Asosiasi Hak Cipta Musik Korea atau Korea Music Copyright Association (KOMCA) telah memutuskan untuk menahan semua pembayaran royalti untuk lagu hit FIFTY FIFTY, "Cupid". Pembayaran royalti tersebut akan ditahan hingga perselisihan seputar kepemilikan hak ciptanya diselesaikan sepenuhnya.
Dilansir dari Allkpop (18/7/2023), KOMCA biasanya mendistribusikan pembayaran royalti domestik setiap tiga bulan. Namun, sesuai peraturan, asosiasi dapat mengambil keputusan untuk menahan pembayaran jika sebuah lagu terlibat dalam masalah hak cipta.
Sebelumnya, agensi FIFTY FIFTY yaitu ATTRAKT mengajukan gugatan terhadap The Givers, perusahaan produser yang saat ini memiliki mayoritas klaim hak cipta untuk lagu "Cupid", karena mengamankan hak ciptanya melalui pemerasan.
The Givers membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa produser Ahn Sung Il, CEO The Givers, menandatangani kontrak dengan produser asli "Cupid" untuk mendapatkan kepemilikan sah atas hak ciptanya.
Namun, pada Senin (17/7/2023) outlet media Dispatch mengangkat klaim bahwa Ahn Sung Il telah memalsukan tanda tangan produser asli "Cupid" untuk mengajukan kepemilikan sah atas hak cipta lagu tersebut.
Menurut laporan Dispatch, Ahn Sung Il diduga memalsukan tanda tangan dari tiga penulis lagu Swedia, yaitu Adam von Mentzer, Mac Fellander-Tsai, dan Louise Udin untuk mentransfer hak cipta lagu mereka kepada dirinya dan perusahaan The Givers.
Sementara itu, beberapa waktu yang lalu, TenAsia melaporkan bahwa FIFTY FIFTY diperkirakan akan menerima royalti untuk lagu "Cupid" dan mendapatkan hingga 3 miliar won (sekitar Rp35 miliar). Namun, ATTRAKT telah membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan distributor belum menyelesaikan apa pun terkait pembayaran royalti tersebut.
Lagu "Cupid" dirilis oleh FIFTY FIFTY pada bulan Februari lalu. Tak lama setelah dirilis, "Cupid" berhasil mencetak banyak sejarah sebagai lagu hit, di antaranya bertengger di posisi ke-10 di chart Melon Top 100, posisi ke-9 di chart Genie real-time, posisi ke-22 di chart Apple Music Top 100 Global, posisi ke-3 di Spotify Global Top Songs, dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, "Cupid" juga menduduki tangga lagu Billboard chart Hot 100 di posisi ke-17, kemudian chart Global 200 di posisi ke 2, serta menguasai tangga lagu Amerika dan Inggris. Lagu tersebut juga sangat viral di media sosial seperti TikTok, bahkan sampai saat ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Ulasan The Good Bad Mother: Menggugat Warisan Luka dalam Relasi Ibu dan Anak
-
Privasi Jobseeker Dipertaruhkan: Apa Urgensi Perusahaan Minta Data Pribadi?
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru
-
Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang
Artikel Terkait
-
Tantri Kotak Diejek Muka Mirip Pembantu, Posan Tobing Tagih Jasa Pasang Badan
-
Posan Tobing Remehkan Permainan Bass Chua Kotak, Cuma Modal Cewek Cantik
-
Posan Tobing Ungkit Tantri Kotak yang Pernah Dibilang Mirip Pembantu, Netizen: Urusan Royalti Kok Jadi Hina Fisik?
-
CEO ATTRAKT Hapus Semua Postingan Terkait FIFTY FIFTY di Media Sosialnya, Ada Apa?
-
Tantri Kotak Siap Melawan, Posan Tobing: Akun Gue Aja Lu Blokir Seperti Pengecut!
Entertainment
-
Elegan dan Eksotis! Intip Highlight Medley Album Red Velvet, Velvet Summer
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
Rilis 24 Agustus! NCT 127 Siap Comeback dengan Full Album Terbaru, BLINGY
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!