Chef Arnold angkat suara mengenai statement pemenang MasterChef Indonesia season 3 William Gozali alias Willgoz yang belum lama ini membuat berang netizen lantaran menyebut sekolah kuliner Chindo dan lokal memiliki level yang berbeda.
Melalui unggahan di akun media sosial X. Chef Arnold menanggapi salah satu komentar netizen yang menyinggung statement Willgoz yang menyebutkan sekolah kuliner Chindo dan lokal yang memiliki level berbeda.
"Hmmm sekolah masak in general semua sama saja sih basicnya, mau di luar atau di Indonesia," tulis Chef Arnold dikutip dari akun X @ArnoldPoernomo pada Rabu (29/11/2023)
BACA JUGA: Kemenangan Belinda di MasterChef Indonesia 11 Menuai Kontroversi
"Cuma kalau sudah sekolah di luar negri kita pasti lebih ter-ekspose dengan kuliner dan kultur negara tersebut. Toh sekolah masak basic knife skill dll sama," tambah Chef Arnold.
Jika disimpulkan dari penjelasan Chef Arnold tersebut, sekolah kuliner lokal maupun internasional basicnya adalah sama, namun yang membedakan adalah seseorang yang mengambil sekolah kuliner internasional bisa lebih bereksplor karena mempelajari kuliner dan budaya negara tersebut.
"Semua balik ke diri sendiri buat kembangin skillnya dan eksposure kuliner," tutup Chef Arnold di komentarnya.
Unggahan Chef Arnold
Netizen turut menanggapi komentar Chef Arnold tersebut.
"Tapi kok sekolah diluar cara motong daging aja masih kesulitan malah dibantuin," tulis akun @dan***
"Kalo basic knife skill sama. Kenapa minta bantu dipotongin orang ya cep?" komen akun @_coc***
Ada juga netizen yang menyarankan untuk membuat kategori dalam acara MasterChef Indonesia. Kategori untuk lulusan sekolah luar negeri dan dalam negeri. Dengan begitu kompetisi menjadi lebih adil untuk seluruh peserta.
BACA JUGA: Chef Arnold Dihujat Usai Blunder: Sudah Baik Kita Tidak Diskualifikasi
Kemenangan Belinda dalam acara kompetisi memasak MasterChef Indonesia memang masih menjadi perbincangan hangat netizen di media sosial.
Isu rasis dan latar belakang sekolah disebut-sebut menjadi penyebab Kiki gagal melenggang sebagai juara.
Tidak seperti Chef Arnold, kedua juri lainnya di MasterChef Indonesia yaitu Chef Renatta dan Chef Juna memilih bungkam dan ogah menanggapi kekisruhan yang terjadi selama ajang kompetisi memasak itu.
Tidak hanya masalah pemenang utama saja yang dipermasalahkan netizen, kehadiran capres Ganjar Pranowo dalam acara tersebut juga semakin menambah komentar negatif dari berbagai pihak yang beranggapan jika acara tersebut ditunggangi politik.
Apa tanggapanmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator
-
Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
Artikel Terkait
-
6 Film Horor yang Pernah Dibintangi Kiki Fatmala 'Si Manis Jembatan Ancol'
-
38 Daftar Film yang Pernah Dibintangi Kiki Fatmala, Era Orde Baru Hingga Saat Ini
-
Siapa Suami Kiki Fatmala Sekarang? Setia Dampingi sampai Maut Memisahkan
-
Kiki Fatmala Punya Berapa Anak? Ini Profil Pemeran Si Manis Jembatan Ancol, Meninggal karena Komplikasi Kanker
-
Meninggal Dunia Karena Komplikasi Kanker, Kiki Fatmala Awalnya Tak Rasakan Gejala
Entertainment
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Summer Time Rendering Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang 2027
-
Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
Terkini
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Ini Keseruan Buku Bob Shea