TV zaman sekarang memang makin tipis, makin canggih, tapi ada satu hal yang sering dikorbankan, yaitu kualitas suara. Layar sudah 4K bahkan 8K, warnanya tajam, kontrasnya cakep, tapi begitu nonton film action, ledakan terasa datar, dialog kurang jelas, dan bass hampir tak terdengar. Di sinilah soundbar mengambil peran penting sebagai solusi praktis tanpa harus pasang home theater yang ribet kabelnya.
Tahun 2026, pasar soundbar kelas dua jutaan makin menarik. Dulu, harga segini identik dengan speaker biasa yang sekadar lebih keras dari TV. Sekarang ceritanya beda. Di rentang Rp2–3 jutaan, kita sudah bisa dapat konfigurasi 2.1 bahkan 3.1 channel, subwoofer wireless, dukungan Dolby Digital, sampai fitur peningkat dialog berbasis AI. Artinya, upgrade suara TV tidak lagi harus mahal.
Lalu pertanyaannya, soundbar mana yang paling masuk akal untuk dibeli? Dari sekian banyak pilihan, ada lima model yang paling sering direkomendasikan karena kombinasi kualitas suara, fitur, dan harga yang seimbang.
1. Polk Audio Signa S2
Kalau kamu tipe pengguna yang ingin suara film terasa lebih mewah tanpa pusing setting, Polk Audio Signa S2 adalah pilihan paling aman. Soundbar ini mengusung konfigurasi 2.1 channel dengan subwoofer wireless dan dukungan Dolby Digital 5.1 decoding. Meski bodinya ramping, efek surround-nya terasa luas, terutama saat menonton film action atau serial dengan banyak efek latar.
Fitur yang paling menarik adalah Voice Adjust Technology. Banyak soundbar murah gagal di bagian ini, dialog sering kalah oleh musik atau suara ledakan. Di Signa S2, level vokal bisa diatur terpisah sehingga suara aktor tetap jernih tanpa perlu menaikkan volume berlebihan. Cocok buat yang sering nonton tengah malam tanpa ingin mengganggu orang rumah.
Soal konektivitas, semuanya sudah lengkap, HDMI ARC, optical, AUX, sampai Bluetooth. Tinggal colok satu kabel, langsung beres. Dengan harga sekitar Rp2,4 jutaan, Signa S2 terasa seperti standar ideal untuk pengguna pemula.
2. JBL Cinema SB550
Beda karakter dengan Polk, JBL Cinema SB550 lebih mengutamakan tenaga. Konfigurasi 3.1 channel dengan dedicated center channel membuat dialog benar-benar terpisah dari efek lain. Total output 250 watt RMS terasa besar untuk ruang keluarga ukuran sedang.
Karakter bass-nya khas JBL: tebal, punchy, tapi tetap detail. Saat nonton konser atau main game konsol, dentumannya terasa hidup. Bluetooth 5.3 membuat koneksi lebih stabil dengan delay rendah, jadi aman buat streaming musik dari ponsel.
Instalasinya juga ramah pemula. Cukup satu kabel HDMI ARC, tidak perlu setting macam-macam. Di harga sekitar Rp2,5 jutaan, SB550 cocok buat pengguna yang ingin sensasi lebih menggelegar.
3. Simbada CST 906N Plus
Model ini beda jalur. Simbada CST 906N Plus bukan cuma soundbar TV, tapi paket hiburan keluarga lengkap. Di dalam boks sudah ada dua mic wireless UHF, jadi langsung bisa dipakai karaoke tanpa beli aksesori tambahan.
Konfigurasi dual subwoofer membuat bass terasa lebih besar dibanding soundbar biasa. Output 120 watt RMS memang tidak setinggi JBL atau Sony, tapi karakternya cocok untuk acara kumpul, nonton bareng, atau pesta kecil di rumah.
Port-nya super lengkap: HDMI, optical, USB, AUX, Bluetooth. Desainnya juga lebih ke arah home theater, bukan soundbar tipis minimalis. Dengan harga sekitar Rp2,59 jutaan, ini pilihan menarik buat yang ingin fungsi all-in-one.
4. Samsung HW-B450F
Buat yang lebih nyaman dengan ekosistem brand besar, Samsung HW-B450F menawarkan pendekatan praktis. Konfigurasi 2.1 channel dengan subwoofer wireless sudah cukup untuk mengangkat kualitas audio TV secara signifikan.
Fitur Adaptive Sound Lite otomatis menyesuaikan karakter suara sesuai konten. Nonton berita, film, atau main game, profil audionya akan berubah sendiri. Ada juga Bass Boost dan Voice Enhance Mode untuk memastikan dialog tetap jelas.
Tipikal produk Samsung: tidak aneh-aneh, tapi stabil dan mudah dipakai. Desainnya ringkas, cocok untuk ruang minimalis. Harganya sedikit di atas dua jutaan, namun sepadan dengan kemudahan yang ditawarkan.
5. Sony HT-S400
Kalau mencari yang paling mendekati pengalaman bioskop, Sony HT-S400 sering disebut juaranya. Total output 330 watt RMS dipadukan teknologi S-Force Pro Front Surround membuat suara terasa memenuhi ruangan.
Subwoofer wireless-nya besar dan bertenaga, cocok buat film action maupun konser musik. Teknologi X-Balanced Speaker Unit menjaga vokal tetap jernih meski volume tinggi, tidak cempreng atau pecah.
Memang harganya sedikit lebih mahal di kisaran Rp3,2–3,3 jutaan, tapi kualitas yang didapat terasa beda kelas. Buat yang serius soal audio, ini investasi yang masuk akal.
Soundbar bukan sekadar speaker tambahan. Ini adalah cara paling sederhana untuk membuat TV terasa naik kelas. Tidak semua orang butuh yang paling mahal. Ada yang butuh dialog jelas untuk drama, ada yang mengejar bass untuk film aksi, ada juga yang ingin sekalian karaoke.
Tag
Baca Juga
-
Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Game dan Kerja
-
Review Lenovo IdeaPad 5 2-in-1: Fleksibel dan Kencang, Apakah Worth It?
-
Review Infinix Note 60: HP MidRange Rasa Flagship di Harga 4 Jutaan
-
5 Digicam Terbaik 2026 Harga Rp23 Jutaan, Cocok untuk Foto Estetik
-
7 Laptop OLED Paling Worth It 2026, Cocok Buat Kerja Kantor dan Editing
Artikel Terkait
-
Terpopuler: 5 HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, Merek TV LED yang Awet
-
5 Merek TV LED yang Awet: Warna Jernih Tahan Lama Bertahun-tahun
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
The Invincible Dragon: Duel Kung Fu vs MMA, Malam Ini di Trans TV
-
Jumanji: The Next Level: Lebih Gila dari yang Pertama, Malam Ini di Trans TV
Lifestyle
-
Anti Lemas di Hari Pertama Puasa, Ini 5 Tips Biar Tetap Semangat Seharian
-
Skincare Berbahan Algae untuk Kulit Sensitif: 4 Produk yang Wajib Dicoba!
-
Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Game dan Kerja
-
Anti Kesiangan! 3 Trik Alarm Smartphone Biar Gak Bablas Sahur Pertama
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
Terkini
-
Tulisan Nggak Laku: Mengapa Naskah Anda Belum Menemukan Pembacanya?
-
Bedah Literasi dan Ketangguhan Mental dalam Novel Harga Sebuah Percaya
-
Pentingnya Berpikir Skeptis Digital di Era Banjir Informasi
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Matahari dan Biji Kecil yang Kuat