Do Deewane Seher Mein menjadi film India bergenre romantis terbaru garapan sutradara Ravi Udyawar. Dibintangi Mrunal Thakur sebagai pemeran utama, film tersebut telah rilis pada 20 Februari 2026.
Film Do Deewane Seher Mein berkisah tentang dua insan yang saling bertentangan dalam cinta. Sebelum menyaksikan, simak dulu sinopsis dan daftar pemainnya berikut ini.
Sinopsis Do Deewane Seher Mein
Do Deewane Seher Mein menceritakan tentang Shashank Sharma yang berasal dari Patna, tinggal di Mumbai dan bekerja di sebuah perusahaan pemasaran. Dia kesulitan dengan kepercayaan dirinya karena ia mengucapkan ‘Sh’ sebagai ‘S’, yang seringkali menyebabkan situasi canggung.
Akibatnya, Shashank menghindari presentasi di tempat kerjanya. Suatu hari, orang tuanya datang ke kota dan mulai mencari jodoh untuknya. Kemudian, ia bertemu dengan Roshni Shrivastav yang bekerja di sebuah majalah.
Meskipun Roshni telah dengan jelas mengatakan kepada orang tuanya bahwa ia tidak tertarik pada pernikahan, namun mereka menipunya untuk bertemu Shashank.
Interaksi berjalan baik, tetapi yang snagat mengecewakan Shashank, Roshni menolaknya tanpa memberikan alasan. Yakin bahwa kesalahan pengucapannya mungkin telah merusak hubungan mereka, Shashank patah hati.
Bertekad untuk memahami mengapa Roshni menolaknya, ia mencoba untuk berhubungan kembali dengannya. Tanpa sepengetahuannya, Roshni sedang bergumul degan trauma-trauma yang belum terselesaikan.
Daftar pemain film Do Deewane Seher Mein
Selain Mrunal Thakur, film Do Deewane Seher Mein juga dibintangi oleh sederet aktor dan aktris India lainnya. Berikut ini daftarnya.
- Siddhant Chaturvedi sebagai Shashank Sharma
- Mrunal Thakur sebagai Roshni Shrivastav
- Sandeepa Dhar sebagai Naina
- Naveen Kaushik sebagai Shekhar Kaushik
- Ila Arun sebagai Ila Rastogi
- Joy Sengupta sebagai Adarsh Shrivastav
- Viraj Ghelani sebagai Anil
- Deepraj Rana sebagai Deepak Sharma
- Mona Ambegaonkar sebagai Sudha Sharma
- Achint Kaur sebagai Mandy
- Master Inesh Kotian sebagai Bittu
- Ayesha Raza Mishra sebagai Kusum Shrivastav
- Mark Parekh sebagai Dheeraj
Itulah sinopsis dan daftar pemain film Do Deewane Seher Mein. Film arahan Ravi Udyawar ini cukup bagus. Tidak ada kekerasan, bahkan protagonis pria tidak berjenggot dan menghormati wanita.
Do Deewane Sher Mein dihiasi dengan momen-momen yang membangkitkan senyum serta air mata.
Bagi kamu pencinta film romantis India, jangan sampai ketinggalan nonton film Do Deewane Seher Mein, ya!
Baca Juga
-
Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Sinopsis Legal Beat: Gyakuten no Houtei, Drama Jepang Terbaru Suzuka Ouji
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV
-
Sinopsis Ochitara Owari, Drama Terbaru Ugaki Misato dan Shinoda Mariko
Artikel Terkait
-
Sinopsis Assi, Film India yang Dibintangi Taapse Pannu dan Kani Kusruti
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Sinopsis Film Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Petualangan Misteri Berlatar Halloween
-
Fakta Film Spider-Man: Brand New Day, Daftar Pemain dan Jadwal Tayang
-
Sinopsis The Ultimate Duo: Film Bae Sung Woo dan Jung Ga Ram yang Baru Rilis Setelah 7 Tahun
Entertainment
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Nostalgia! NCT 127 Renungkan Perjalanan 10 Tahun di Video Trailer Call 127
-
Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?