Hayuning Ratri Hapsari | Rana Fayola R.
Ivar Jenner tampil sebagai kapten Timnas Indonesia U-22 saat menjalani laga uji coba kontra Mali. (ANTARA FOTO/Fauzan.)
Rana Fayola R.

Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa, gelandang andalan Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan FC Utrecht, resmi menyepakati pengakhiran kontrak lebih awal. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh pihak klub asal Belanda tersebut melalui laman resminya pada hari Senin, 2 Februari 2026.

Keputusan ini tergolong tidak biasa karena sejatinya pemain kelahiran Belanda tersebut masih memiliki masa bakti hingga akhir musim ini. Namun, dinamika di dalam tim membuat kedua belah pihak memilih jalan untuk berpisah di bursa transfer musim dingin ini.

Penyebab utama di balik keputusan besar ini adalah durasi bermain yang sangat terbatas bagi Jenner di skuad Utrecht. Sebagai pemain muda yang sedang dalam masa pertumbuhan, menit bermain reguler menjadi prioritas utama bagi gelandang berusia 22 tahun tersebut.

Manajer Teknik dan Kepala Pemandu Bakat FC Utrecht, Jeffrey Kooistra, menjelaskan bahwa Ivar adalah sosok yang sangat kompetitif. Ia memiliki ambisi besar untuk selalu merumput di setiap pekan pertandingan.

Kooistra mengungkapkan bahwa manajemen klub memahami kebutuhan sang pemain untuk berkembang di lapangan. Oleh karena itu, diskusi intensif dilakukan untuk mencari jalan keluar terbaik bagi masa depan sang gelandang.

"Dia adalah anggota klub yang ingin bermain di setiap pekan, terutama karena usianya. Kami berusaha bersama untuk mencari solusi, dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kontrak Ivar," ujar Kooistra, melansir Antara News pada Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut, pihak klub memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja Jenner selama ini. Sejak bergabung, pemain keturunan Jember ini dikenal sebagai sosok yang disiplin dan memberikan segalanya untuk tim.

Kooistra menambahkan pujian terhadap sikap Jenner yang tetap tenang meski situasi di klub sedang tidak berpihak kepadanya. Profesionalisme ini menjadi catatan positif bagi citra sang pemain di mata manajemen.

"Sepanjang waktunya di klub, dia selalu menjadi seorang profesional yang patut dicontoh, baik di saat senang maupun susah. Kami berterima kasih atas komitmennya yang luar biasa dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan," sambungnya.

Perjalanan Karier dan Prospek Masa Depan Ivar Jenner

Ivar Jenner sendiri bukanlah sosok baru di FC Utrecht. Ia telah menimba ilmu di sana sejak musim panas 2016, setelah memutuskan pindah dari akademi raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, pada usia 15 tahun.

Selama hampir satu dekade di Utrecht, ia berhasil menembus berbagai kelompok umur hingga akhirnya dipromosikan ke Jong Utrecht (U-21) pada musim 2024/25. Ia terus menunjukkan progres yang menjanjikan di kasta kedua Liga Belanda.

Pada musim ini saja, Ivar tercatat telah tampil sebanyak 14 pertandingan bersama Jong Utrecht. Dari total 577 menit bermain tersebut, ia berhasil menyumbangkan satu gol untuk timnya.

Namun, pencapaian tersebut dirasa belum cukup bagi pemain sekelas Jenner yang sudah memiliki pengalaman internasional tinggi bersama Timnas Indonesia. Ia membutuhkan panggung yang lebih besar untuk mematangkan kemampuannya.

Bersama skuad Garuda, Ivar Jenner merupakan pilar utama di lini tengah sejak era kepelatihan Shin Tae-yong. Ia sudah mengantongi lebih dari 20 caps dan menjadi starter reguler di ajang bergengsi seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ivar juga dikenal memiliki tendangan jarak jauh yang mematikan, terbukti saat ia mencetak gol krusial ke gawang Irak pada Piala Asia U-23 2024. Perannya sebagai jenderal lapangan tengah menjadikannya pemain yang tak tergantikan di tim nasional.

Kini, dengan status bebas agen, masa depan Ivar Jenner menjadi perbincangan hangat. Muncul spekulasi apakah ia akan tetap berkarier di Eropa atau mengikuti tren diaspora lainnya yang kembali ke tanah air atau pindah ke liga lain.

Melihat tren saat ini, banyak pemain diaspora yang mulai melirik peluang baru, seperti Maarten Paes yang ke Ajax atau kepindahan pemain ke BRI Super League. Jenner kini memiliki kebebasan penuh untuk menentukan pelabuhan karier berikutnya demi menjaga performa jelang FIFA Series Maret 2026 dan Piala Asia 2027.