PLAVE baru saja membuat gebrakan besar di awal 2025 melalui album terbaru mereka “Caligo Pt.1” dengan lagu utama "Dash". Album rilisan 3 Februari 2025 pukul 6 sore KST ini bahkan layak disebut sebagai evolusi dari grup virtual tersebut.
Bagaimana tidak?
Melalui “Dash”, PLAVE tampak mengekspresikan emosi gelap melalui vokal rock yang intens dan rap boom bap. Bagian favorit saya dari lagu ini adalah rapp dan lirik yang terus berulang di sepanjang lagu.
Namun meski menggunakan kalimat yang "itu-itu saja", tapi lagu ini tidak terasa membosankan. Sebaliknya, justru malah semakin adiktif.
PLAVE menunjukkan peningkatan yang patut diapresiasi. Mulai dari vokal, genre, hingga konsep, semuanya terasa menarik.
Sementara koreografinya yang kuat dan gaya yang berani melengkapi penceritaannya.
Hal yang paling membuat saya terkesan dengan "Dash" milik PLAVE ini adalah musik videonya yang benar-benar seperti film anime. Namun berbeda dari biasanya, kali ini ada unsur action di dalamnya sehingga tampak begitu seru.
Keuntungan mereka sebagai idol virtual memungkinkannya untuk melakukan lebih banyak adegan yang jarang bisa ditampilkan oleh mayoritas idol. Sehingga ketika menonton musik videonya kita seperti menyaksikan anime, film, sekaligus idol di saat yang bersamaan.
Perpindahan adegan demi adegannya juga sangat menarik sehingga seolah membuatmu tidak bisa berkedip.
Lebih lanjut, lirik lagu ini menunjukkan perasaan yang tersesat tapi juga penuh tantangan. Namun bersamaan dengan itu, ada harapan dalam secercah cahaya.
Lirik ini tampak relevan dengan emosi banyak orang saat ini, terutama padra gen Z. Dimana mereka seperti selalu dihadapkan pada tantangan, merasa kesulitan, tapi juga memiliki harapan untuk terus maju.
Melalui "Dash", PLAVE mengajak pendengarnya untuk membebaskan diri, menghadapi segala hal tanpa ragu. Jadi walau dunia terus berubah, tapi kendali tetap ada di tangan kita. Jadi tepis semua over thinking dan tetap fokus pada tujuan.
Meski masa depan selalu tidak pasti dan kondisi dunia sedang seperti ini, tapi PLAVE mengajak pendengarnya untuk tetap pantang menyerah dan terus bersemangat untuk memperjuangkan mimpi masing-masing.
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
-
TWICE STRATEGY: Normalisasi Cewek yang Atur Strategi untuk PDKT Duluan
-
Super Junior D&E Growing Pains: Luka saat Move On Pasca Putus Cinta
-
PLAVE Pamer Vokal Menawan Lewat Highlight Medley Album Baru Caligo Pt.1
-
BOYNEXTDOOR IF I SAY, I LOVE YOU: Kacaunya Hari Cerah Pasca Putus Cinta
-
Lagu &TEAM Yukiakari: Bahan Bakar untuk Hadapi Musim yang Silih Berganti
Entertainment
-
Arden Cho Dikritik usai Dukung Cha Eun Woo di Tengah Isu Penghindaran Pajak
-
Maju Satu Pekan, Film Ready or Not 2: Here I Come Tayang 20 Maret 2026
-
Viral Video Jisoo BLACKPINK 'Diabaikan' di Hong Kong, BLINK Beri Pembelaan Menohok
-
Hwang Minhyun Kembali Bintangi Study Group 2, Siap Hadirkan Aksi Baru!
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
Terkini
-
Saat Negara Jadi Sumber Stres: Overexposure Trauma di Tengah Berita Negatif
-
Muramnya Tata Kelola Kekuasaan Indonesia: Nepotisme Jadi Budaya?
-
Anti Bosan! Intip 4 Inspirasi Daily OOTD ala Yuta NCT 127!
-
Lingkaran Setan Side Hustle: Antara Tuntutan Hidup dan Ancaman Burnout Anak Muda
-
Menit Berharga Dalam Setiap Hembusan Napas