Warkop DKI merupakan grup komedi legendaris Indonesia yang selalu ada di hati para penonton setianya. Dono, Kasino, dan Indro tak hanya sebagai komedian yang sukses di industri hiburan tanah air.
Namun, mereka juga sukses di bidang pendidikan tinggi. Baru-baru ini skripsi dari Dono ramai jadi bahan perbincangan di media sosial.
Almarhum Dono atau Wahjoe Sardono mengangkat tema skripsi tentang privilege sebagai anak orang kaya untuk menyelesaikan pendidikan di jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia.
"Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga dengan Prestasi Murid di Sekolah (Studi Kasus SMP Negeri Desa Delanggu)" judul skripsi dari almarhum Dono.
Skripsi tersebut ditulis oleh Dono pada tahun 1978. Dalam kata pengantar di skripsinya, anggota Warkop DKI ini menuliskan kalimat romantis untuk sang kekasih.
"Untuk ayah, ibu, beserta keluarga, dan untuk seorang gadis yang bernama Titi Kusumawardani," tulisnya.
Kerangka berpikir skripsi dari Dono itu sangat mendalam. Kesimpulan dari skripsi Dono menyatakan jika peran orangtua sangat berpengaruh terhadap anak, salah satunya mengenai pendidikan.
"Pendidikan orangtua yang baik cenderung mempunyai pengaruh terhadap pendidikan anaknya, sebab orangtua yang demikian mempunyai pandangan terhadap masa depan anaknya," sepenggal kesimpulan dari skripsi Dono.
Warganet pun ramai memberikan komentar mengenai skripsi dari almarhum Dono.
"Skripsi alm. Dono Warkop tentang privilege anak dari ekluarga kaya yang relate dengan zaman sekarang," tulis akun Instagram @videowarkopdki.
"Kebayang jaman itu bikin skripsi, jaman now copy paste semuanya, jaman itu mana mungkin, ketiknya aja masih pakai mesin tik. Bener-bener keren," ujar seorang warganet.
"Titi kusumawardani adalah gadis yg disebut di skripsi dan dipersunting oleh alm. Om Dono untuk menjadi pasangan sehidup sematinya," komentar yang lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
Artikel Terkait
Entertainment
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
CEO Grammy Tanggapi BTS yang Putuskan Tak Ajukan Lagu ke Ajang Penghargaan
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata