Rendy Kjaernett telah melakukan proses menimpa tato wajah Syahnaz di punggungnya dengan gambar pengganti. Ia melakukan hal ini demi menebus kesalahan ke Lady Nayoan sekaligus sebagai pembuktian keinginannya rujuk.
Kabar Rendy Kjaernett menimpa tato wajah Syahnaz sudah sampai ke telinga Lady Nayoan dan kuasa hukumnya. Ezra Simanjuntak mengatakan apa yang dilakukan Rendy Kjaernett menimpa tato itu tentu tidak langsung bisa meluluhkan hati Lady.
BACA JUGA: Anak Dilecehkan Ayah Tiri, Pinkan Mambo Ungkap Tak Bisa Ceraikan Suaminya
"Laki-laki kalau buat salah pasti harus berbuat lazim dan wajarnya seperti itu. Bukan berarti langsung luluh," kata Ezra Simanjuntak dilansir dari tayangan Pagi Pagi Ambyar Trans TV.
Ezra Simanjuntak mengungkap ada rencana untuk menanyakan arti dari gambar pengganti dari tato wajah Syahnaz ke pakar. Nantinya arti dari gambar pengganti tersebut bisa jadi pertimbangan Lady Nayoan untuk keputusan perceraian ke depannya.
Selain itu, untuk menenangkan hati dari Lady Nayoan atas tato wajah Syahnaz di punggung suaminya.
"Udah pasti tahulah (Lady Nayoan). Kita mau tanya ke tatto artistnya juga sih. Bentuknya apa, artinya apa, filosofinya apa. Ya kita kan harus tahu, Bu Lady harus tahu juga kalau itu bagus bisa jadi pertimbangan," terang Ezra.
BACA JUGA: Hendric Shinigami Ogah Perbaiki Tato Wajah Syahnaz Demi Rendy Kjaernett Rujuk: Bukan Hal Mulia
"Ini kan untuk mengamankan perasaan Bu Lady, ingin tahulah pastinya," sambungnya.
Terkait kemungkinan mereka rujuk peluangnya sangat kecil. Harapan rujuk itu bisa terjadi kalau ada kehendak Tuhan membukakan hati Lady Nayoan memaafkan suaminya.
"Kemungkinan rujuk kalau bukan karena Tuhan jauh deh. Kalau karena manusia ini udah bulat deh," ujar kuas hukum Lady Nayoan.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
Entertainment
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan