Band asal Inggris Shakatak baru-baru ini merilis pernyataan resminya terkait niat mereka untuk membuktikan plagiarisme NewJeans dengan tegas.
Pada Kamis (18/7/2024), label musik Inggris WISE MUSIC GROUP telah mengajukan surat tuntutan yang menuduh NewJeans menjiplak lagu 'Easier Said Than Done' milik Shakatak untuk lagu baru mereka, Bubble Gum'.
Pihak label band Shakatak menuntut pihak NewJeans berhenti menggunakan lagu tersebut, pelaporan keuntungan, perubahan pemegang hak, jaminan tertulis, dan membayar ganti rugi kepada Shakatak.
Sebagai tanggapan, ADOR, agensi NewJeans, membantah klaim plagiarisme tersebut dan mengirimkan balasan ke WISE MUSIC GROUP, meminta bukti untuk mendukung tuduhan tersebut.
Selanjutnya pada Jumat (19/7/2024), Shakatak merilis pernyataan resmi di saluran media sosial mereka sebagai tanggapan atas permintaan ADOR.
Pernyataan tersebut mengungkapkan bahwa WISE MUSIC GROUP masih menyelidiki kasus tersebut dan bahkan telah menyewa seorang pakar musik untuk membantu membuktikan tuduhan mereka.
"Kepada semua penggemar dan teman-teman kami di Korea, terima kasih atas semua komentar Anda tentang penggunaan 'Easier Said Than Done' di beberapa lagu terbaru," tulis band Shakatak seperti dikutip dari akun X @SHAKATAK_UK.
Mereka menambahkan, "Perusahaan kami, Wise Music Group, sedang menangani kasus ini dan telah mempekerjakan seorang ahli musik untuk menangani hal ini lebih jauh. Kami akan terus mengabari kalian."
Pernyataan tersebut mengungkapkan tekad mereka untuk membuktikan kecurigaan bahwa lagu 'Bubble Gum' milik NewJeans telah menjiplak lagu 'Easier Said Than Done'.
Sebelumnya, pihak band Shakatak mencantumkan beberapa poin dalam surat tuntutan mereka, seperti komposisi kedua lagu tersebut yang memiliki ritme dan nada yang sama, serta memiliki melodi yang mirip.
Selain itu, baik 'Bubble Gum' maupun 'Easier Said Than Done' menggunakan gitar elektrik dan bass serupa. Jika dibandingkan, kedua lagu dapat membuktikan bahwa perkembangan ritmenya sama. Tempo 'Easier Said Than Done' sekitar 104 BPM, sedangkan 'Bubble Gum' sekitar 105 BPM.
Menanggapi permintaan ADOR atas laporan analisis yang kredibel, Shakatak menunjukkan kesediaan mereka untuk membuktikan klaim mereka dengan mempekerjakan pakar musik. Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Ulasan A Bloody Lucky Day: Saat Keberuntungan Menjadi Awal Malapetaka
Artikel Terkait
-
Ziva Magnolya Mengajak Galau Lewat Lagu Terbarunya 'Get Over Him', Pecah!
-
Bak Anak Tiri, SM Tak Beri MV dan Promosi Lagu Sweet Dreams oleh Red Velvet
-
Lirik Lagu Anak Islami Hasil Gubahan Lagu Populer, Cara Belajar Agama Islam yang Seru dan Asyik!
-
Kejutan Ultah M Countdown: TWS Cover Lagu Rock With You hingga Bikin Pangling Penonton
-
Ajak Arina Mocca, Drizzly Suguhkan Aransemen Dream Pop untuk Tembang I Would Never
Entertainment
-
Nam Joo Hyuk Isyaratkan Drama The East Palace Berlanjut ke Season 2
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Tayang September 2026, Trailer Resident Evil Besutan Zach Cregger Dirilis
-
Mulai Rp 1,15 Juta! Intip Harga Tiket Fanmeeting Byeon Woo Seok di Jakarta
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
Terkini
-
Tumbal Terakhir
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan