"King the Land" saat ini menjadi salah satu drama Korea yang paling populer dan mendapatkan rating yang tinggi. Sejak tayang perdana, drama yang dibintangi oleh Yoona SNSD dan Junho 2PM tersebut sangat digemari karena genre komedi romantisnya.
Namun, baru-baru ini, drama "King the Land" menuai kritikan keras di kalangan pemirsa, khususnya netizen Arab setelah menayangkan episode ketujuhnya.
Dilansir dari Koreaboo (10/7/2023), aktor asal India, Anupam Tripathy, muncul di drama "King the Land" episode 7 dan memerankan karakter Pangeran Arab bernama Pangeran Samir. Anupam Tripathy merupakan wajah yang tak asing lagi karena terkenal dengan perannya sebagai Ali Abdul di serial "Squid Game".
Banyak netizen yang menyukai karakter Pangeran Samir, apalagi melihat kembalinya Anupam Tripathi ke layar kaca dan beberapa referensi kecil tentang Squid Game.
Namun, banyak netizen yang marah karena karakter Pangeran Arab digambarkan secara tidak sopan dan tidak sesuai fakta. Ketika karakter Junho menelepon Pangeran Samir untuk membujuknya datang ke hotel, sang Pangeran berada di sebuah bar yang dikelilingi oleh wanita.
BACA JUGA: Asyik Manggung, Mata Harry Styles Terkena Lemparan Barang dari Penonton
Saat episode tersebut ditayangkan, banyak yang menganggap kemunculan karakter Pangeran Samir menghina orang Arab. Secara khusus, netizen tidak hanya marah karena orang India memerankan karakter orang Arab, tetapi juga geram karena "King the Land" menggambarkan orang Arab dengan cara yang tidak sopan, memasukkannya ke bar dengan banyak wanita yang menyentuhnya.
Netizen Arab merasa tersinggung dan kecewa dengan tindakan JTBC yang mendorong munculnya stereotip terhadap orang Arab dan representasi ofensif dalam episode tersebut.
"Apa yang ingin kalian sampaikan dengan menghina orang Arab? Kami tidak minum alkohol, kami tidak pergi ke bar, para pria tidak menyentuh wanita," tulis akun Twitter @3hp**.
"Mereka menggunakan aktor India, membuatnya mengenakan pakaian tradisional Arab, dan membuatnya berakting seorah-olah dia tidak berpendidikan dan terobsesi dengan alkohol dan gadis-gadis. Ini sangat tidak sopan. Kami butuh permintaan maaf," tulis akun Twitter @are*****.
"Kami orang Arab menginginkan permintaan maaf secara resmi atas penghinaan kalian terhadap sejarah dan pangeran kami," tulis akun @am*****.
"Tidak bisakah kalian setidaknya mempelajari budaya Arab sebelum kalian menggambarkannya di dalam drama dengan seorang aktor India yang tidak ada hubungannya dengan orang Arab?" tulis akun @ame***.
Bahkan di postingan terbaru "King the Land" di laman Instagram Netflix Korea, komentarnya pun dibanjiri dengan kemarahan netizen. Banyak netizen yang meminta agar adegan tersebut dihapus dan menuntut permintaan maaf dari JTBC, namun agensi belum menanggapi kritik tersebut.
Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
Artikel Terkait
Entertainment
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
Terkini
-
Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?
-
Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma
-
Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting
-
Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah
-
Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu