Agensi OMEGA X, IPQ, merilis pernyataan resmi mengenai tindakan hukum yang sedang mereka lakukan terhadap sebuah saluran YouTube. Melansir dari Soompi pada Rabu (20/12/2023), IPQ memberikan update tentang status tindakan hukum mereka dan tekanan komitmen mereka untuk membela sang artis.
Melalui pernyataannya, agensi menyatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengajukan perintah untuk menghapus dan melarang postingan video di saluran tersebut.
Dalam kasus OMEGA X melawan saluran YouTuber tersebut, pengadilan telah memenangkan OMEGA X, dengan menyatakan bahwa banyak video di saluran itu berisi pernyataan yang tidak benar, melanggar hak moral OMEGA X dan menyebabkan kerugian yang tidak dapat ditoleransi.
Selanjutnya, pengadilan juga mengeluarkan keputusan yang memerintahkan penghapusan konten yang dipermasalahkan dan menjatuhkan hukuman untuk setiap hari jika konten tersebut tetap tidak dihapus.
IPQ menekankan pentingnya keputusan ini adalah perkembangan yang signifikan karena menegaskan bahwa tuduhan perusakan video di saluran tersebut tidak benar.
“Ini adalah perkembangan yang signifikan karena menegaskan bahwa tuduhan perusakan video di saluran tersebut, yang diajukan oleh Injiwoong dan menjadi dasar klaim perusakan, ternyata tidak benar," ujar IPQ.
Secara tegas, agensi IPQ mengutuk tindakan individu yang menuduh OMEGA X melakukan gangguan untuk membatalkan kontrak mereka dengan IPQ (setelah mereka memenangkan gugatan untuk menangguhkan kontrak eksklusif dengan Spire Entertainment, pada bulan Januari ini). Agensi menganggap bahwa tuduhan tersebut adalah pelanggaran terhadap hak artis atas ketenaran dan serangan tidak berdasar.
Selain mengambil tindakan hukum untuk melindungi artisnya, IPQ juga telah mengajukan tuntutan pidana atas pencemaran nama baik dan menghalangi bisnis karena penyebaran informasi palsu. Pihaknya berencana untuk mengambil tindakan hukum lebih lanjut untuk menghapus video yang berisiko tinggi terhadap pencemaran nama baik, dan berjanji untuk menjaga reputasi OMEGA X.
Sebagai informasi tambahan, OMEGA X sendiri sebelumnya mengungkapkan bahwa mereka terus menerus menghadapi pelecehan, termasuk penyerangan verbal dan fisik, dan dipaksa menghadiri pesta minum yang tidak diinginkan.
Pada bulan Agustus lalu, YouTuber Injiwoong sempat mengaku mengutak-atik proses pergantian agensi OMEGA X yang akhirnya dibantah oleh IPQ, yang menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar, dan memulai proses hukum terhadap Injiwoong In atas tuduhan palsunya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sinopsis Mad Concrete Dreams, Drakor Thriller yang Dibintangi Ha Jung Woo
-
Banjir Job, Kim Jae Young Terpilih sebagai Antagonis Baru di The Roundup 5
-
Jaksa Resmi Dakwa Song Min Ho WINNER, Absen 102 Hari saat Wajib Militer
-
Update Kasus Lee Yi Kyung: Pelapor 'A' Beri Bukti Baru ke Polisi Gangnam
-
Masa Depan ZEROBASEONE: Kontrak Baru WAKEONE dan Rencana Para Anggota
Artikel Terkait
-
Kim Gyurae FANTASY BOYS Diisukan Pacari Staf Usia 20-an, Agensi Beri Klarifikasi
-
Dari Pidato Publik ke Dunia Digital, Trisna Lesmana Hadirkan Program #Bicara di YouTube
-
Hengkang dari CUBE Entertainment, Kino PENTAGON Resmi Buka Agensi Sendiri
-
Jung Joon Young Akan Bebas Empat Bulan Lagi Usai Kasus Kejahatan Seksual Burning Sun, Netizen: Jangan Tampil di TV!
-
Bantah Kabar Drama Goodbye Earth Segera Tayang, Netflix: Sementara Ditunda!
Entertainment
-
9 Drama China tentang Dunia Kerja yang Seru dan Edukatif
-
Jadi Ibu Tunggal, Asri Welas Tak Batasi Komunikasi Anak dan Mantan Suami
-
Rilis 5 Maret 2026, Sinopsis Setan Alas: Teror Psikologis dan Kesunyian
-
4 Drakor Romantis Februari 2026, Ada Han Ji Min hingga Lee Sung Kyung
-
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
Terkini
-
Belajar Rela saat Takdir Tak Selalu Memihak di Novel L Karya Kristy Nelwan
-
Long Weekend ke Sukabumi? 5 Spot Seru Dekat Stasiun yang Bisa Kamu Kunjungi
-
Sultan Fattah: Perjalanan Hidup Raja Islam Pertama di Tanah Jawa
-
Film Rumah Tanpa Cahaya: Drama Keluarga yang Sederhana dan Menyayat Hati
-
Gen Z Disebut Kalah Cerdas dari Milenial, Efek EdTech di Dunia Pendidikan?