Kalau cinta adalah zat kimia paling adiktif dalam hidup, maka kebahagiaan bisa jadi candu paling mematikan. Dari tangan dingin Teddy Soeriaatmadja, sutradara yang suka menggali sisi paling rapuh dari manusia, lahirlah film terbaru berjudul Dopamin, romantic thriller survival yang menantang cara sinefil memandang cinta, bahagia, dan kewarasan.
Diproduksi Starvision bekerja sama dengan Karuna Pictures, film ini akan tayang di bioskop dan tampaknya sudah digadang-gadang jadi salah satu rilisan lokal paling kuat di penghujung tahun. Bukan cuma karena nama besar sutradaranya, tapi karena ceritanya relevan banget dengan realita hidup saat ini.
Se-relevan Apa Sih Kisahnya? Kulik Bareng, Yuk!
Ini kisah tentang sepasang suami istri muda yang hidupnya tiba-tiba jungkir balik. Setelah kena PHK, mereka terjerat utang pinjol dan harus mencari cara agar bisa terus bertahan. Dalam perjalanan mencari kebahagiaan di tengah keputusasaan itu, mereka melakukan apa saja demi rasa aman, demi cinta, bahkan demi kebahagiaan semu yang sesaat.
Namun, semakin mereka berjuang, dunia di sekitar malah makin kacau. Realita dan ilusi mulai kabur, dan apa yang mereka sebut ‘cinta’ berubah jadi eksperimen emosional yang mematikan. Di titik itu, Film Dopamin bukan lagi cuma bicara tentang rumah tangga yang retak, tapi tentang kewarasan manusia yang perlahan kehilangan arah.
Hmmm … menarik, ya, Sobat Yoursay.
Terus yang Bikin Menarik Lagi Apa Dong?
Film ini dibintangi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lho, dua aktor muda (pasutri) yang punya chemistry kuat dan kemampuan akting yang terus berkembang.
Angga dipercaya memerankan sosok pria yang idealis tapi terhimpit keadaan, sementara Shenina menjadi istri yang penuh cinta tapi makin kehilangan kendali atas hidupnya.
Keduanya ditemani nama-nama besar yang memperkuat film ini lho, di antaranya: Anjasmara, Teuku Rifnu Wikana, Totos Rasiti, Andri Mashadi, Nagra K. Pakusadewo, Kiki Narendra, Rizky Inggar, Verdi Solaiman, Tike Priatnakusumah, Aida Nurmala, Willem Bevers, dan Alfian Phanh.
Barisan para cast seperti kombinasi generasi lama dan baru, yang tentu saja, pengalaman dan energi muda yang disatukan dalam satu ruang emosi yang intens bakal mengaduk-aduk emosi sinefil. Lebih-lebih film ini ditangani Teddy Soeriaatmadja, jelas nggak kaleng-kaleng deh!
Siapa Sih yang Nggak Kenal Sutradara Teddy Soeriaatmadja?
Kalau Sobat Yoursay pernah nonton Film Lovely Man atau Film Berbalas Kejam, kamu pasti tahu gaya khasnya. Dia selalu menulis manusia dengan segala paradoksnya, baik sekaligus jahat, lembut tapi bisa kejam, rapuh tapi ingin tampak kuat.
Dalam Film Dopamin, karakterisasi tumbuh lebih ekstrem. Yang mana, menggali cara cinta bisa berubah jadi mekanisme bertahan hidup, dan bagaimana sistem sosial yang kejam membuat manusia rela menukar moral demi sensasi ‘bahagia’.
Dari trailernya, Teddy Soeriaatmadja menggambarkan film ini begitu menegangkan tapi juga emosional, dengan visual yang realistis dan naskah yang aduhai. Adegan-adegannya nggak sekadar memicu adrenalin, tapi juga bikin mikir tentang bagaimana otak manusia bekerja di bawah tekanan. Di sinilah sang sutradara bermain di batas antara logika dan kegilaan. Maka dari itu film ini sangat kayak sinefil nantikan.
Kapan Tayang?
Yup, Film Dopamin tampaknya akan jadi salah satu film Indonesia paling berpengaruh tahun ini. Yang bukan cuma kisah dua orang berjuang, tapi gambaran kita semua yang hidup di zaman serba cemas, di mana utang, cinta, dan tekanan hidup jadi satu racikan emosi yang berbahaya.
Film ini akan tayang di bioskop mulai 13 November 2025, dan dari materi promosi pertamanya saja, sudah terasa ini bukan sebatas drama cinta biasa. Yuk, kita nantikan kabar menarik film ini berikutnya!
Baca Juga
-
Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?
-
Berani Tampil Nyentrik, Masters of the Universe Menampar Tren Film Fantasi Masa Kini
-
Ulasan Film Monster Pabrik Rambut: Ketika Kapitalisme Menumbuhkan Monster
-
Di Balik Lapangan Hijau: Ambisi dan Kekuasaan dalam Film Mexico 86
-
Ulasan Film Miss You, Love You: Terkadang Ada Luka yang Nggak Bisa Sembuh
Artikel Terkait
-
Riset Karakter Film Tumbal Darah, Marthino Lio Wawancara Debt Collector Asli: Ternyata Hatinya Hello
-
Mengulas Trailer Agak Laen Menyala Pantiku: Makin Penasaran dengan Kekonyolan Boris dkk
-
Pecinta Horor Wajib Tahu! 5 Film Horor Lokal Ini Lagi Hits di Netflix
-
Lari-Lari Kesurupan, Nunung Srimulat Kewalahan di Film Horor Terbarunya
-
Oki Rengga Kasih Bocoran Bayarannya di Film Agak Laen 2, Naik 100 Persen
Entertainment
-
Tayang Paruh Kedua, Rediscovery of Love Ungkap Jajaran Pemeran Utamanya
-
The Super Mario Galaxy Movie Tembus 1 Miliar Dolar AS, Pertama di 2026
-
Resmi Putus, Ini Perjalanan Cinta Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho
-
Aktor Lee Jae Wook Debut Sebagai Penyanyi Lewat Single Emosional SHADOW
-
Manga Shoujo Dengeki Daisy Diadaptasi Anime Setelah 1 Dekade, Tayang 2027
Terkini
-
Kue Ketan Politik dan Jeritan Dompet Rakyat di Tengah Badai Inflasi 2026
-
Gen Z Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi: Kurang Ambisi atau Lebih Realistis?
-
Maa Behen: Sajikan Drama Emosional yang Terungkap di Balik Situasi Absurd!
-
Nota Cinta Saya: Pesan Lembut untuk Hati Seorang Muslimah
-
Lenovo Legion Y900 2026: Tablet Gaming Premium dengan Layar 13 Inci 4K dan Performa Kelas Flagship