FIFTY FIFTY mengajukan permintaan untuk melanjutkan pemeriksaan ke pengadilan melalui firma hukum perwakilan hukum mereka pada Senin (28/8/2023). Ini merupakan permintaan kedua bagi FIFTY FIFTY untuk melanjutkan interogasi sejak permintaan pertamanya pada tanggal 17 Agustus lalu.
Dikutip dari KBIZoom (28/8/2023), perwakilan hukum FIFTY FIFTY menyatakan, "Melalui artikel media baru-baru ini, beberapa orang dalam industri hiburan menjelaskan bahwa uang yang harus dibayarkan langsung oleh anggota FIFTY FIFTY berjumlah 3 miliar won, dan jika pendapatan selama periode kontrak eksklusif tidak mencapai jumlah tersebut (pembayaran di muka), utang tersebut akan diserap oleh ATTRAKT."
Mereka menambahkan, "Dengan kata lain, karena pembayaran di muka merupakan kewajiban yang harus dibayar kembali oleh lembaga (ATTRAKT), maka ditafsirkan bahwa anggota FIFTY FIFTY tidak dilibatkan."
Selanjutnya, perwakilan hukum FIFTY FIFTY mengatakan bahwa dalam hal ini, ATTRAKT bukan merupakan pihak dalam kontrak pembayaran di muka dan tidak pernah memikul kewajiban pembayaran di muka sejak awal.
Pihak yang bertanggung jawab menanggung kewajiban pembayaran di muka hingga 9 miliar won bukanlah ATTRAKT, melainkan pihak ketiga yaitu Star Crew Entertainment. Meskipun demikian, ATTRAKT membayar kewajiban pembayaran di muka Star Crew Entertainment dengan menyediakan musik dan album FIFTY FIFTY kepada mereka.
Selain itu, berkat pasokan musik dan album FIFTY FIFTY, Star Crew Entertainment dapat menerima pembayaran tambahan di muka sebesar 2 miliar won.
“FIFTY FIFTY tidak mengangkat masalah kewajiban pembayaran di muka ATTRAKT, namun mempertanyakan tindakan agensi dalam membayar kewajiban pembayaran di muka pihak ketiga (Star Crew Entertainment). Selain itu, Star Crew Entertainment adalah perusahaan tempat CEO Jeon Hong Joon secara pribadi menjalankan hak kendali dan pengelolaan."
Mereka melanjutkan, "Membayar kewajiban pembayaran di muka Star Crew Entertainment melalui penyediaan musik dan album FIFTY FIFTY merupakan dukungan yang tidak adil terhadap perusahaan pribadi CEO Jeon Hong Joon. Hal ini berpotensi menjadi penggelapan dan pelanggaran tugas, sehingga memenuhi syarat sebagai alasan penting yang merusak kepercayaan penting yang diperlukan dalam konteks hubungan kontrak eksklusif ini."
Pada akhirnya, aspek tersebut adalah salah satu poin inti perselisihan yang diajukan oleh anggota FIFTY FIFTY dalam kasus permohonan penangguhan dampak kontrak eksklusif.
Terakhir, pihak FIFTY FIFTY menyatakan bahwa para anggota telah menyampaikan pernyataan dan materi pendukung berkali-kali mengenai tindakan ilegal yang dilakukan di dalam ATTRAKT, dengan harapan bahwa hal ini akan tercermin dengan tepat dalam persidangan dan persidangan.
Oleh karena itu, meskipun agak tidak biasa, mereka telah mengajukan permintaan untuk melanjutkan interogasi sebanyak dua kali. Mereka juga sungguh-sungguh mengharapkan kesempatan yang cukup untuk menyampaikan kasus mereka mengenai pokok perdebatan ini bahkan setelah interogasi dilanjutkan.
Sementara FIFTY FIFTY mendapat perhatian atas kesuksesan global mereka, seperti memasuki US Billboard Hot 100 dengan "Cupid", mereka mengungkapkan sebelumnya pada tanggal 28 Juni bahwa mereka telah mengajukan penangguhan akibat kontrak eksklusif mereka terhadap ATTRAKT. Selanjutnya, mereka terlibat perselisihan dengan ATTRAKT mengenai kontrak eksklusif.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?
Artikel Terkait
-
Dinilai Memihak FIFTY FIFTY, 'Unanswered Questions' Rilis Permintaan Maaf
-
Update! Dispatch Temukan 6 Fakta dari Semua Kebohongan FIFTY FIFTY
-
Muncul Fakta Baru, FIFTY FIFTY Dijatah Rp600 Ribu Per Bulan untuk Makan?
-
MEMANAS! Dispatch Bongkar Tiga Kebohongan FIFTY FIFTY di Unanswered Questions
-
Tuduh CEO ATTRAKT, Dispatch Bongkar Kebohongan Pihak Keluarga FIFTY FIFTY
Entertainment
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terkini
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta
-
Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya