Pada Rabu (26/10/2022) lalu, NetEase Entertainment melansir bahwa perdebatan antara Yu Zheng dengan penggemar Xu Kai menjadi topik pembicaraan panas di kalangan warganet.
Semua ini bermula ketika sebuah akun pemasaran weibo mengunggah rumor yang mengatakan bahwa Xu Kai akan menjadi lawan main dari Wu Xuanyi dalam drama China Di Jia Qian Jin. Drama ini diadaptasi dari novel Marriage of the Di Daughter karangan Qiansha Cha Ke. Yu Zheng merupakan penulis skenario dari drama ini.
Di kolom komentar, seorang penggemar Xu Kai menulis, "Xu Kai tidak akan menerima drama internal, terima kasih."
Tak disangka, komentar ini dibalas oleh Yu Zheng.
"Siapa kamu? Berbicara atas nama Xu Kai, bodoh!" tulisnya.
Namun, komentar Yu Zheng dihapus tak lama kemudian. Kendati demikian, tangkapan layar komentarnya yang diambil oleh warganet telah tersebar.
Kemudian, penggemar Xu Kai yang terpancing emosi secara gamblang menyebut drama internal Yu Zheng tidak berotak. Ia mengatakan bahwa naskah Yu Zheng seperti kain pengikat kaki seorang wanita tua, terlalu panjang dan tidak menarik. Drama ini hanya akan menjadi drama buruk Xu Kai lainnya jika ia menerima naskahnya.
Perdebatan Yu Zheng dan penggemar Xu Kai ini sontak menuai pro dan kontra dari warganet.
Seorang warganet berkomentar, “Apakah penggemar berpikir mereka tahu cerita di dalam lebih baik daripada Yu Zheng?”
"Tapi Yu Zheng tidak perlu memarahi orang. Apakah figur publik bisa memarahi orang dengan santai?" komentar warganet lain.
Berkenaan dengan kontroversi yang menimpanya, Yu Zheng pun angkat bicara melalui akun weibo pribadinya pada Kamis (27/10/2022). Dalam unggahannya, ia menjelaskan beberapa hal.
Yu Zheng sering menjawab pertanyaan warganet tanpa memberikan jawaban yang sebenarnya. Dirinya melakukan hal ini karena dia adalah orang yang sangat random. Ia akan menjawab ketika ia sedang update weibo. Namun, itu juga tergantung pada suasana hati dan rasa bosannya.
Ada beberapa pertanyaan yang memerlukan waktu lama untuk Yu Zheng jawab karena jawabannya canggung. Jika nantinya dia sedang bad mood, jawabannya hanya akan mempermalukan semua orang.
Yu Zheng kemudian menjelaskan bahwa ia menjawab akun pemasaran karena tidak ingin mereka bicara omong kosong. Ini juga merupakan hiburan murni. Mereka dapat mengonsumsi komentar Yu Zheng. Di sisi lain, Yu Zheng dapat mengonsumsi komentar mereka.
Untuk pemeran utama drama China Di Jia Qian Jin, Yu Zheng saat ini masih mempertimbangkannya. Pemeran harus bisa menyesuaikan diri dengan peran dan memiliki kemampuan akting yang baik yang diakui oleh publik. Bagaimanapun juga, drama ini diadaptasi dari IP besar berupa novel populer. Tidak semua aktor maupun aktris dapat memenuhi kriterianya.
Yu Zheng sendiri merupakan penulis skenario, produser, dan sutradara terkenal asal Tiongkok. Dirinya juga merupakan pendiri dari Huanyu Film, agensi yang menaungi Xu Kai.
Akan tetapi, beberapa skenario yang ditulis oleh Yu Zheng terseret dalam isu plagiarisme. Hal inilah yang mungkin menciptakan sentimen negatif di kalangan penggemar Xu Kai.
Baca Juga
-
Belum Tayang, Story of Kunning Palace Sudah Cetak Prestasi
-
Karier Semakin Bersinar, Zhou Yutong Kini Bergabung dengan Agensi Li Xian
-
Alami Cedera saat Syuting, Aktor Zhang Jin Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Sifat Asli Li Xian Dibongkar Mantan Asisten, Netizen Kagum
-
Proses Syuting Selesai, Kapal Yang Zi-Fan Chengcheng Siap Berlayar
Artikel Terkait
-
Kenalan Sama Kechun, Bintang Drama Pendek yang Jadi Sensasi di TikTok
-
4 Karakter Wanita dalam Drama China yang Badass Abis, Anti Menye-Menye
-
4 Rekomendasi Short Drama China Buat yang Suka Cerita Padat Bikin Nagih
-
Sinopsis Drama Almost Lover, Zhao Lusi Dilema Antara Cinta atau Impian
-
3 Drama China yang Dijadwalkan Tayang April 2025, Mana yang Kalian Tunggu?
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?