Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
The Elusive Samurai (YouTube/aniplex)
Anggia Khofifah P

Mengutip Anime News Network, edisi ke-12 tahun ini dari majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha resmi mempublikasikan bab terakhir manga The Elusive Samurai (Nigejozu no Wakagimi) karya Yusei Matsui pada hari Senin.

Dengan demikian, perjalanan serial yang telah berjalan selama lima tahun itu akhirnya mencapai penutupnya secara resmi dan tuntas.

Yusei Matsui, yang sebelumnya dikenal lewat karya Majin Tantei Nogami Neuro dan Assassination Classroom, meluncurkan The Elusive Samurai di Weekly Shonen Jump pada Januari 2021.

Sejak awal terbit, manga ini menarik perhatian pembaca berkat pendekatan uniknya terhadap kisah sejarah Jepang, dipadukan dengan gaya penceritaan khas Matsui yang memadukan aksi, strategi, dan sentuhan humor gelap.

Volume ke-24 manga ini dijadwalkan rilis pada 4 Maret, disusul volume ke-25 pada 1 Mei, volume ke-26 pada 4 Agustus, dan volume ke-27 yang menjadi volume terakhir pada 2 Oktober.

Selama masa serialisasinya, pembaca internasional juga dapat mengikuti kisah ini secara digital karena Viz Media dan MANGA Plus merilis bab-bab terbaru dalam bahasa Inggris secara simultan dengan jadwal terbit di Jepang.

Secara cerita, bab 238 menjadi penutup sekaligus klimaks dari epilog yang telah dimulai pada bab sebelumnya. Bagian akhir ini mengungkap nasib klan Hojo setelah kematian Tokiyuki Hojo, sang protagonis. Setelah gugur secara heroik, para pengikut setianya memilih jalan hidup masing-masing. Mereka meneruskan semangat dan warisan klan Hojo, baik secara spiritual maupun melalui garis keturunan.

Dalam perjalanan sejarah Jepang yang panjang, berbagai cabang keluarga Hojo tetap eksis dan bahkan menorehkan nama pada era-era berbeda. Penutup ini menegaskan bahwa seluruh pengorbanan Tokiyuki tidak sia-sia, karena warisannya terus hidup melampaui zamannya.

Namun, elemen paling menarik dari akhir cerita justru terletak pada nasib Tokiyuki sendiri di alam baka. Diceritakan bahwa setelah kematiannya, ia terbangun kembali di neraka.

Dalam interpretasi unik khas Matsui, hampir semua manusia masuk neraka karena setidaknya pernah membunuh makhluk hidup seperti serangga, sementara hanya "non-carnivorous micro organism" yang dapat menuju surga, yang bahkan tidak digambarkan sebagai tempat ideal seperti yang selama ini dijanjikan.

Di sana, Tokiyuki bertemu kembali dengan Yorishige dan mengetahui bahwa neraka berada dalam kondisi perang tanpa henti. Alih-alih menyesal, ia justru bersemangat untuk kembali bertempur, menghadirkan akhir yang selaras dengan karakternya sebagai sosok yang mencintai pertempuran dan strategi.

Berakhirnya The Elusive Samurai menjadikannya salah satu dari tiga serial besar yang tamat di Weekly Shonen Jump pada 2026. Namun, berbeda dari beberapa judul lain yang dihentikan lebih cepat, karya Matsui ini berakhir secara natural sesuai rencana cerita, bukan karena pembatalan mendadak. Hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi para penggemar yang telah mengikuti kisahnya sejak awal.

Dari sisi prestasi, The Elusive Samurai juga mencatat pencapaian membanggakan dengan memenangkan Shogakukan Manga Award ke-69 pada 2024. Popularitasnya turut mendorong adaptasi anime televisi yang tayang perdana pada Juli 2024.

Kabar baiknya, meskipun versi manganya telah tamat, adaptasi animenya masih akan berlanjut. Pada ajang Jump Festa 2026 yang digelar 21 Desember 2025, diumumkan bahwa musim kedua anime ini akan tayang pada Juli 2026 di blok program Noitamina milik Fuji TV.

Sebelum musim terbaru tersebut hadir, musim pertama akan ditayangkan ulang mulai April 2026 di slot yang sama. Acara tersebut juga memperlihatkan teaser visual dan video untuk Season 2 yang mengisyaratkan kemunculan karakter Sasaki Mima.

Dengan berakhirnya kisah di halaman manga dan berlanjutnya adaptasi anime, The Elusive Samurai menutup satu bab penting dalam sejarah Weekly Shonen Jump sekaligus membuka babak baru di layar kaca.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS