Serial Alice in Borderland sudah resmi berakhir. Setelah berhasil meraup kesuksesan pada musim pertama, dua musim tambahan dari serial Jepang ini dipesan dan sudah resmi tayang Netflix pada Desember 2022 dan September 2025.
Meski akhir dari musim ketiga Alice in Borderland menghadirkan penutup untuk kisah Arisu (Kento Yamazaki), harapan untuk musim keempat tetap ada.
Hal tersebut mencuat setelah adegan terakhir season 3 memamerkan seorang pelayan restoran di Los Angeles dengan tanda nama "Alice", yang mengisyaratkan sebuah spin-off Amerika dengan karakter utama baru yang diberi nama Alice.
Selain itu, Kento Yamazaki dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada 25 September 2025, menjelaskan bahwa ia akan merasa senang untuk kembali bila Alice in Borderland dilanjut ke musim keempat.
Namun, harapan tersebut harus pupus. Netflix dilaporkan telah membatalkan Alice in Borderland usai tiga musim.
Menurut layanan streaming tersebut, "musim ketiga dan terakhir Alice in Borderland" sudah mendapatkan 25 juta penonton sepanjang periode enam bulan dari Juli 2025 hingga Desember 2025.
Netflix tak memberikan detail lebih lanjut terkait alasan berakhirnya serial bergenre thriller fiksi ilmiah ini setelah penayangan tiga musim.
Serial Jepang ini pertama kali tayang di Netflix pada 10 Desember 2020. Thriller fiksi ilmiah menjadi sebuah hasil adaptasi manga yang diberi tajuk serupa dengan berfokus pada kisah Arisu (Kento Yamazaki), pemuda cerdas yang mengasingkan diri untuk bermain video game.
Namun, ia dengan warga lainnya tiba-tiba mendapat serangan meteor. Saat sadar, ia justru berada di negeri berbahaya, yang disebut Borderland. Arisu harus bertahan hidup dengan mengikuti berbagai permainan mematikan.
Meski Alice in Borderland sudah berakhir, serial Netflix itu setidaknya rampung dengan performa yang baik. Serial thriller fiksi ilmiah ini mendapatkan 25,3 juta penonton sepanjang periode enam bulan Juli 2025 hingga Desember 2025.
Serial Jepang ini juga memiliki performa lebih baik dibanding serial TV seperti Black Rabbit yang dimainkan oleh Jude Law dan Jason Bateman, yang mendapatkan capaian 24,6 juta penonton, dan House of Guinness yang gelap, yang meraup total 23,5 juta penonton pada paruh kedua 2025.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
-
Servis Mematikan Farhan Halim di Liga Voli Jepang, Pemain Lawan Melongo
-
Sinopsis Saikai: Silent Truth, Drama Terbaru Ryoma Takeuchi dan Mao Inoue
-
Sejarah Manchester United Siap Diangkat Jadi Serial Drama, Keuntungannya Ditaksir Jutaan Pound
-
4 Drama Kolaborasi Artis Korea dan Jepang yang Tayang di Netflix
-
Produser Bocorkan Kisah Bridgerton Musim 5 dan 6 Jelang Rilis Musim 4
Entertainment
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
Terkini
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial