Maria Montessori merupakan seorang ilmuwan, pendidik, dan dokter. Ia adalah seseorang yang mengembangkan metode pendidikan bagi anak-anak yang dikenal dengan metode Montessori. Ini adalah sebuah metode pengajaran yang berfokus pada kebebasan anak untuk memilih dan mengatur apa yang dilakukannya. Orang tua hanya sebagai pembimbing untuk anak yang ingin mengeksplor kemampuan serta keingintahuannya.
Melansir dari Filosofi Montessori dalam Montessori Haus Asia, Rabu (19/7/2023) bahwa terdapat beberapa aktivitas atau kegiatan yang disukai oleh anak. Hal ini dapat dijadikan referensi orang tua dapat berkegiatan bersama anak. Berikut adalah 6 hal yang disukai anak menurut observasi Maria Montessori.
1. Anak Menyukai Kegiatan yang Bertujuan
Anak memang sedang dalam masa aktif untuk mengeksplor banyak hal. Termasuk melakukan berbagai kegiatan. Namun ternyata anak lebih menyukai kegiatan yang memiliki tujuan atau hasil. Hal ini berkaitan dengan aktualisasi diri anak dan validasi bahwa ia mampu melakukan sesuatu sesuai tujuan atau berhasil.
2. Anak Menyukai Pengulangan
Anak juga cenderung menyukai sesuatu yang berulang-ulang. Tidak heran jika anak sedang menyukai melakukan suatu hal maka anak akan memintanya lagi. Seperti meminta untuk menggambar, bernyanyi, atau hal lain yang disukai. Tentunya ini merupakan hal yang normal.
3. Anak Menyukai Keteraturan
Anak juga menyukai keteraturan. Inilah mengapa membuatnya melakukan aktivitas secara teratur membuatnya menjadi lebih mudah dikontrol dan menghindari penolakan dari anak. Misalnya membuat aktivitas rutin seperti minum susu setelah mandi, atau tidur siang setelah makan siang membuatnya menjadi mudah mengikuti aturan tersebut.
4. Anak Menyukai Bekerja
Bekerja yang dimaksudkan di sini adalah anak yang melakukan suatu kegiatan. Apalagi jika kegiatannya berkaitan dengan peran anak. Semisal dengan membantu orang tua menyalakan lampu, menyiram tanaman, atau hal lainnya. Ini dapat membangun kepercayaan diri anak dan membuatnya menyukai melakukan pekerjaan.
5. Anak Menyukai Ketenangan
Meskipun terkadang anak cenderung suka berbicara, mengoceh, berteriak, namun ada di saat tertentu ia menyukai ketenangan. Meskipun bagi orang tua tenangnya anak adalah alarm bahwa sesuatu yang tidak beres sedang terjadi, namun terkadang anak membutuhkan ketenangan.
6. Anak Menyukai Kebebasan Memilih
Sebagai seorang individu yang sedang belajar tumbuh, anak menyukai kebebasannya untuk memilih. Anak akan merasa memiliki kuasa atas dirinya sendiri dan membantunya menjadi lebih mandiri. Tentunya anak-anak menyukai hal-hal yang membuatnya menjadi diakui.
Itu adalah 6 hal yang disukai anak menurut observasi Maria Montessori. Yuk parents mulai dukung tumbuh kembangnya dengan mulai mendukungnya dari hal-hal yang anak sukai.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Perjuangan Sarwendah Demi Anak: Tutup Telinga Soal Ruben Onsu Mualaf Hingga Bawa ke Psikolog
-
Detik-detik Anak 10 Tahun Diterkam Buaya di Depan Mata Keluarga
-
Lisa Mariana Makin Berani Umbar Foto Kehamilan Anak RK, Ekspresi Wajah Dipertanyakan: Katanya Stres?
-
Desak Ridwan Kamil Akui Anaknya, Lisa Mariana Dicibir Ngebet Jadi Istri Pejabat
-
Bahas Perselingkuhan, Lisa Mariana Akui Butuh Uang Ridwan Kamil
Entertainment
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
Terkini
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan