Ivan Gunawan menyentil balik kinerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setelah dirinya ditegur karena penampilannya dianggap bergaya perempuan. Diketahui Ivan Gunawan di salah satu episode Brownis yang dipermasalahkan KPI tampil menggunakan busana serba hitam.
Igun sapaan akrabnya saat itu menggunakan jaket sequin dengan hiasan bulu di bagian bahu. Ia mengenakan celana cutbray, sepatu pantofel hak tinggi, dan headpiece (hiasan kepala) warna emas.
Jika penampilannya itu dipermasalahkan, Igun menyentil balik kinerja KPI lantaran masih ada artis pria lain yang memakai headpiece serta earpiece di TV. Melalui video unggahan di TikTok, ia membagikan cuplikan tayangan beberapa penyanyi dangdut pria mengenakan aksesoris wanita.
Berdasarkan penelusuran Yoursay.id, cupikan tayangan tersebut merupakan acara perayaan HUT salah satu stasiun televisi swasta yang baru digelar beberapa hari lalu. Ivan Gunawan sendiri mempertanyakan tentang izin pria mengenakan headpiece dan earpiece (hiasan telinga) di televisi.
"Oh ternyata boleh ya sekarang laki-laki pakai headpiece, earpiece. Bukannya headpiece dan earpiece accessories untuk perempuan ya?" tulis Ivan Gunawan.
Desainer kondang ini lantas menyinggung kinerja KPI seperti tak awas karena masih ada artis pria yang mengenakan aksesoris perempuan.
"KPI kemana nih?" tanya Ivan Gunawan.
"Yuk @KomisiPenyiaranInd selamat bekerja," timpalnya dengan menyisipkan tiga emoji mengangkat jempol tangan.
Sentilan balik Ivan Gunawan ke KPI banyak menuai respons positif warganet yang mendukungnya.
"Kak di Brownis gak ada kakak gak seru kayak sayap patah sebelah kak (emoji tertawa)" ujar warganet.
"Nah loh KPI hayoo loh (emoji tertawa)" komentar yang lain.
"Sabar Kak Igun, Kak Igun sedang menuju naik kelas, naik derajat. Amin," tanggapan lainnya.
"Dulu kayaknya Nazar pernah juga pakai gituan kalau nggak salah," celetuk warganet lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
Terkini
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga