Taylor Swift disebut memberikan hadiah di luar gaji kepada para kru The Eras Tour yang mencapai hingga US$197 juta atau Rp3,1 triliun tepat setelah tur tersebut resmi selesai pada Minggu (8/12/2024).
Dilansir dari People pada Senin (9/12/2024), para kru yang mendapatkan bonus yakni berasal dari supir truk, juru masak, tim penjualan, tata lampu, tata suara, hingga teknisi instrumen.
Selain itu, ada juga staf produksi dan asisten, penari, band, keamanan, teknisi konstruksi, koreografer, teknisi kembang api, penata rambut, tata rias, penata pakaian, terapis fisik, serta tim video.
Variety menjelaskan total bonus ini mencapai hampir 10 persen dari keuntungan keseluruhan tur tersebut yang dilaporkan mencapai lebih dari US$2 miliar.
Di sisi lain, tidak diketahui berapa jumlah kru yang berkontribusi dalam tur ini. Jika diasumsikan dengan 200 kru yang terlibat, maka secara kasar, setiap kru dari The Eras Tour rata-rata mendapat bonus di luar gaji sebesar US$985 ribu atau setara Rp15,6 miliar atas dedikasi mereka selama dua tahun terakhir The Eras Tour berlangsung.
Kabar bonus ini datang setelah pada Agustus 2023, sang musisi sempat dilaporkan telah memberikan bonus di luar gaji kepada para kru dengan total mencapai lebih dari US$55 juta.
The Eras Tour juga baru-baru ini berhasil memecahkan rekor menjadi tur pertama dalam sejarah yang mencapai pendapatan US$2 miliar atau setara dengan Rp32,9 triliun.
Dilansir dari New York Times dan dikonfirmasi Variety pada Senin (9/12/2024) waktu setempat, pendapatan itu diraih dari penjualan 10.168.008 tiket di 149 konser yang digelar di lima benua.
Pendapatan tersebut juga dua kali lipat dari perkiraan awal pendapatan tur ini pada akhir tahun lalu.
Perusahaan Swift awalnya sempat menolak melaporkan jumlah peserta tur yang telah dimulai pada Maret 2023 tersebut. Namun, beberapa perusahaan perdagangan telah memprediksi tur ini akan melampaui US$2 miliar.
The Eras Tour juga sebenarnya dapat memperoleh pendapatan lebih besar lagi mengingat terdapat tiga konser yang dibatalkan, yakni pertunjukan di Wina, Austria, usai sekelompok teroris tertangkap.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Trailer Avatar: The Last Airbender 2, Spill Konflik Baru Aang dan Guru Baru
-
Tak Hanya The Prisoner of Beauty, Ini 5 Drama China Tema Perjodohan Populer
-
5 Drama China dengan Trope CEO Dingin Jatuh Cinta, Ada Once We Get Married!
-
Tayang Bareng, The Scarecrow dan The Legend of Kitchen Soldier Saingan Rating
-
Buat Kaget! Film Hello Kitty Mulai Digarap Sutradara Ultraman: Rising
Artikel Terkait
-
The Eras Tour Resmi Jadi Tur Pertama yang Raup US$2 Miliar dalam Sejarah
-
GOT7 Konfirmasi Comeback dan Bersiap Tur Konser pada 2025
-
Dari Keisengan Kuliah Hingga Panggung Megah: Nostalgia 20 Tahun The Changcuters
-
Berawal Iseng Ngeband di Kampus, The Changcuters Tak Menyangka Bisa Eksis 20 Tahun
-
Impian Jadi Kenyataan! Praz Teguh Sukses Magang Jadi Vokalis The Changcuters
Entertainment
-
Manga Horor Junji Ito, The Long Hair in the Attic Siap Diangkat Jadi Film Live Action
-
Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Pemenang Crunchyroll Anime Awards 2026
-
Durasi 2 Jam 52 Menit dan Kontroversi Casting: Menakar Hype The Odyssey Karya Christopher Nolan
-
Le Sserafim Hidupkan Kembali Tren Lagu Macarena di Lagu Terbaru, Boompala
-
Anime Takopi's Original Sin Resmi Hadirkan Film Kompilasi, Ada Adegan Baru
Terkini
-
Dari Chat 5 Menit Menjadi FBI Kasur Lipat: Saat Cinta Menjadi Obsesi
-
Review Buku The Power of Sun Tzu: Panduan Taktis Menghadapi Tekanan Hidup Modern
-
Siapakah Lelaki Misterius yang Mendorong Brankar Jenazah Dini Hari Itu?
-
Soul Plate: Ketika Member Astro Berubah Jadi Malaikat Restoran, Efektifkah Promosinya?
-
Kisah Tragedi Berdarah di Apartemen Virgil dalam film, They Will Kill You