Netflix resmi menolak untuk menaikkan tawaran akuisisi terhadap Warner Bros. Discovery. Penolakan itu diberikan usai dewan direksi WBD mengungkapkan bahwa tawaran terbaru Paramount Skydance sebagai "proposal yang lebih unggul."
Pernyataan dari dewan direksi perusahaan yang dikepalai oleh David Zaslav itu lantas membuat Netflix sesungguhnya memiliki empat hari sebelum memutuskan apakah pihaknya akan menaikkan atau tidak tawaran akuisisi.
Namun, seperti dilansir Variety pada Kamis (26/2/2026), CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters mengonfirmasi mereka tidak akan menaikkan nilai yang diberikan untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery.
"Transaksi yang kami negosiasikan dapat memberikan nilai bagi pemegang saham dengan jalur yang jelas ke persetujuan regulasi," ungkap CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, dalam pernyataan bersama mereka.
Dalam pernyataan itu, mereka juga mengucapkan terima kasih kepada David Zaslav, Gunnar Wiedenfels, Bruce Campbell, Brad Singer, dan Dewan WBD karena sudah menjalankan proses yang adil dan ketat.
"Kami yakin bahwa kami dapat menjadi pengelola yang kuat untuk merek-merek ikonis Warner Bros., dan bahwa kesepakatan kami akan mengukuhkan industri hiburan dan mempertahankan serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja produksi di AS," ungkap CEO Netflix.
"Namun transaksi ini selalu menjadi sesuatu yang 'baik untuk dimiliki' di harga yang tepat, bukan menjadi sesuatu yang 'wajib dimiliki' di harga berapa pun," lanjutnya.
Pernyataan itu kemudian berlanjut dengan memberikan penegasan bahwa bisnis Netflix saat ini tengah dalam kondisi yang sehat, kuat, dan terus tumbuh secara alami atas deretan konten dan layanan streaming unggulannya.
Sebagai upaya nyata, perusahaan memberikan rencana untuk menginvestasikan dana sekitar US$20 miliar pada tahun ini untuk menggarap berbagai film dan serial berkualitas agar dapat memperluas pilihan hiburan untuk para penggunanya.
Sesuai dengan kebijakan alokasi modal perusahaan, Netflix juga akan memberikan kembali program pembelian saham mereka.
Komitmen ini memberikan penegasan bahwa konsistensi perusahaan selama lebih dari dua dekade menjadi perusahaan publik untuk tetap fokus menyampaikan kepuasan untuk para anggota, mengembangkan bisnis dengan menguntungkan, dan meningkatkan nilai investasi untuk para pemegang saham pada jangka panjang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ada Badut Gendong, Sambut Idul Adha dengan 5 Film Baru di Bioskop!
-
Agensi Buka Suara soal Rumor Dowoon DAY6 dan Influencer: Tak Mau Komentar
-
5 Drama China Trope si Cewek Bucin Duluan, Ada Drama dari Zhao Lusi!
-
Ada Hokum dan Pegasus 3, Intip 5 Film di Bioskop untuk Sambut Libur Panjang
-
Sukses Besar, Emily in Paris Resmi Berakhir di Season 6
Artikel Terkait
Entertainment
-
Anime Yuri!!! on ICE Siap Rayakan 10 Tahun dengan Berbagai Proyek Spesial
-
Kalahkan ITZY, Taeyong NCT Raih Trofi Pertama Music Show Lewat Lagu WYLD
-
Tayang 29 Mei, Yujeong dan Jaejun Bintangi Web Drama Subscription Romance
-
Tayang 26 Juni, Drakor Notes from the Last Row Sajikan Suasana Mencekam
-
Aktris Lee Ja Eun Beberkan Dugaan Pelecehan dan Tekanan dari Oknum Agensi
Terkini
-
Ulasan Film Normal: Aksi Neo Western Modern dengan Twist yang Mengejutkan!
-
51 Kisah di Buku Berjalan Jauh: Hangat Seperti Pelukan di Hari yang Panjang
-
OPPO Find X9s Resmi di Indonesia: Flagship Ringkas dengan Kamera Hasselblad
-
Flash Sale dan Tumpukan Sampah yang Tak Pernah Masuk Keranjang Belanja
-
Bermental Tangguh dan Berprinsip Teguh: Filosofi China di Buku Dao De Jing