Salah satu member boy grup, TO1, yaitu Chan baru-baru ini ramai jadi perbincangan publik karena pernah menggunakan aksesoris kepala yaitu durag saat tampil menjadi pengisi acara di acara KCON 2022 yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat.
Melansir dari media Soompi pada Jum'at (4/8/2023), Chan dari boy grup TO1 secara pribadi telah menuliskan permintaan maaf karena aksinya yang diduga melecehkan budaya karena mengenakan aksesoris kepala yaitu, durag di KCON 2022 yang diselenggarakan di LA tahun lalu.
Pada 3 Agustus, Chan melalui Instagram Stories meminta maaf dalam bahasa Inggris dan Korea karena mengenakan durag selama penampilan boy grup TO1 di KCON 2022 LA, yang berlangsung tepatnya pada bulan Agustus tahun lalu. Permintaan maaf dalam akun instagram resminya yaitu, @1riwababa adalah sebagai berikut.
"Halo, ini Cho Chan Hyuk. Saya ingin meminta maaf dengan tulus kepada semua orang yang tersinggung dengan pakaian saya untuk penampilan spesial di KCON 2022 LA." Ujar idola pria kelahiran 1999 tersebut.
Lebih lanjut ia menyampaikan, "Setelah kejadian itu, saya telah merenungkan bagaimana mengungkapkan kata-kata saya untuk mengungkapkan belasungkawa yang tulus kepada mereka yang mungkin telah saya sakiti. Saya minta maaf atas permintaan maaf saya yang terlambat."
Tak lupa Chan juga mengungkapkan alasan dibalik dirinya yang menggunakan aksesoris durag adalah semata-mata untuk menunjukkan rasa hormat saya yang sebesar-besarnya terhadap budaya Hip-Hop. Chan juga menjelaskan bahwa dia tidak sepenuhnya memahami bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang tidak pantas.
Rapper muda ini juga menyampaikan bahwa dirinya tidak berniat untuk menyinggung siapapun. Ia juga berjanji akan lebih menjadi seniman yang lebih dewasa untuk kedepannya.
"Saya sama sekali tidak punya niat untuk menyinggung atau merendahkan siapa pun atau budaya apa pun. Saya telah memakai durag beberapa kali, baik di atas maupun di luar panggung, dan sekarang saya sadar bahwa saya tidak cukup memperhatikan keseriusan masalah ini. Saya akan mengambil kesempatan ini untuk lebih memperhatikan masalah yang berkaitan dengan keragaman dan rasa hormat dan menjadi seniman yang lebih dewasa." Ujar Chan mengakhiri tulisan permintaan maafnya.
Sementara itu, Chan atau Cho Chan Hyuk adalah seorang rapper dan produser Korea Selatan di bawah WAKEONE Entertainment. Chan adalah salah satu anggota dari boy grup TO1. Pada 18 September 2021, Chan pernah merilis mixtape pertamanya yang bertajuk 'Moth' dengan nama Iri.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Anggaran Perpusnas Dipangkas, tapi Target Literasi Harus Naik: Masuk Akal?
-
Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan
-
Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP
-
Agensi Benarkan Laporan Dispatch, T.O.P dan Nana Resmi Berkencan
-
Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan
Artikel Terkait
-
MA Dilecehkan, Pinkan Mambo Malah Ancam Sebar Berita Bohong dan Laporkan Putrinya ke Polisi
-
MA Bongkar Aksi Bejat Suami Kedua Pinkan Mambo yang Minta Oral: Aku Masih 12 Tahun, Jijik Banget
-
Melaney Ricardo Suruh Pinkan Mambo Minta Maaf ke MA: Ibu Harus Jadi Tempat Paling Aman
-
Viral, 7 Fakta Pernikahan Mariana Wanita 41 Tahun dengan Remaja 16 Tahun di Kalbar, Masuk Pelecehan Seksual?
-
Breaking News! Viral Pengamen di Kalibaru Lecehkan Emak-emak, Korban Enggan Lapor Polisi
Entertainment
-
Sinopsis Life Trade, Drama Jepang Dibintangi Baba Fumika dan Maki Yoko
-
Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY
-
Lawan Rasa Takut, KickFlip Terus Melangkah Maju di Lagu Kick Off The Wall
-
5 Rekomendasi Drakor Komedi dengan Humor Absurd, Dijamin Bikin Ngakak!
-
Tayang 18 Oktober, Ashida Mana Bintangi Extraordinary Attorney Minami
Terkini
-
Review Minotaur: Perselingkuhan, Kekuasaan, dan Monster dalam Diri Manusia
-
Membaca Wajah Pra-Reformasi Tanah Air di Buku Hari-Hari Indonesia Gus Dur
-
Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri
-
Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis
-
Stop Kebanyakan Scroll! Saatnya Kamu Memberi Jeda untuk Diri Sendiri