Apa jadinya jika empat kasus hukum nyata di Indonesia jadi inspirasi sebuah film? Sutradara kondang Garin Nugroho menjawabnya lewat film terbarunya: ‘Nyanyi Sunyi dalam Rantang’ atau juga dikenal dengan judul: ‘Whispers in the Dabbas’.
Film yang akan tayang perdana di International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-54 ini mengisahkan lika-liku perjuangan pengacara muda bernama Puspa, diperankan Della Dartyan, dalam menghadapi realitas pahit dunia hukum.
Lewat film ini, Garin akan membawa penonton menyelami kasus-kasus hukum yang mungkin terasa akrab di telinga kita. Sebut saja kisah seorang perempuan yang dihukum karena memungut dua buah kakao dari perkebunan besar atau ancaman terhadap aktivis yang bekerja di NGO. Garin seolah-olah mengajak kita untuk berhenti sejenak, melihat sekeliling, dan bertanya, “Apakah keadilan sudah benar-benar ditegakkan?”
Dibantu rumah produksi Fourcolours Films, Garin menggandeng deretan pemain yang nggak diragukan lagi kualitas aktingnya. Selain Della Dartyan, ada Arswendi Bening Swara, Fajar Suharno, dan Mirkoen Awali yang turut memperkuat cerita. Film ini nggak hanya menghadirkan drama hukum penuh intrik, tapi juga kritik sosial yang tajam dan relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.
Film sebagai Medium Kritik Sosial
Sejak dulu, film telah jadi salah satu media paling efektif untuk menyampaikan kritik sosial. Lewat Nyanyi Sunyi dalam Rantang, Garin tampaknya lihai membalut isu-isu hukum dan keadilan dalam narasi yang personal. Penonton jelas akan diajak menyaksikan betapa kompleksnya sistem hukum, dari konflik kecil seperti pencurian kakao hingga ancaman UU ITE yang menimpa aktivis.
Kisah Puspa sebagai pengacara muda idealis adalah potret perjuangan banyak orang yang berupaya bertahan di tengah sistem yang selalu nggak berpihak pada mereka yang lemah. Dengan menghadirkan tokoh utama perempuan, film ini juga memperkuat pesannya, perempuan pun memiliki peran besar dalam perjuangan menegakkan keadilan.
Garin dan Konteks Global
Diputarnya Nyanyi Sunyi dalam Rantang di IFFR, akan menambah panjang daftar film Garin yang diputar di festival internasional. IFFR sendiri bukan tempat baru bagi Garin. Sebelumnya, film-filmnya seperti ‘Opera Jawa’ dan ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ juga mendapatkan apresiasi tinggi di sana.
Lewat film ini, Garin kembali menunjukkan bagaimana perfilman Indonesia mampu jadi cermin isu sosial yang relevan, nggak hanya untuk penonton lokal tapi juga internasional.
Sebagai penonton, kita tentu berharap Nyanyi Sunyi dalam Rantang dapat menyentuh hati banyak orang dan jadi pengingat atas perjuangan melawan ketidakadilan harus terus diperjuangkan. Jadi, sudah siap menyaksikan perjuangan Puspa di layar lebar? Yuk, kita nantikan jadwal tayang resminya di Indonesia!
Baca Juga
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Doraemon: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil, Remake Cerdas!
-
Review Cek Khodam: Komedi Horor yang Telat Menunggangi Momentum Tren Viral
-
Review Ghost Buzzer: Horor Keluarga yang Nyaris Punah di Indonesia
-
Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa
Artikel Terkait
-
Bertema Keluarga, Klikfilm Siap Rilis Dua Film Baru pada 24 Januari Mendatang
-
Sinopsis dan Fakta Pengantin Setan, Film Erika Carlina Tayang Hari ini
-
Review Film He's all That: Kisah tentang Popularitas dan Cinta Sejati
-
Review Film Purple Hearts: Perpaduan Antara Dunia Militer dan Musik Pop
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
Entertainment
-
Kembali Dibintangi Chris Hemsworth, Syuting Film Extraction 3 Resmi Dimulai
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Summer Time Rendering Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang 2027
-
Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
Terkini
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa