Drama Korea 'Twinkling Watermelon' akan menayangkan episode ke-3 pada besok senin (1/10/2023). Meskipun drama ini baru menayangkan episode pertama namun drama ini memperoleh rating yang tinggi dan menjanjikan, yaitu berkisar di angka 3,1%, yang kemudian membuat antusias para penonton menunggu setiap episodenya.
Drama Korea 'Twinkling Watermelon' Ini adalah sebuah drama fantasi masa depan di mana seorang siswa anak dari orang dewasa tunarungu yang lahir dengan bakat musik secara tidak sengaja melakukan perjalanan kembali ke tahun 1995 melalui toko musik yang mencurigakan. Yuk simak 4 alasan yang dapat membuat kalian menonton drama 'Twinkling Watermelon'.
1. Meyajikan pertunjukan yang luar biasa
Drama ini akan menyajikan pertunjukan yang luar biasa kepada para penonton. Drama ini merupakan sebuah drama yang akan menjadi tantangan bagi aktor manampun pasalnya untuk mengekspresikan sebuah dialog melalui bahasa isyarat dan juga kemahiran untuk memainkan alat musik.
Akan tetapi kedua versi Eun Gyeol membuatnya sempurna. Bintang cilik Jung Hyun Jun berperan sebagai Eun Gyeol yang lebih muda, sedangkan Ryeoun berperan sebagai versi yang lebih tua.
Dia menunjukkan kedewasaan dan kedalaman, yang mengharukan dan intens. Aktor Choi Won Young dan Seo Young Hee mengeluarkan emosi dengan sangat mudah sehingga pasti akan membuat Anda terharu.
Ryeoun juga menjadi topik teratas karena berhasl menampilkan dirinya sebagai aktor yang sangat menjanjikan saat ia mengartikulasikan ekspresi seperti kebingungan, penderitaan, dan rasa bersalah dengan terlihat alami.
2. Penuh dengan narasi yang emosional
Aspek menarik lainnya dari cerita ini adalah ikatan kuat antara emosi keluarga antara Eun Gyeol. Mereka mempunyai tantangan dan rintangan masing-masing, namun mereka merupakan kesatuan yang kompak dan menjalani setiap hari dengan optimisme.
Orang tua yang suportif dan memberi semangat memberikan pesan yang sangat kuat tentang betapa pentingnya suasana positif di rumah bagi pengasuhan anak.
BACA JUGA: Dianggap Taklukkan Girl Group Gen 4, Visual Suzy di 'Doona!' Curi Perhatian
Ayah Eun Gyeol pada saat yang mengharukan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak menyesal bahwa “Tuhan tidak memberikannya suara apa pun, tetapi malah memberkatinya dengan seorang putra seperti dia.” Meskipun itu adalah pernyataan yang kuat dan membebani Eun Gyeol, dia juga melihat kebanggaan di mata ayahnya.
Ada juga dinamika saudara di antara saudara laki-laki, dan meskipun Eun Gyeol lebih muda, dia berperan sebagai kakak laki-laki Eun Ho, mengawasinya. Olok-olok mereka manis dan kode kawan mereka yang kuat adalah pemenang. Dan Choi Hyun Wook sebagai Lee Chan tanpa hambatan dan membuat keributan saat dia mencoba merayu Se Kyung Seol In Ah.
3. Musik sebagai penghibur
Eun Gyeol muda, yang mengalami kesulitan di sekolah, ia kerap meneteskan air mata saat mendengarkan alunan lagu “Tears In Heaven” karya Eric Clapton tanpa mengetahui bagaimana musik kemudian akan menjadi sumber kenyamanannya. Gitar menjadi caranya mengkomunikasikan emosi dan perasaannya kepada dunia.
Sebagai gitaris bertopeng yang musiknya memikat semua orang di sekitarnya, Eun Gyeol diberitahu oleh rekan bandnya bahwa musik adalah satu-satunya obat legal yang dapat menyembuhkan dunia dan akhirnya menjadi bagian drai hidupnya.
Sementara itu, soundtrack drama ini juga menampilkan komposisi yang menggugah seperti 'A Song for You' oleh Jung Joon Il dan 'Higher' oleh Junhoe, menjadikannya sebuah kemistri yang pas untuk mewarnai perjalanan yang akan terus rilis dalam drama ini.
4. Jalani hidupmu
Drama Korea ini menyajikan kisah yang apik dari sebuah keluarga yang bisa dibilang penuh dengan kekurangan. Akan tetapi drama ini mencoba memberi pertunjukan yang menyenangkan dan sebuah syair untuk simfoni rumit yang disebut kehidupan.
Itu adalah 4 poin penting yang membuat drama Korea 'Twinkling Watermelon' menjadi drama yang layak untuk ditonton. Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Resmi Comeback! BIGBANG Umumkan Tur Dunia untuk Rayakan 20 Tahun Debut
-
Tuntutan Hukuman Mati untuk ABK Fandi: Ketegasan Hukum yang Keliru?
-
Perang Tak Pernah Netral, Mengapa Perempuan dan Anak Selalu Jadi Korban?
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
Janji Upah Tinggi Berujung Jerat Perdagangan Orang: Membaca Kasus Dugaan TPPO di Serang
Artikel Terkait
Entertainment
-
Manga Chainsaw Man Part 2 Segera Tamat, Bab Terakhir Rilis Akhir Maret
-
J.Y. Park Mundur dari Posisi Direktur JYP, Gabung Komite Pertukaran Budaya
-
B.I Umumkan Wajib Militer Mulai 16 Maret, Fans Diminta Tak Hadir di Lokasi
-
Film Anime Demon Slayer: Infinity Castle Part 1 Menang Saturn Awards 2026
-
Heeseung Tulis Pesan Haru usai Keluar dari ENHYPEN: Terima Kasih Engene
Terkini
-
Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
-
Eka Kurniawan: Penulis Dunia yang Bukunya Malah Gak Dibaca Sama Ibu Sendiri
-
Konspirasi Mohon Maaf Lahir Batin: Ritual Penghapusan Dosa atau Cuma Basa-Basi?
-
Anti Boros Baterai! 4 Rekomendasi HP Xiaomi dengan Fitur Up to Date!
-
Jeans: Fashion Item Populer yang Berdampak Buruk Bagi Lingkungan