Marvel Cinematic Universe (MCU) kembali menyapa penggemar mereka dengan perilisan film Thunderbolts* yang menjadi film ke-36 saga tersebut. Film tersebut juga dirilis untuk menjadi penutup dari Fase Kelima The Multiverse Saga yang telah berjalan selama tiga tahun ke belakang.
Cerita Thunderbolts* sendiri mempertemukan berbagai antihero MCU yang bergabung menjadi geng baru untuk dituntut bersatu dalam upaya menghentikan sebuah ancaman besar dan berbahaya.
Yelena Belova (Florence Pugh) harus melanjutkan hidupnya menjadi agen rahasia yang bekerja di bawah Valentina Allegra de Fontaine (Julia Louis-Dreyfus).
Ia harus melakukan sebuah misi berbahaya dari Valentina yang kini menjabat sebagai Direktur CIA, seperti ketika ia dikirim ke Malaysia untuk menghilangkan berkas-berkas OXE, yakni perusahaan lama bosnya.
Misi tersebut bahkan tidak lepas dari posisi Valentina di CIA yang harus terancam lantaran dirinya digugat di kongres AS. Ia dituduh telah menyalahgunakan wewenang akibat masih berusaha untuk mengendalika OXE, sehingga Valentina berusaha agar dapat melenyapkan berbagai bukti-bukti tersebut.
Yelena akhirnya berhasil menyelesaikan misi itu dengan baik, namun ia mengalami pergulatan batin dalam dirinya mengenai pekerjaan yang selama ini telah ia jalankan. Yelena merasa sangat hampa meski telah mengerjakan banyak misi berbahaya setiap waktu.
Rasa galau tersebut pun sedikit teratasi setelah Yelena berjumpa kembali dengan Alexei (David Harbour), ayahnya, setelah hampir satu tahun keduanya tidak bertemu.
Ia mengaku ingin sekali menjadi sosok yang lebih terlihat di publik dan bisa memberikan makna untuk masyarakat sekitar. Di waktu yang sama, Valentina kembali menghubungi Yelena untuk menyelesaikan sebuah misi terakhir sebagai agen rahasia.
Yelena dimintai untuk pergi mengunjungi pusat riset OXE di lokasi kecil dan mengawasi gerak-gerik seorang agen rahasia yang berhasil memberontak untuk ia habisi.
Namun, sesampainya ia di lokasi tersebut, Yelena justru terkejut lantaran agen yang muncul di hadapannya ternyata lebih dari satu orang. Di antaranya bahkan ada John Walker (Wyatt Russell), Ghost (Hannah John-Kamen), serta Taskmaster (Olga Kurylenko) yang juga mendatkan misi serupa.
Mereka akhirnya saling menyerang untuk memiliki misi yang sama tersebut. Namun, tanpa disadari, keempat agen itu ternyata terjebak oleh ulah Valentina agar mereka saling membunuh agar ia dapat menghilangkan jejak agen yang pernah bekerja bersamanya.
Situasi pun semakin tak terkendali ketika seorang laki-laki asing bernama Bob (Lewis Pullman) tiba-tiba hadir di antara mereka. Agen rahasia dan Bob akhirnya berupaya untuk mencari sebuah cara agar mereka dapat kabur dari lokasi tersebut.
Namun, usaha tersebut justru menjadi kacau saat Bucky Barnes (Sebastian Stan) yang sudah menjadi anggota Kongres AS tiba-tiba muncul menjadi Winter Soldier untuk menangkap mereka.
Situasi perlahan berubah semakin rumit lantaran Valentina telah menyiapkan sebuah rencana baru agar dapat mengamankan posisinya sebagai Direktur CIA.
Thunderbolts* sendiri dibuat melalui arahan dari sutradara Jake Schreier dengan naskah yang ditulis Eric Pearson dan Joanna Calo. Schreier sebelumnya terkenal setelah duduk sebagai sutradara Paper Towns (2015) serta serial Beef (2023).
Film tersebut turut menghadirkan sejumlah nama yang pernah muncul di film-film MCU terdahulu, mulai dari Florence Pugh, Sebastian Stan, Wyatt Russell, Olga Kurylenko, David Harbour, Hannah John-Kamen, hingga Julia Louis-Dreyfus.
Selain itu, ada pula dua wajah baru MCU yang muncul di Thunderbolts*, yakni Lewis Pullman yang berperan sebagai Bob dan Geraldine Viswanathan sebagai Mel.
Thunderbolts* tayang mulai 30 April di seluruh bioskop di Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
Kejutkan Publik! Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia di Usia 68
Artikel Terkait
-
Raih Penghargaan Lifetime Achievement, Connie Sutedja Nangis Tersedu
-
Sinopsis The Bhootnii, Film Horor India Terbaru Sanjay Dutt dan Mouni Roy
-
Review Film Mendadak Dangdut: Nostalgia Lama Dibalut Kisah Baru
-
Sinopsis Weapons, Film Horor tentang Hilangnya Sekelompok Anak Karya Sutradara 'Barbarian'
-
Tak Kunjung Lulus Sensor, Film Thailand The Red Envelope Batal Tayang di Indonesia?
Entertainment
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
-
Usung Konsep Drama SMA Militer, Serial Minerva Academy Rilis September 2026
-
Mimi OH MY GIRL Siap Debut Solo, Tunjukkan Warna Musik Lewat Single Perdana
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri