Venna Melinda saat ini sedang menjadi sorotan publik lantaran kehidupan rumah tangganya dengan Ferry Irawan dirundung masalah. Meskipun sebelum-sebelumnya pasangan ini sering mengumbar kemesraan dan sangat yakin atas keberhasilan pernikahan mereka, tetapi Venna justru sudah melaporkan suaminya, Ferry Irawan ke Polda Jatim.
Tentu saja laporan dari Venna Melinda menjadi buah bibir warganet, terutama banyak yang sudah menaruh curiga pada Ferry Irawan. Kini Venna melaporkan Ferry Irawan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Berikut profil lengkap Venna Melinda.
1. Biodata dan Profil Venna Melinda
BACA JUGA: CEK FAKTA: Lesti Meninggal Dunia Dibunuh Orang Tak Dikenal, Benarkah?
Memiliki nama asli Venna Melinda Bruglia dan lebih dikenal dengan nama Venna Melinda. Ia merupakan aktris sekaligus seorang model kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 29 Juli 1972. Ia mengawali kariernya sebagai Putri Indonesia 1994.
Venna bahkan menjadi wakil Indonesia di ajang bergengsi Miss Universe 1994 di Filipina. Ia biasa mengunggah berbagai momen dalam kehidupannya melalui Instagram @vennamelindareal.
Venna merupakan putri dari pasangan Jimmy Rekartono dan Ayumade Rachmawati. Pada pernikahan pertamanya dengan Ivan Fadilla Soedjoko, Venna dikaruniai dua orang anak, yakni Verrell Bramasta (anak pertama), Athalla Naufal (anak kedua), dan kemudian Venna mengadopsi Vania Athabina (sebagai anak ketiga).
Akan tetapi pasangan ini memilih untuk mengakhiri bahtera rumah tangga mereka dan resmi bercerai pada tahun 2013. Kemudian Venna Melinda menikah dengan Ferry Irawan pada 7 Maret tahun 2022 dan kini ia tengah melaporkan suaminya itu di Pola Jatim.
2. Perjalanan Karier Venna Melinda
Tak hanya menjadi seorang model, Venna Melinda juga merambah ke industri perfilman sejak dahulu. Pada tahun 1988 Venna mengambil peran sebagai Priska dalam film “Catatan Si Boy II”.
BACA JUGA: Bikin Publik Was-was, Cara Rizky Billar Gendong Baby Leslar Jadi Sorotan
Kemudian ia juga mulai merambah ke sintron, di antaranya yakni “Bella Vesta” yang rilis pada tahun 1994 -1995. “Shangrilla” pada tahun 1996, “Bulan Bukan Perawan” yang tayang pada tahun 1997 – 1998, “Cintailah Aku Selamanya” yang rilis di tahun 1998, “Tersanjung” pada tahun 2000, dan “Maha Pengasih” yang tayang pada tahun 2001.
Tak cukup sampai di situ, selain berkarier di dunia hiburan ternyata Venna Melinda juga menjadi salah satu anggota DPR dari Partai Demokrat dan mewakili daerah pemilihan Jawa Timur VI untuk periode 2009 – 2014 dan juga 2014 – 2018.
Itulah biodata dan profil Venna Melinda yang menggugat suaminya, Ferry Irawan ke Polda Jatim atas dugaan KDRT.
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
Entertainment
-
Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat
-
Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit
-
BLACKPINK Hadir Lengkap di Perayaan 10 Tahun Debut, Acara Banjir Kritik
Terkini
-
57 Detik yang Mengubah Segalanya: Menyelami Tragedi di Novel Ken Terate
-
Label Beauty with Brain untuk Perempuan: Pujian atau Warisan Stereotip?
-
Desa Sejahtera Astra Les Bali: Garam, Laut, dan Masa Depan Berkelanjutan
-
Kewirausahaan Menjadi Napas Kemiren: Desa Budaya Menjadi Inspirasi Dunia
-
Ulasan Namaku Alam: Kisah Emosional Anak Korban Stigma Politik Orde Baru