Ibu dan anak, Krisdayanti dan Aurel Hermansyah memiliki pilihan politik yang berbeda. Krisdayanti yang merupakan anggota PDI Perjuangan mendukung paslon capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Sedangkan Aurel Hermansyah mendukung paslon capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Meskipun berbeda pilihan politik tetapi keduanya tetap kompak.
Terlihat ketika mereka sama-sama menghadiri acara Debat Kelima Pilpres 2024. Mereka dengan kostum sesuai dengan timses masing-masing memperlihatkan kedekatan.
Krisdayanti mengenakan varsity jacket perpaduan warna ungu dan kuning. Aurel Hermansyah memakai jaket biru warna khas paslon 02.
Menurut Krisdayanti, ia dan Aurel tetap ibu dan anak meskipun tengah berada di dalam kontestasi politik.
"Nggak ada kompetisi ya kalau ini kan ibu dan anak," kata Krisdayanti dalam wawancara dengan Metro TV dikutip dari akun TikTok @mata_lelak1 pada Senin (5/2/2024).
Diva sekaligus caleg dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan walau berbeda pilihan politik tetapi memiliki tujuan sama untuk Indonesia. Ia menyebut jika perbedaan dalam pilihan dengan sang anak sebagai wujud keluarga demokrasi.
BACA JUGA: Surprise Anniversary Ria Ricis dan Teuku Ryan Ternyata Settingan, Netizen: Sakitnya sampai Sini
"Walaupun secara warna kita berbeda tapi pikiran tetap satu Indonesia. Jadi ini bentuk dulungan keluarga demokrasi," ungkap KD sapaan akrabnya.
"Walaupun berbeda tetapi tetap bersama," imbuh Aurel Hermansyah.
Aurel Hermansyah sendiri juga tak segan memerkan foto dengan KD yang menunjukkan perbedaan pilihan politik mereka. Satu foto mereka berpose membentuk emoji cinta dengan tangan.
Satu foto lain mereka berpose memperlihatkan nomor urut paslon pilihan masing-masing.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober
-
A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'
Terkini
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!