Hidup di bawah penjajahan bangsa asing tentu menjadi sebuah hal yang tak bisa diterima oleh bangsa manapun yang mendambakan kemerdekaan. Bagaimana tidak, sebagai bangsa yang terjajah, seringkali mereka harus mendapatkan diskriminasi, hingga perlakuan kejam yang seringkali pula berada di luar batas kemanusiaan. Maka tak mengherankan jika segala daya dan upaya dilakukan oleh suatu bangsa yang ingin membebaskan diri dari belenggu penjajahan bangsa lain, meski harus bertaruh nyawa sekalipun.
Hal lain yang selalu kita lihat ketika ada suatu bangsa yang menjadi objek jajahan bangsa lain adalah, perlakuan sewenang-wenang yang ditujukan kepada bangsa taklukan. Seperti yang kita lihat di film berjudul The Battleship Island yang dirilis oleh Korea Selatan pada tahun 2017 lalu ini, kita akan melihat betapa perlakuan kejam dari bangsa Jepang terhadap bangsa Korea di akhir-akhir perang dunia kedua lalu.
Selama periode pendudukan Jepang, kurang lebih 400 penduduk Korea dipaksa oleh penguasa untuk menambang batu bara di sebuah pulau yang dikenal dengan nama "Battleship Island, yang secara harfiah berarti Pulau Kapal Perang". Para warga Korea tersebut tentu saja tak tinggal diam. Mereka selalu berusaha untuk keluar dari pulau tersebut, meski selalu mengalami kegagalan karena penjagaan yang begitu ketat. Untuk menggantikan para pekerja yang mati, tentara pendudukan Jepang seringkali menangkap para pria Korea dan memaksanya untuk dipekerjakan di Pulau Kapal Perang milik mereka.
Nasib nahas tersebut ternyata juga menimpa seorang Lee Kang Ok (diperankan oleh Hwang Jung Min), seorang musisi di Hotel Kyungsung. Berkeinginan untuk pergi ke Jepang demi bisa melindungi sang putri, Soo Hee (diperankan oleh Kim Soo Ahn), Lee Kang Ok justru ditangkap oleh tentara Jepang, dan dikirim paksa ke Battleship Island. Meskipun berada dalam kondisi yang sulit, namun naluri Lee Kang Ok sebagai ayah tetap menyala kuat, dan dia bersedia untuk melakukan apapun untuk melindungi putrinya.
Setiba di Battleship Island, Lee Kang Ok bertemu dengan para penduduk Korea dengan berbagai latar belakang dan perangai. Seperti Choi Chil Sung yang merupakan petarung kelas atas di Kyungsung (Kota Seoul sebelum berganti nama) yang gemar bertarung, membuat masalah namun sejatinya memiliki hati yang hangat.
Sementara di sisi lain, Park Moo Young (diperankan oleh Song Joong Ki), merupakan prajurit yang mengabdikan dirinya untuk pergerakan kemerdekaan Korea, mendapatkan tugas untuk menyusup ke Battleship Island demi menyelamatkan tokoh penting di pergerakan kemerdekaan. Namun, ketika sampai di sana, dirinya menyadari bahwa terdapat banyak permasalahan yang harus dihadapinya. Selain penderitaan para pekerja, Park Moo Young juga harus berhadapan dengan perpecahan di antara mereka, hingga pengkhianatan terhadap perjuangan bangsa yang dilakukan demi bisa mendapatkan keuntungan pribadi.
Lantas, bagaimana ya perjuangan Park Moo Young dalam menyatukan para warga Korea di Battleship Island? Apa yang dilakukannya ketika mengetahui ada sebuah pengkhianatan yang terstruktur? Apa pula yang dilakukannya demi bisa membebaskan saudara sebangsanya dari penderitaan di Battleship Island? Semua jawabannya ada di film Battleship Island ya.
Catatan: Karena film ini merupakan film berlatar masa penjajahan, maka akan ada banyak adegan kekerasan dan juga berdarah-darah dalam adegannya. Jadi, harap bijak dalam menontonnya ya!
Park Moo-Young (Song Joong-Ki) termasuk dalam kelompok Kemerdekaan Korea. Dia menyelinap ke Battleship Island untuk menyelamatkan anggota kelompok kemerdekaan.
Baca Juga
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
Artikel Terkait
-
Anti Mainstream! Lelaki Asal Indonesia Ini Nonton Konser Blackpink Pakai Sarung Ala Ronda di Seoul
-
Hyundai Mobis Berhasil Menjadi Pemasok Modul Sasis Non-Eropa Pertama untuk Mercedes-Benz
-
Angels & Demons: Robert Langdon Melawan Illuminati di Kota Suci Vatikan
-
Tindak Lanjuti Rekomendasi TGIPF, Benarkah PSSI Akan Gelar Kongres Luar Biasa?
-
Film Bisa Jadi Media untuk Kenalkan Sains Pada Anak Sejak Dini
Entertainment
-
Renjun NCT Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Spesial, Echoes Between Us
-
Anime Grand Blue Season 3 Rilis Juli 2026, Petualangan ke Palau Dimulai
-
Futuristik dan Penuh Nostalgia, aespa Rilis Highlight Medley Album Lemonade
-
RAN Remake Video Klip Pandangan Pertama, Bikin Nostalgia Era YouTube Awal
-
Lagi Capek Kerja? Drama 'See You at Work Tomorrow' Bakal Jadi Tamparan Realita Buat Kamu
Terkini
-
4 Cara Mudah Download Video di TikTok: Tanpa Watermark, Aman, dan Tetap HD
-
Dibalik Wajah Sempurna: Mengupas Ain, Horor Psikologis Tentang Bahaya Menjadi Pusat Perhatian
-
4 HP Murah Baru 2026 yang Layak Dibeli: Baterai Besar, Kamera Tajam, dan Harga Bersahabat
-
Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi