SM Entertainment kembali membuat gebrakan baru. Setelah sebelumnya mengumumkan peluncuran boy grup Inggris DEAR ALICE, kali ini agensi ternama tersebut akan bekerja sama dengan TV Chosun untuk meluncurkan proyek 'Trot Idol'.
Menguutip dari Soompi pada Selasa (13/8/2024), perwakilan SM Entertainment dan TV Chosun mengadakan upacara penandatanganan untuk produksi mereka, 'T-5', sekaligus membahas kolaborasi tersebut secara mendetail.
Grup idola trot baru besutan SM Entertainment akan terdiri dari lima anggota, termasuk penyanyi dari 'Mr. Trot', trainee K-pop global, dan aktor. Komposer terkenal Cho Yeong Su, yang dikenal karena karyanya di serial 'Miss Trot' dan 'Mr. Trot', akan memproduseri grup tersebut, yang memberikan harapan tinggi untuk kesuksesannya.
TV Chosun akan menayangkan program yang mengikuti perjalanan para anggota untuk debut, yang menampilkan tantangan dan pertumbuhan musikalitas mereka. Acara tersebut akan disiarkan di Korea dan Jepang.
Preview acara tersebut akan ditayangkan di TV Chosun selama liburan Chuseok, yang menjanjikan untuk menarik penggemar musik.
“TV Chosun, yang memicu tren trot di Korea dan memamerkan potensi genre tersebut, bekerja sama dengan SM, pemimpin global dalam musik, untuk menciptakan sesuatu yang baru," ungkap Bang Jeong Oh, Vice President TV Chosun.
Ia menambahkan, "Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkenalkan genre yang dapat menjangkau lebih dari Korea dan memberikan dampak di seluruh dunia.”
CEO KREATION Music Rights Lee Sung Su menambahkan, “SM Entertainment, yang dikenal karena mendorong batasan musik, kembali memperluas jangkauannya. Saya senang dapat berkolaborasi dengan TV Chosun, nama yang disegani dalam trot."
Lebih lanjut Lee Sung Su mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk menawarkan musik yang segar dan inovatif dengan memadukan genre K-pop dan trot.
"Kisah-kisah dari kelima anggota yang unik ini pasti akan menyentuh hati. Saya harap semua orang akan mendukung dan menantikannya,” imbuh Lee Sung Su.
Sementara itu, trot adalah salah satu genre musik pop Korea Selatan yang populer pada masa penjajahan Jepang di Korea. Lirik lagunya umumnya berisi tentang kesedihan, penderitaan, cinta, dan pemandangan alam.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan
-
Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?
-
Ulasan Hyper Knife: Membongkar Obsesi dan Sisi Gelap Dunia Kedokteran
-
Krisis Introspeksi Pejabat: Mengapa Pemerintah Sulit Mengakui Kesalahan?
-
Jangan Asal Posting: Mengapa Twibbon MPLS Bisa Jadi Ancaman Privasi bagi Si Kecil
Artikel Terkait
-
Peran Idol, Fandom Toksik, dan Kisruhnya Konser KPop yang Kerap Terjadi
-
Jadi Runner Up Indonesian Idol, Tantangan Husein Alatas Ternyata Tidur
-
Idol Virtual yang Semakin Marak dan Krisis Populasi di Korea
-
Sempat Menghilang, Shohei Eks SM Rookies Bakal Ikut Audisi Grup Idola Trot
-
Xdinary Heroes 'Save Me': Pahitnya Cobaan Bertubi yang Dialami Seseorang
Entertainment
-
Hyunsuk CIX Gabung Study Group 2, Bakal Jadi Musuh Utama Hwang Minhyun
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5
-
Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru
Terkini
-
Spanyol Sudah di Final, Siapa Kini Favorit Juara Piala Dunia 2026?
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya