Setelah beredar video viral Wulan Guritno buntut promosikan situs judi online secara terang-terangan, Bareskrim segera dipanggil untuk dimintai keterangan.
Beberapa waktu lalu, video yang dibagikan oleh akun Twitter Partai Socmed, Wulan Guritno tampak sedang mempromosikan situs judi online, sontak video tersebut pun menjadi sorotan dan ramai jadi perbincangan netizen. Nama Wunaln Guritno menjadi trending dalam sekejap. Tidak sedikit yang meminta Wulan Guritno untuk segera ditangkap.
Buntut dari perilakunya itu, Wulan Guritno dikabarkan akan dipanggil oleh Bareskrim Polri. Mengutip dari situs Suara.com, hal ini disampaikan langsung oleh Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
Beliau mengungkap saat ini pihak berwajib sedang memproses panggilan untuk Wulan Guritno supaya dapat memberikan klarifikasi.
“Kami akan lakukan panggilan klarifikasi, kalau terpenuhi (unsur pidananya), pasti kami proses,” jelas Brigjen Pol Adi Vivid kepada wartawan, Rabu (30/8) dikutip dari laman Suara.com.
Setelah diselediki, ternyata video promosi aktris tersebut telah dibuat pada tahun 2020 lalu. Akan tetapi, situs judi online bernama Sakti123 yang dipromosikannya itu disebut masih aktif hingga saat ini.
“Terkait masalah artis WG ya, setelah ditelusuri itu dibuat tahun 2020. Untuk website-nya sampai saat ini masih ada,” lanjutnya.
Rupanya selain pemeran film ‘Jakarta vs Everybody’ tersebut, Bareskrim juga sudah mengantongi sejumlah nama publik figur yang terlibat dalam kasus ilegal tersebut.
BACA JUGA: 'Ratunya PSSI', Cuplikan Video Ratu Tisha dan Shin Tae Yong Bikin Salting Netizen
Oleh karenanya, Brigjen Pol Adi Vivid mengimbau para influencer dan publik figur lainnya untuk berhenti merekomendasikan situs ilegal dan tindakan terlarang judi kepada masyarakat.
“Kami sabagi pembina fungsi sudah memberikan petunjuk dan arahan kepada wilayah, apabila ditemukan lagi influencer (yang mempromosikan situs judi), kami tindak tegas. Karena kami sudah beberapa kali mengingatkan,” ujar jenderal bintang satu tersebut.
“Setop saat ini mempromosikan judi online. Karena korban banyak, banyak orang yang jatuh miskin,” imbuhnya.
Sementara itu, jika terbukti bersalah Wulan Guritno dan publik figur lainnya yang terbukti mempromosikan situs judi ilegal terancam kena pasal Undung-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Yakni UU ITE, Pasal 45 Ayat 2, Juncto 27 Ayat 2 dengan ancaman enam tahun penjara dan denda sekitar Rp1 miliar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?
-
Kasus Pagar Laut Dikembalikan ke Mabes Polri, Pakar Harapkan Aktor Kelas Kakap Ikut Dijerat Hukum
-
Ariel NOAH Tegang Denny Sumargo Singgung Tipis-Tipis Wulan Guritno: Ketahuan Sama Gue
-
Persaingan Film Lebaran 2025, Norma: Antara Mertua dan Menantu Paling Tak Diminati
-
Perjalanan Cinta Wulan Guritno: Ingin Punya Anak Lagi Sebelum Usia 45 Tahun
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana