Ada update menarik dari reboot film Highlander yang telah ditunggu-tunggu. Henry Cavill dipastikan akan memerankan karakter utama dalam film yang dijadwalkan mulai produksi pada awal tahun 2025.
Chad Stahelski, sutradara di balik kesuksesan seri John Wick, akan menyutradarai versi terbaru Highlander ini. Dalam wawancaranya bersama Collider, Chad Stahelski membocorkan bahwa proses syuting akan dimulai pada Januari 2025 di Skotlandia.
"Kami mulai syuting pada bulan Januari di Skotlandia. Itulah mengapa saya langsung pergi setelah selesai di sini. Saya berangkat ke Skotlandia pada hari Senin untuk pengecekan lokasi terakhir," ujar Chad Stahelski, dikutip pada Senin (1/7/2024).
Chad Stahelski juga mengungkap bahwa proyek ini akan memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan film John Wick, terutama dalam hal beralih fokus dari pertarungan menggunakan senjata api ke pertarungan pedang.
Sutradara satu ini menyadari bahwa mengambil adegan dengan senjata pedang akan menjadi tantangan besar, terutama dalam aspek keselamatan para pemain dan kru di lokasi syuting.
"Saya pikir, penggunaan pedang dalam adegan pertarungan adalah salah satu hal yang paling sulit dilakukan. Jika saya melakukan kesalahan dengan senjata api, kilatan larasnya bisa diedit secara digital, jadi kami tidak perlu khawatir melukai siapa pun. Ketika kami syuting adegan mobil, itu juga menjadi perhatian besar," beber Chad Stahelski.
Ia menambahkan, "Namun sekarang ada cara dengan menggunakan kabel-kabel yang mengurangi risiko bagi para pemain... Penggunaan pedang sedikit lebih rumit karena sekarang saya harus percaya bahwa para aktor bisa mengayunkan potongan logam ini satu sama lain tanpa melukai mata atau menusuk seseorang."
"Dalam setiap film dengan adegan pedang, pasti ada yang terkena atau terpukul di kepala atau bagian lainnya. Ini membutuhkan keterampilan dan dedikasi lebih. Jadi, itu selalu menjadi perhatian utama bagi saya," tutupnya.
Chad Stahelski mengaku khawatir adegan pertarungan pedang yang berlangsung lama hanya akan membuat penonton bosan. Baginya, perlu ada keseimbangan yang tepat antara adegan pertarungan pedang dan aspek-aspek lain yang ada dalam produksi film ini.
Ia mempertimbangkan bagaimana cara untuk mengimbangi adegan pertarungan pedang dengan aksi senjata api, bela diri, dan kejar-kejaran mobil, serta bagaimana untuk menyatukan semua elemen tersebut dalam alur cerita yang kohesif dan menarik untuk dikemas.
Hingga saat ini, reboot Highlander belum mengumumkan tanggal rilis, namun diproyeksikan akan tayang pada tahun 2026.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
Tayang September 2026, Trailer Resident Evil Besutan Zach Cregger Dirilis
-
Raih 139 Juta Views, Swapped Resmi Masuk Top 10 Film Terpopuler di Netflix
-
Sekuel Film Jennifer's Body Digarap, Megan Fox Berpotensi Kembali Main
Artikel Terkait
-
Anime Fuuto PI Bersiap Luncurkan Film, Kisahkan Sosok Kamen Rider Skull
-
Diadaptasi dari Novel Grafis, Universal akan Garap Film Bertema Time Travel
-
Merajai Box Office, Film Korea 'Hijack 1971' Telah Raih 1 Juta Penonton!
-
3 Film Romantis Garapan Angga Sasongko, 'HeartBreak Motel' Teranyar
-
5 Film Indonesia Terbaru di Netflix, Cocok Ditonton saat Liburan
Entertainment
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah