Aktris cilik Yuna baru-baru ini menarik perhatian pemirsa lagi melalui perannya dalam drama Korea 'Good Partner'. Dalam drama terserbut ia berperan sebagai Kim Jae Hee yang merupakan anak dari Cha Eun Kyung (Jang Na Ra) dan Kim Ji Sang (Ji Seung Hyun).
Ia adalah seorang anak cerdas yang dihadapkan pada situasi yang sulit: perceraian orang tuanya. menariknya, sebagai Kim Jae Hee ia memiliki pemikiran yang sangat dewasa dan bisa megnhadapi perceraian orang tuanya dengan sangat tegar. Kim Jae Hee adalah karakter yang tajam dan lugas untuk anak seusianya.
Meskipun Yuna lahir pada tahun 2011 dan merupakan aktor cilik, ia memainkan peran sebagai seorang putri yang mengalami konflik psikologis antara ibu dan ayahnya yang akan bercerai, sehingga membangkitkan simpati pemirsa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam drama tersebut.
Sepertinya Yuna mulai menarik perhatian pemirsa dengan berperan di drama 'Pachinko' musim pertama. Ia memainkan karakter Sun Ja kecil. Ia adalah seorang anak perempuan yang cerdas dan berani membuat pemirsa terkesan dengan aktingnya. Ia mampu membuat sinkronisasi yang tepat denan Kim Min Ha yang berperan sebagai Sun Ja dewasa.
Selain itu, ia memerankan karakter utama Choi Ro Hee dalam drama 'Kidnapping Day', bersama dengan Yoon Kye Sang. Berkat aktingnya yang luar biasa, Yuna memenangkan Penghargaan Aktris Pendatang Baru Terbaik dalam kategori TV di '60th Baeksang Arts Awards'.
Dalam 'The Kidnapping Day' Yuna adalah anak yang diculik dan hilang ingatan. Lucunya, ia justru menjadi ratu bagi penculiknya bukannya di siksa. Yuna sekali lagi membuat penonton terkesan dengan kecerdasan aktingnya. Bagaimana bisa ia berperan sebagai gadis super cerdas yang memutarbalikkan keadaan.
Mengutip Edaily pada Jumat (30/8/2024), Lee So Young, selaku CEO agensi Saram Entertainment yang menaungi Yuna, berkata, "Yuna memiliki konsentrasi dan persiapan yang luar biasa bahkan di usia yang begitu muda. Sepertinya banyak penonton yang menunjukkan kasih sayang mereka dengan menunjukkan konsentrasi seperti itu di ‘Good Partner’ juga," katanya. "Tolong berikan banyak dukungan kepada aktris Yuna, yang perlahan-lahan membangun filmografinya."
Selain itu Kritikus budaya pop Jeong Deok Hyun juga turut memujinya dengan berkata, "Yuna memainkan peran seorang bijak muda di 'Pachinko', dan menunjukkan akting yang stabil yang tidak kekanak-kanakan, dan kemudian menunjukkan akting batinnya yang memimpin drama di 'The Kidnapping Day'."
Dia menambahkan, "Dalam 'Good Partner', dia juga menunjukkan penampilan seperti anak kecil. Konflik internal dan emosi ditampilkan secara moderat tanpa kehilangan pandangan. Dia adalah aktor yang pertumbuhannya ke depan diperkirakan akan meningkat," ujarnya.
Perhatian terfokus pada apakah Yuna, yang telah mengumpulkan beragam filmografi terlepas dari genre apa pun sejak usia muda, akan mampu tumbuh menjadi aktor sejati di masa depan?
Saksikan akting memukau Yuna dalam drama Korea 'Good Partner' yang tayan setiap Juamt-Sabtu pukul 22.00 KST.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
Entertainment
-
9 Drama China tentang Dunia Kerja yang Seru dan Edukatif
-
Jadi Ibu Tunggal, Asri Welas Tak Batasi Komunikasi Anak dan Mantan Suami
-
Rilis 5 Maret 2026, Sinopsis Setan Alas: Teror Psikologis dan Kesunyian
-
4 Drakor Romantis Februari 2026, Ada Han Ji Min hingga Lee Sung Kyung
-
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
Terkini
-
Harga Sebuah Peluang: Mengapa Pengambil Risiko Lebih Sering Menang dalam Perlombaan Karier?
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Melindungi Anak, Melindungi Masa Depan: Mengapa Imunisasi Tak Bisa Ditawar?
-
Terluka Bertubi-tubi di Novel Asavella Karya Alfida Nurhayati Adiana