Musisi sekaligus aktor Tanah Air, Sal Priadi, baru-baru ini menyuarakan keresahannya lewat media sosial. Lewat unggahan di Instagram Story, pelantun lagu Amin Paling Serius itu menyoroti etika promotor dalam mencantumkan nama artis di daftar penampil sebuah acara.
Sal yang dikenal idealis dan vokal soal profesionalisme di industri hiburan ini menegaskan, banyak pihak sering kali asal menampilkan nama musisi tanpa konfirmasi resmi terlebih dahulu.
Ia menilai praktik semacam itu bukan hanya tidak etis, tetapi juga bisa menyesatkan publik dan merugikan banyak pihak.
Sal Priadi Soroti Etika Pencantuman Nama Artis
Dalam unggahannya, Sal Priadi memberikan peringatan tegas kepada penyelenggara acara agar tidak sembarangan mencantumkan nama musisi sebagai bagian dari line-up. Menurutnya, pencantuman nama hanya boleh dilakukan setelah semua proses resmi terselesaikan dengan baik.
“Mencantumkan nama seorang talent sebagai bagian dari line-up hanya dapat dilakukan setelah seluruh proses booking dan konfirmasi resmi selesai,” tulis Sal Priadi.
Ia memahami jika promotor memiliki strategi promosi tertentu, seperti ingin mengumumkan line-up lebih awal untuk menarik perhatian penonton. Namun, menurut Sal, hal itu tetap harus melalui izin dari pihak artis atau manajemen yang bersangkutan.
“Jika dalam proses promosi penyelenggara perlu mengumumkan line-up lebih awal, izin dari pihak talent tetap wajib diperoleh terlebih dahulu,” lanjutnya.
Kritik terhadap Promosi “Survei Minat Penonton”
Tak hanya soal pencantuman nama, Sal juga menyoroti praktik promosi lain yang menurutnya berisiko menimbulkan kesalahpahaman publik. Salah satunya adalah konten promosi yang dikemas sebagai survei minat penonton, namun disertai dengan tautan pembelian tiket.
“Sangat dapat dipahami bila ada bentuk konten yang sifatnya survei minat audiens. Namun cara komunikasinya, terutama melalui caption dan tautan, harus dijaga agar tidak menimbulkan miskonsepsi, terlebih jika sudah disertai tautan pembelian tiket,” jelasnya.
Menurut Sal, gaya promosi seperti itu berpotensi menyesatkan publik dan bisa merugikan semua pihak—baik penonton yang terkecoh, maupun artis yang namanya dicatut tanpa seizin mereka.
“Hal seperti ini berpotensi menyesatkan publik dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Pesan Penutup: “Berbahaya Kali Itu Kawan”
Di akhir unggahannya, Sal Priadi menyampaikan pesan tajam namun tetap dengan gaya khasnya yang santai. Ia mengajak semua pihak di industri hiburan untuk saling menghormati dan menjaga profesionalisme.
“Berbahaya kali itu kawan. Kita saling jaga,” tulis Sal sebagai penutup.
Hingga kini, Sal Priadi belum memberikan klarifikasi apakah sindiran tersebut berkaitan dengan dirinya secara langsung atau merupakan bentuk keprihatinan terhadap kasus serupa yang mungkin pernah menimpa musisi lain.
Namun, pesan yang ia sampaikan dianggap relevan dan menjadi pengingat penting bagi penyelenggara acara agar lebih berhati-hati dalam melakukan promosi.
Baca Juga
-
Intip 4 Gaya OOTD ala Lisa BLACKPINK saat Liburan di Bali, Effortless Abis!
-
4 Ide Gaya OOTD Dress ala Joy Red Velvet, Tampil Manis di Semua Kesempatan!
-
Unggahan Sheila Dara untuk Ultah Vidi Aldiano Bikin Warganet Mewek
-
Beby Tsabina Ungkap Peran Menantang di Film Emmy: Harus Pegang Senjata!
-
4 Ide Daily Outfit Feminin ala Park Min Young, Tampil Chic dan Elegan!
Artikel Terkait
-
Merajuk? Sal Priadi Berhenti Nyanyi Lagu Sedih Setelah Disuruh Diam
-
Sal Priadi Singgung Etika Pencantuman Nama Artis di Line Up Acara Musik
-
Addie MS Rayakan 30 Tahun Twilite Chorus dengan 'Wall of Sound' Menggugah
-
Viral! Rose BLACKPINK Santap Nasi Goreng dan Sate, Bikin Blink Makin Gemas
-
Boyband TREASURE Siap Gelar Konser 2 Hari di Jakarta Tahun Depan, Ini Detailnya
Entertainment
-
Rilis Trailer Supergirl, Krypto Sekarat hingga Pencarian Jati Diri Kara
-
Bukan April Mop, Taeyang BIGBANG Goda Fans dengan Pengumuman Comeback Solo
-
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Realitas di Balik Industri Hiburan
-
Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi
-
5 Drama Korea Terpopuler di Bulan Maret 2026, Ada Drama Baru Ju Ji-hoon
Terkini
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia
-
Pantai Panjang Bengkulu: Pasirnya Putih, Ombaknya Panjang, Bikin Betah Sampai Lupa Pulang!