Lintang Siltya Utami | Habibah Husain
Sultan Fattah: Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa (Doc.Pribadi/Habibah)
Habibah Husain

Buku berjudul Sultan Fattah: Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa (1482-1518) adalah karya Rachmad Abdullah yang diterbitkan oleh Al-Wafi. Buku ini memberikan gambaran jelas tentang sosok penting di masa peralihan dari zaman kerajaan Majapahit menuju kejayaan Kesultanan Demak. Tema yang diangkat tidak hanya soal politik dan kekuasaan, tetapi juga sisi pribadi Sultan Fattah sebagai seorang murid pesantren (santri) yang kemudian menjadi pemimpin hebat.

Buku ini menceritakan sejarah secara lengkap. Penulis menggali berbagai peran penting Sultan Fattah, termasuk caranya melawan penjajah di masa awal dan menyebarkan ajaran Islam. Selain itu, buku ini menjelaskan hubungan politiknya dengan tokoh-tokoh besar, seperti para Wali Songo dan ayahnya sendiri, Raja Brawijaya V dari Majapahit.

Bagian awal buku menjelaskan asal-usul Sultan Fattah yang unik karena lahir dari perpaduan dua bangsa. Penulis mengisahkan bagaimana beliau memiliki darah bangsawan Jawa dan darah Tionghoa dari ibunya, Siu Ban Cie. Latar belakang inilah yang membentuk jalan hidupnya di dunia politik. Buku ini juga menceritakan detik-detik perpindahan kekuasaan dari Majapahit ke Demak, serta bagaimana Sultan Fattah mengatasi kekacauan negara dengan kecerdikan dan keberaniannya dalam berdakwah.

Selanjutnya, penulis membahas perubahan besar yang dilakukan oleh Sultan Fattah. Mulai dari penggunaan aturan hukum baru, penataan pasar dan pelabuhan agar lebih adil bagi rakyat, hingga pembentukan pasukan perang yang kuat untuk menjaga tanah air dari ancaman asing. Sultan Fattah tidak hanya berbakti pada agama, tetapi juga menjadi lambang kerja keras dalam membangun peradaban baru yang pengaruhnya terasa hingga sekarang.

Salah satu kelebihan buku ini adalah cara penulis menggambarkan sosok Sultan Fattah secara utuh. Penulis tidak hanya memakai cerita sejarah biasa, tetapi juga menyertakan urutan waktu (daftar tahun) yang rapi serta membahas berbagai versi cerita yang beredar di masyarakat. Hal ini membuat buku ini cocok bagi siapa saja yang ingin tahu lebih dalam tentang kondisi masyarakat Jawa di masa lalu.

Namun, kekurangan buku ini terletak pada bahasanya yang mungkin terasa agak berat bagi pembaca pemula. Ada banyak istilah agama dan politik zaman dulu yang sulit dipahami dengan cepat. Pembaca perlu memberikan perhatian ekstra agar tidak bingung saat mengikuti alur ceritanya, terutama pada bagian asal-usul keluarga yang memiliki banyak versi cerita.

Melalui buku ini, pembaca diajak untuk memperluas wawasan mengenai peran Sultan Fattah dalam membangun kerajaan Islam di Jawa. Meskipun ada beberapa bagian yang penjelasannya terasa rumit, buku ini tetap memberikan pelajaran berharga. Penulis berhasil merangkum perjuangan Sultan Fattah dalam menyatukan masyarakat dengan bahasa yang cukup jelas.

Salah satu kutipan yang sangat berkesan dalam buku ini adalah:

"Hubungan kerja sama yang saling membutuhkan ibarat singa dengan hutan. Kesuksesan dalam mencapai tujuan harus diusahakan bersama-sama. Tidak ada pemimpin yang sukses tanpa didukung rakyat, begitu juga sebaliknya." (Halaman 93).

Kutipan ini mengingatkan kita betapa pentingnya kerja sama antara pemimpin dan rakyat. Secara keseluruhan, buku ini adalah karya yang sangat penting sebagai sumber pelajaran tentang kepemimpinan yang bisa dicontoh oleh siapa pun yang ingin mengenal sejarah bangsanya sendiri.

Buku ini sangat cocok bagi Anda yang mencari inspirasi tentang persatuan budaya dan penerapan nilai kebaikan dalam tradisi. Secara singkat, ini adalah bacaan wajib untuk memetik pelajaran masa lalu demi membangun masa depan yang lebih bijaksana.

Identitas Buku

Judul: Sultan Fattah: Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa (1482-1518)
Penulis: Rachmad Abdullah, S.Si., M.Pd.
Cetakan: I. April 2015, VI. September 2020
Penerbit: Al-Wafi, SOLO
ISBN : 9789791093347