rumah Kosong Berujung Laporan Polisi
Entertainment
-
Berlatar di Islandia, Manga Misteri Karya Aki Irie Resmi Diadaptasi Anime
-
Sukses Raih Atensi, Sutradara Beri Kode untuk If Wishes Could Kill Season 2
-
Manga The Fragrant Flower Blooms With Dignity Libur 3 Minggu
-
Tayang 2 Mei, PV My Hero Academia "More" Sorot Reuni Class 1-A Versi Dewasa
-
Resmi! Gen V Batal Lanjut Season 3 dan Rampung di Season 2
Terkini
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Evaluasi Lintasan Sebidang dan Sistem Sinyal
-
Hidup Kedua di Planet Kepler-186F
-
Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia
-
Review Film Mother Mary: Balutan Estetika A24 dalam Tragedi Musikal Modern