Hasil buruk yang menimpa timnas Indonesia U-17 di laga uji coba melawan Tiongkok U-17 beberapa waktu yang lalu seakan-akan membuka mata banyak pihak jika generasi skuad garuda U-17 saat ini masih memiliki kekurangan.
Dilansir dari laman resmi PSSI, kekalahan dengan skor telak 0-7 dari Tiongkok U-17 di laga uji coba yang digelar di Indomilik Arena, Tangerang kemarin menjadi sinyal bahwa kekuatan timnas Indonesia U-17 masih belum memadai.
Belum lagi timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di ajang Piala Asia U-17 2026 nanti tentunya memerlukan suntikan tenaga baru yang bisa mengangkat performa tim. Oleh karena itu, mantan pelatih timnas Indonesia U-17, yakni Nova Arianto menyarankan kepada PSSI untuk menambah beberapa pemain keturunan baru ke dalam skuad timnas Indonesia U-17.
Dilansir dari laman berita suara.com (9/2/2026), pria yang kini menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia U-20 ini merekomendasikan kepada PSSI jika skuad garuda U-17 memerlukan pemain diaspora atau keturunan baru yang bisa mengangkat performa tim. Dirinya yang juga kini mendampingi Kurniawan Dwi Yulianto sebagai asisten pelatih timnas Indonesia U-17 juga menyebut akan mendiskusikan opsi ini kepada staf kepelatihan lainnya.
“Kita observasi dengan dua pertandingan ini, dan kita lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi atau perlu mencari pemain diaspora lagi atau perlu uji coba internasional. Itu yang akan kita coba evaluasi agar tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai,” ujar Nova Arianto.
Sebelumnya, timnas Indonesia U-17 memang hanya memanggil satu nama pemain keturunan, yakni Nicholas Indra Mjoesund yang kini membela akademi klub asal Norwegia, FK Rosenborg. Pemain keturunan Norwegia-Indonesia ini memang sejatinya sudah dipantau sejak tahun 2025 lalu guna memperkuat timnas Indonesia U-17.
Di sisi lain, Nova Arianto juga menkritik performa anak asuhnya yang masih belum memiliki mental bermain yang memadai. Hal ini menurutnya cukup wajar mengingat hampir seluruh punggawa timnas Indonesia U-17 saat ini hanya berkompetisi di kompetisi junior lokal, yakni Elite Pro Academy (EPA).
“Mereka sudah bekerja bersama selama lima bulan. Dan mereka tampil di EPA, tapi memang itu yang saya sampaikan di awal kemarin adalah bagaimana secara intensitas pertandingan, secara tekanan, pasti berbeda. Dan itu yang harus pemain belajar dari pertandingan ini bagaimana di saat mereka mendapatkan pressing dari lawan, bagaimana pemain bisa keluar, itu yang menjadi, apa yang menjadi evaluasi kami. Dan harapannya pemain lebih banyak belajar dari pertandingan ini,” ujar Nova Arianto.
Tambah Pemain Keturunan Bisa Jadi Langkah Cepat Naikkan Performa Timnas!
Opsi menambah pemain keturunan di lini timnas Indonesia U-17 memang bisa menjadi langkah konkrit yang cukup cepat jika ingin mengejar target lolos ke ajang Piala Dunia U-17 2026 nanti di Qatar.
Dilansir dari laman transfermarkt.com, misi lolos ke ajang Piala Dunia U-17 2026 nanti hanya bisa dicapai jika timnas Indonesia U-17 mampu melaju hingga babak perempat final ajang Piala Asia U-17 2026 nanti.
Namun, mengingat performa yang belum memadai saat ini, peluang timnas Indonesia U-17 menambah pemain keturunan cukup terbuka lebar. Belum lagi langkah ini terbilang cukup sukses saat ajang Piala Asia U-17 2025 lalu dan Piala Dunia U-17 2025 silam.
Kala itu, timnas Indonesia U-17 diperkuat oleh Mathew Baker, Mike Rajasa dan Lucas Lee yang merupakan pemain keturunan di skuad garuda U-17. Keduanya juga dianggap mampu mengangkat performa tim secara signifikan hingga mampu lolos ke ajang Piala Dunia U-17 2025 silam.
Cara inilah yang kemungkinan akan dilakukan kembali oleh PSSI mengingat waktu persiapan jelang ajang Piala Asia U-17 2026 juga terlampau pendek. Lantas, siapakah pemain keturunan yang nantinya akan memperkuat timnas Indonesia U-17?
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
Jelang FIFA Series 2026, PSSI Ungkap Persiapan Timnas Indonesia
-
Belum Punya Caps Resmi, PSSI Berpeluang Besar Bajak Daijiro Chirino dari Curacao
-
Isyarat PSSI: Debut John Herdman di Timnas Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi Baru
-
Sanksi AFC Hantui Usai Gelaran Piala Asia Futsal 2026, PSSI Tegaskan Tak Banding
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, PSSI Buka Suara soal Naturalisasi Baru
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu