Doddy Sudrajat baru-baru ini tengah ditagih uang Rp500 juta oleh dokter Richard Lee, karena berhasil mematahkan ucapan Mayang soal minuman kolagen.
Ditagih uang Rp500 juta oleh Richard Lee, awak media belum lama ini juga mencoba untuk meminta keterangan langsung dari Doddy Sudrajat dan Mayang.
Dilihat dari video akun Instagram @viral_seleb, sejumlah awak media terlihat menemui Doddy Sudrajat dan Mayang yang baru saja syuting acara televisi swasta.
Doddy Sudrajat dan Mayang tampak dikejar-kejar wartawan untuk dimintai keterangan soal prahara Rp500 juta. Akan tetapi, Doddy Sudrajat mengaku tak memiliki waktu untuk wawancara karena ia terburu-buru pergi ke tempat lain.
"Waktunya nggak cukup. Buru-buru," kata Doddy Sudrajat berusaha menghindari para awak media, dikutip pada Kamis (14/09/2023).
Tak seperti biasanya yang meladeni awak media, Doddy Sudrajat langsung masuk ke mobil dan disusul oleh Mayang. Keduanya mengabaikan segala pertanyaan wartawan dan seketika pergi meninggalkan lokasi.
Sebagai informasi, Doddy Sudrajat dan Mayang sebelumnya menantang Richard Lee agar mematahkan klaim bahwa minuman kolagen bisa memutihkan kulit. Doddy Sudrajat akan memberikan uang Rp500 juta ke Richard Lee jika klaim itu terbukti salah.
Richard Lee sendiri sudah menjelaskan jika minuman kolagen tidak bisa memutihkan kulit.
"Kalau minuman kolagen itu nggak bisa bikin putih ya. Jadi di mana-mana, menurut jurnal ya bukan kata Dokter Richard, minuman kolagen itu nggak bisa mutihin kulit," terang Richard Lee di akun TikTok-nya @drrichardlee.
"Kolagen itu buat kulit jadi lebih kenyal, jadi lebih sehat, rambut jadi lebih kuat, tapi nggak mutihin kulit. Yang mutihin kulit itu glutathione dan vitamin C, itu pun kalau dosisnya sesuai," sambungnya.
Richard Lee sendiri sudah kembali menagih uang ratusan juta yang dijanjikan oleh ayah dan adik mendiang Vanessa Angel itu. Namun, Mayang mendadak mengaku jika dirinya hanya bercanda.
Baca Juga
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh
Artikel Terkait
-
Potret Imut Fuji Mengejar Merpati di Tanah Suci
-
Doddy Sudrajat Keciduk Nunggak Bayar Pajak Mobil Selama Dua Tahun, Auto Dicibir: Gaya Elit Ekonomi Sulit
-
Mayang Nganggur karena Sepi Job? Doddy Sudrajat Sewot: Bahkan Ada yang Ngantre
-
Setelah dr Richard Lee, Giliran Pemilik Tas Emas Mira Hayati yang jadi Korban 'Kamera Wartawan', Begini Wujud Aslinya
-
Doddy Sudrajat Punya Ide Duetkan Mayang dan Fuji: Bisa di Lagu atau Sinetron
Entertainment
-
5 Drama Korea Paling Populer di Bulan April 2026, Ada Perfect Crown!
-
Mulai Rp 1 Juta, Intip Harga Tiket Fan-con Jaehyun NCT 'Mono' di Jakarta
-
Sinopsis Mirai, Film Jepang Bergenre Misteri Dibintangi Yuina Kuroshima
-
5 Rekomendasi Drakor Militer-Komedi, Terbaru The Legend of Kitchen Soldier
-
It's Me oleh ILLIT: Ingin Jadi Pusat Perhatian dan Paling Disukai Penggemar
Terkini
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh