Olivia Marsh akhirnya buka suara terkait tuduhan plagiarisme yang menimpa lagu barunya, 'Backseat'. Pada 26 Februari, pihak Olivia Marsh menyatakan bahwa mereka mengakui adanya kemiripan antara 'Backseat' dan 'Onion Boy' milik Isaac Dunbar, namun menegaskan bahwa hal ini bukanlah pengakuan atas plagiarisme, sebagaimana dilaporkan oleh Chosun Biz pada Rabu (26/02/2025).
Sebelumnya, pada 24 Februari, agensi Amplify menyatakan bahwa mereka telah membandingkan kedua lagu tersebut dan menemukan bahwa klaim dari Isaac Dunbar memiliki dasar.
Oleh karena itu, mereka mencapai kesepakatan damai dengan Dunbar, termasuk melakukan penyesuaian kredit serta diskusi mengenai pembagian hak cipta untuk melindungi hak pencipta aslinya.
Namun, dalam pernyataan terbaru, Amplify menegaskan bahwa pengakuan terhadap kemiripan ini tidak berarti Olivia Marsh melakukan plagiarisme.
Olivia Marsh sendiri terlibat dalam proses pembuatan lagu, mulai dari penyusunan topline, lirik demo, aransemen instrumental, hingga pengerjaan vokal.
Pihak agensi menjelaskan bahwa selama proses tersebut, mereka tidak diberitahu bahwa para komposer menggunakan bagian dari 'Onion Boy' sebagai referensi.
Mereka pun mengakui bahwa ada kelalaian dalam verifikasi selama produksi album dan mengambil tanggung jawab penuh atas situasi ini.
Sebagai langkah penyelesaian, komposer yang terlibat dalam kejadian ini telah dihapus dari kredit lagu, dan nama Isaac Dunbar telah didaftarkan.
Pihak Olivia Marsh juga telah berkomunikasi langsung dengan Dunbar untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai.
Agensi menambahkan bahwa Dunbar sendiri menegaskan bahwa ia mengajukan keluhan terhadap pihak yang mengubah lagu aslinya, bukan terhadap Olivia Marsh secara pribadi.
Melansir dari K-en News pada Rabu, Olivia Marsh secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada Isaac Dunbar karena memahami kekecewaannya.
Pihak agensi juga menegaskan komitmen mereka terhadap transparansi dan keadilan dalam industri musik, serta akan mempertimbangkan tindakan lebih lanjut terhadap komposer yang menyebabkan permasalahan ini.
Sementara itu, Olivia Marsh yang dikenal sebagai kakak dari anggota NJZ, Danielle, memulai debutnya pada Oktober 2023 dengan lagu '42'. Lagu tersebut mendapat perhatian luas berkat liriknya yang menggambarkan kenangan manis masa kecil di Australia.
Ia kemudian merilis 'First December With You' pada Desember, dan pada 13 Februari lalu, ia meluncurkan EP pertamanya, 'Meanwhile', yang berisi lima lagu termasuk 'Backseat' yang kini menjadi perbincangan hangat.
Dengan adanya klarifikasi ini, penggemar Olivia Marsh berharap insiden ini dapat segera terselesaikan dan ia dapat kembali fokus pada perjalanan musiknya yang menjanjikan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anime Assassin Reinkarnasi Karya Rui Tsukiyo Umumkan Season 2 Tayang 2027
-
Anime Love Unseen Beneath the Clear Night Sky Resmi Ungkap Jadwal Tayang
-
Shin Si Ah Dikabarkan Bintangi Drama Baru Karya Penulis Our Beloved Summer
-
Manga Fungus and Iron Berakhir di Volume ke-10, Versi Anime Siap Diproduksi
-
Solois Kwon Eun Bi Resmi Gabung RBW, Satu Agensi dengan MAMAMOO
Artikel Terkait
-
Band LNR Lepas Lagu Khianat Dibalas Khianat, Angkat Pengalaman Pribadi Sang Vokalis
-
Berapa Honor Manggung Anji Manji? Rajin Bayar Royalti ke Pencipta Lagu
-
ONF The Stranger: Lagu Ala Michael Jackson Buat Kamu Semangat Membara!
-
SEVENTEEN Very Nice: Kencan dan Cinta Pertama yang Tidak Bisa Diremehkan
-
Try Again oleh Jaehyun: Lagu Kesetiaan yang Cocok Dihadiahkan di Anniversary
Entertainment
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
-
Anime Assassin Reinkarnasi Karya Rui Tsukiyo Umumkan Season 2 Tayang 2027
-
Susul Mark dan Ten, Lucas Eks Member NCT Resmi Tinggalkan SM Entertainment
-
Resmi! Pengadilan Terima Permintaan The Boyz Putus Kontrak dengan Agensi
-
Akhirnya! Glasses with a Chance of Delinquent Dapat Adaptasi Anime
Terkini
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Hindia dan Dipha Barus Bicara Soal Generational Trauma di Lagu Baru "Nafas"
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta