Lintang Siltya Utami | Yas Julia
Potret Catherine O’Hara di Film Home Alone (Imdb.com)
Yas Julia

Kabar duka datang dari dunia hiburan internasional. Catherine O’Hara, aktris Kanada-Amerika yang namanya melekat kuat di ingatan publik lewat perannya sebagai Kate McCallister, ibu Kevin dalam film Home Alone, meninggal dunia pada usia 71 tahun.

Melansir dari laman Variety pada Sabtu (31/1) Catherine O’Hara mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Los Angeles pada Jumat (30/1/2026) waktu setempat, setelah mengalami sakit singkat.

Kepergian Catherine O’Hara bukan hanya kehilangan bagi industri film dan televisi, tetapi juga bagi jutaan penonton lintas generasi yang tumbuh bersama karya-karyanya. Sosoknya bukan sekadar aktris pendukung, melainkan figur ibu, sahabat, dan karakter unik yang selalu berhasil mencuri perhatian meski tak selalu berada di pusat cerita.

Nama Catherine O’Hara mulai dikenal luas sejak akhir 1970-an saat ia tampil dalam serial komedi sketsa legendaris Kanada, Second City Television (SCTV). Di sana, bakat komedinya berkembang pesat bersama para komedian besar seperti Eugene Levy. Gaya humornya yang cerdas, ekspresif, dan penuh karakter membuatnya cepat menonjol. Dari panggung komedi itulah, O’Hara membuka jalan menuju karier panjang yang membentang lebih dari lima dekade.

Prestasinya di dunia televisi tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia meraih Emmy Award pertamanya berkat SCTV, lalu kembali mencatat sejarah lewat serial Schitt’s Creek. Perannya sebagai Moira Rose, eksentrik, dramatis, dan tak terlupakan, membuatnya kembali mencuri perhatian generasi baru penonton. Serial tersebut bukan hanya sukses besar, tetapi juga menegaskan bahwa Catherine O’Hara adalah aktris dengan jangkauan peran yang luar biasa.

Di layar lebar, wajah O’Hara juga akrab lewat sejumlah film ikonik. Beetlejuice, After Hours, hingga Home Alone dan Home Alone 2: Lost in New York menjadi bukti kuat kontribusinya dalam perfilman Hollywood. Peran Kate McCallister mungkin terlihat sederhana, namun justru di situlah kekuatannya. Ia menghadirkan sosok ibu yang panik, penuh kasih, dan sangat manusiawi, karakter yang membuat cerita Home Alone terasa lebih hangat dan emosional.

Tak hanya tampil di depan kamera, O’Hara juga dikenal lewat suara khasnya dalam film animasi populer seperti The Nightmare Before Christmas dan Chicken Little. Bahkan hingga tahun-tahun terakhir hidupnya, ia masih aktif berkarya. Ia kembali memerankan Delia Deetz dalam sekuel Beetlejuice Beetlejuice dan terlibat dalam film laga Argylle, membuktikan dedikasinya yang tak pernah padam.

Salah satu hal yang paling menyentuh dari kepergian O’Hara adalah hubungan hangatnya dengan Macaulay Culkin, lawan mainnya di Home Alone. Keduanya tetap menjalin kedekatan di luar layar selama bertahun-tahun. Momen O’Hara memberikan penghormatan saat Culkin menerima bintang di Hollywood Walk of Fame pada 2023 menjadi kenangan manis yang kini terasa semakin emosional.

Culkin pun mengungkapkan kesedihannya lewat pesan menyentuh di media sosial. Ungkapan rindunya menggambarkan betapa besar arti Catherine O’Hara dalam hidupnya, bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi sebagai sosok ibu kedua.

Kepergian Catherine O’Hara meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi. Namun karya-karyanya akan terus hidup, diputar ulang setiap musim liburan dan dikenang dengan penuh cinta. Ia mungkin telah pergi, tetapi kehangatan, tawa, dan emosi yang ia tinggalkan akan selalu menjadi bagian dari ingatan kita.

Selamat jalan, Catherine O’Hara. Terima kasih telah menjadi “ibu” bagi begitu banyak penonton di seluruh dunia.