Aktor Kim Seon Ho kembali menjadi perbincangan publik usai namanya terseret isu tidak menyenangkan. Pemeran Joo Ho Jin dalam serial terbaru Netflix, Can This Love Be Translated?, itu disebut-sebut terlibat dugaan penggelapan pajak. Kabar tersebut langsung menarik perhatian penggemar dan industri hiburan Korea Selatan.
Isu ini mencuat hampir bersamaan dengan kabar serupa yang sebelumnya menimpa Cha Eun Woo, rekan satu agensi Kim Seon Ho di Fantagio. Kesamaan kasus tersebut membuat publik semakin penasaran dengan kronologi di balik tuduhan yang beredar.
Laporan Media dan Awal Kecurigaan
Pada Minggu (1/2/2026), media Korea Sports Kyunghyang melaporkan hasil penelusurannya terkait kepemilikan perusahaan perseorangan oleh Kim Seon Ho. Disebutkan bahwa aktor tersebut mendirikan sebuah perusahaan pada Januari 2024 yang bergerak di berbagai bidang industri hiburan. Perusahaan tersebut dikabarkan menangani aktivitas iklan, produksi konten, konsultasi sumber daya manusia, hingga penyewaan properti.
Dalam struktur manajemennya, Kim Seon Ho menjabat sebagai CEO, sementara kedua orang tuanya tercatat sebagai bagian dari jajaran direksi. Kombinasi struktur perusahaan inilah yang kemudian memicu kecurigaan publik. Kim Seon Ho disebut menggaji orang tuanya dengan nominal jutaan won setiap bulan melalui rekening perusahaan.
Dana tersebut lalu diduga ditransfer kembali kepada Kim Seon Ho. Selain itu, muncul klaim bahwa kartu kredit perusahaan digunakan untuk kebutuhan pribadi. Dari rangkaian informasi tersebut, timbul dugaan bahwa perusahaan perseorangan itu dimanfaatkan untuk meningkatkan aset serta pendapatan pribadi, sekaligus menghindari kewajiban pajak.
Klarifikasi Resmi dari Fantagio
Pada hari yang sama dengan beredarnya laporan tersebut, Fantagio selaku agensi Kim Seon Ho langsung merilis pernyataan resmi untuk meluruskan isu yang berkembang. Agensi menegaskan bahwa Kim Seon Ho terikat kontrak eksklusif dengan Fantagio sejak Maret 2025 dan menjalankan seluruh aktivitas profesionalnya atas nama pribadi.
Fantagio juga memastikan bahwa sang aktor selalu patuh terhadap aturan hukum dan perpajakan selama berada di bawah naungan mereka. Menurut agensi, tidak pernah ada permasalahan kontrak maupun aktivitas antara Kim Seon Ho dan Fantagio.
Berikut pernyataan resmi Fantagio yang disampaikan tanpa perubahan isi:
"Halo, ini adalah agensi Kim Seon Ho, Fantagio.
Kami ingin mengeluarkan pernyataan resmi terkait laporan yang dirilis hari ini mengenai pengoperasian perusahaan perseorangan oleh Kim Seon Ho.
Kim Seon Ho saat ini menjalankan aktivitasnya berdasarkan kontrak eksklusif yang ditandatangani dengan Fantagio atas nama pribadi, dan ia dengan tekun mengikuti semua prosedur hukum dan perpajakan yang berkaitan dengan hubungan kontrak dan aktivitasnya saat ini. Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada masalah sama sekali terkait kontrak atau aktivitas antara Kim Seon Ho dan Fantagio.
Perusahaan perseorangan yang disebutkan dalam laporan tersebut didirikan pada masa lalu semata-mata untuk tujuan produksi teater dan aktivitas terkait teater, dan tidak pernah dibuat dengan niat untuk penghindaran pajak atau penggelapan pajak. Namun, setelah Kim Seon Ho pindah ke Fantagio, operasi bisnis aktual di bawah perusahaan tersebut dihentikan sekitar satu tahun yang lalu, dan perusahaan saat ini sedang dalam proses pembubaran resmi sesuai dengan undang-undang dan prosedur yang berlaku.
Ke depannya, kami akan terus mematuhi semua undang-undang dan prosedur yang berlaku dalam setiap aspek kegiatan kami, dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan karier aktor tersebut dapat berjalan tanpa kesalahpahaman yang tidak perlu. Terima kasih."
Status Perusahaan Perseorangan Kim Seon Ho
Fantagio membenarkan bahwa Kim Seon Ho memang pernah memiliki perusahaan perseorangan yang digunakan untuk mendukung aktivitas teater pada masa lalu. Namun, agensi menegaskan bahwa perusahaan tersebut tidak pernah didirikan dengan tujuan menghindari atau menggelapkan pajak.
Setelah Kim Seon Ho resmi bergabung dengan Fantagio, aktivitas bisnis perusahaan perseorangan itu diklaim telah dihentikan sekitar satu tahun lalu. Saat ini, perusahaan tersebut sedang menjalani proses pembubaran resmi sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Dengan adanya klarifikasi dari Fantagio, tuduhan bahwa Kim Seon Ho sengaja mendirikan perusahaan untuk menghindari pajak dibantah secara tegas. Meski begitu, isu ini tetap menjadi perhatian publik mengingat sensitivitas topik pajak di industri hiburan Korea. Hingga kini, Fantagio menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi serta memastikan karier Kim Seon Ho berjalan tanpa kesalahpahaman yang berlarut-larut.
Baca Juga
-
Casual Goals! 4 Ide Outfit Harian ala Baila No Na yang Mudah Ditiru
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Kenny Austin Lindungi Amanda Manopo dari Komentar Jahat: Don't Worry
-
Noah Centineo Ambil Peran Ikonik Sylvester Stallone di Prekuel John Rambo
-
Buntut Laporan soal Fitnah Anak oleh Ruben Onsu, Sarwendah Diperiksa
Artikel Terkait
-
Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Jumlah Aktivasi Akun Coretax Nyaris 13 Juta
-
KPK Panggil 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak, Mayoritas Berasal dari PT Wanatiara Persada
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Kronologi Kim Seon Ho Terseret Dugaan Penggelapan Pajak hingga Agensi Klarifikasi
-
Bagaimana Cara Menghindari Pajak Progresif Setelah Menjual Kendaraan?
Entertainment
-
Inara Rusli Sambangi Komnas PA, Laporkan Virgoun soal Bawa Anak Tanpa Izin?
-
5 Drama Korea Baru Februari 2026, Ada Our Universe hingga Bloody Flower
-
Aniplex Akuisisi EGG FIRM, Industri Anime Masuki Babak Konsolidasi Baru
-
Sinopsis Film Kupilih Jalur Langit, Ketika Pernikahan Tak Selalu Indah
-
Golden dari KPop Demon Hunters Jadi Lagu K-pop Pertama yang Menang Grammy Awards
Terkini
-
Ivar Jenner Tinggalkan FC Utrecht Meski Kontrak Belum Habis, Ada Apa?
-
Rekomendasi HP Vivo 5G di 2026: dari Midrange Sampai Premium
-
Masa Depan Perburuhan di Tengah Otomatisasi dan AI
-
Pamer Perut Rata! 4 Ide Crop Top ala Lisa BLACKPINK yang Super Trendy
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud