Baru-baru ini, Jungkook BTS duduk untuk wawancara dengan Majalah Weverse di mana ia berbicara tentang berbagai topik, mulai dari pembuatan lagu debut solonya hingga perubahan yang telah terjadi dalam hidupnya.
Pada 14 Juli lalu, Jungkook merilis single solonya yang berjudul "Seven". Selain menggaet Latto untuk mengisi lagunya, ia juga menggaet aktris Han So Hee untuk membintangi video musiknya.
Salah satu perubahan besar yang dirasakan oleh Jungkook ketika debut solo adalah mempersiapkan promosi sendirian untuk pertama kalinya. Dinamika menjadi maknae (anggota termuda) dari grup beranggotakan tujuh orang dengan menjadi solois diakuinya jauh berbeda.
"Saya selalu menjadi yang termuda di grup. Sekarang saya merilis lagu solo saya sendiri. Rasanya berbeda bekerja sendiri juga," tutur Jungkook seperti dikuti dari Koreaboo (20/7/2023).
Cara Jungkook menjalani pekerjaannya telah berubah dari beberapa bulan yang lalu. Secara khusus, ia memperhatikan bahwa ia harus lebih bertanggung jawab ketika harus berinteraksi dengan orang-orang, khususnya di industri hiburan.
"Saya pikir tanggung jawab yang berasal dari cara saya berinteraksi dengan orang lain dan pusat pemikiran saya telah berubah. Ada banyak keputusan yang harus saya buat yang tidak bisa saya hindari begitu saja dengan mengatakan, 'Ah, saya tidak tahu'," ujarnya.
Ketika berpromosi dengan BTS, Jungkook bisa duduk di bangku belakang dan membiarkan member yang lebih tua berbicara untuk mewakilinya. Sekarang, ia telah menjadi orang yang paling banyak membuat keputusan dalam promosi solonya Akibatnya, Jungkook mengungkapkan bahwa ia terkadang merasa tertekan, terutama ketika anggota staf meminta arahan darinya.
"Terkadang saya merasakan tekanan di saat-saat seperti itu. Saya merasakan lebih banyak tekanan sekarang daripada ketika saya bersama grup," ungkap Jungkook.
Meskipun terkadang merasakan tekanan yang berat di pundaknya, perlahan tapi pasti, Jungkook mulai beradaptasi dengan hal tersebut.
Menurut Jungkook, ketika menjadi artis solo, ia mengandalkan staf setelah melakukan yang terbaik untuk menangani masalah apa pun yang ada. Ia menyadari bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing, dan ia dapat mempercayai para staf untuk membantunya sesuai kebutuhan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?
-
Invisible Cost Perempuan: Wajah Lain Ketimpangan Gender dalam Ekonomi
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
Artikel Terkait
-
Keren! Lagu Seven Milik Jungkook BTS Lampaui 100 Juta Streaming di Spotify
-
Pertama Kalinya Seven Dibawakan Jungkook BTS secara Live di Radio Inggris, BBC
-
Bawa Senjata Tajam dan Miras, Empat Pemuda Perguruan Silat Diciduk Tim Sparta Polresta Solo
-
Tak Senang Jawaban Admin Twitter Pemkot Solo Soal Keluhan Warga, Gibran Murka dan Panggil Sosok Ini
-
Arkhan Kaka Nilai Persaingan Seleksi Timnas Indonesia U-17 Cukup Ketat
Entertainment
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
CEO Grammy Tanggapi BTS yang Putuskan Tak Ajukan Lagu ke Ajang Penghargaan
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata