Yoona SNSD diduga telah mengalami diskriminasi oleh salah satu petugas keamanan saat menghadiri acara Festival Film Cannes 2024, membuat penggemar geram.
Mengutip dari KBIZoom pada Selasa (28/5/2024), Yoona menghadiri Festival Film Cannes ke-77 pada 21 Mei lalu sebagai satu-satunya brand ambassador perhiasan Qeelin.
Tampil dalam balutan gaun berwarna pink, ia bersinar di festival tersebut dengan tatanan rambutnya yang rapi dan penampilannya yang berseri-seri.
Namun, Yoona dikabarkan mendapat perlakuan kasar dari petugas keamanan pada hari itu. Dalam video yang beredar tentang kejadian tersebut, Yoona terlihat mencoba berpose di hadapan pers sambil menaiki tangga.
Pada saat itu, seorang penjaga keamanan menghadang Yoona dengan tangannya, mencegahnya berpose. Meskipun Yoona terlihat sangat terkejut, ia tetap tersenyum dengan tenang dan melambai, tapi penjaga keamanan tidak mengizinkannya.
Petugas keamanan kemudian memberi isyarat kepada Yoona untuk segera memasuki venue, dan akhirnya Yoona masuk dengan ekspresi kecewa. Menurut media, reaksi Yoona tampak tenang, tapi ia jelas terlihat tidak nyaman.
Petugas keamanan wanita itu tak hanya menunjukkan diskriminasi pada Yoona saja. Media mengklaim bahwa penjaga keamanan hanya menunjukkan kontrol berlebihan terhadap perempuan kulit berwarna. Sebaliknya, perempuan kulit putih diperbolehkan berpose di tangga yang sama tanpa gangguan apa pun.
Selain Yoona, penyanyi Afrika-Amerika Kelly Rowland juga menghadapi diskriminasi serupa saat menghadiri Festival Film Cannes pekan lalu. Aktris Dominika Massiel Taveras dikabarkan juga mengalami perlakuan diskriminatif.
Video yang diunggah di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) menjadi viral, menunjukkan Kelly Rowland mendorong penjaga keamanan wanita dan melakukan protes keras. Selain itu, Massiel Taveras terlihat berdebat dengan petugas keamanan saat mencoba memamerkan gaunnya.
Bahkan, Massiel Taveras secara langsung menulis keluhan di Instagram-nya, “Saya didiskriminasi secara rasial di Festival Film Cannes. Seorang penjaga keamanan mendorong saya dan menggunakan kata-kata kasar.”
Banyak penggemar dan netizen yang geram dengan diskriminasi rasial yang dilakukan terang-terangan tersebut. Mereka menuntut pemecatan terhadap petugas keamanan dan memastikan hal ini tidak terulang kembali.
Bagaimana menurutmu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi
-
Ulasan Drama Unmasked: Potret Jurnalisme di Tengah Permainan Kekuasaan
-
Agustusan di Era Prihatin: Apakah Rakyat Masih Punya Alasan untuk Berpesta?
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Ulasan The Good Bad Mother: Menggugat Warisan Luka dalam Relasi Ibu dan Anak
Artikel Terkait
-
Pesona Raline Shah di Penutupan Festival Film Cannes 2024, Kenakan Kebaya dan Ulos Rancangan Sapto Djojolartiko
-
Selamat! 'Anora' Sabet Penghargaan Palme d'Or di Festival Film Cannes 2024
-
Didiskriminasi di Bar Bali, Ricky Cuaca Mencak-Mencak: Kenapa Lu Bedain Turis Lokal dan Bule?
-
Rap Rasisnya di Tahun 2010 Kembali Viral, ZICO Banjir Kecaman Keras Warganet China
-
Dua Potret Cantik Yoona SNSD Kenakan Gaun Berbeda di Festival Film Cannes 2024, Bak Seorang Dewi!
Entertainment
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83
-
Penulis Novel Misteri Keigo Higashino Wafat, Karya Terakhir Siap Rilis 2026
-
Sinopsis Children of Blood and Bone, Film Adaptasi Novel Laris Tayang 2027
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum