Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
Key visual baru film anime Made in Abyss: Awakening Mystery (X/miabyss_anime)
Anggia Khofifah P

Serial anime populer Made in Abyss resmi mengumumkan kelanjutan ceritanya melalui proyek film terbaru berjudul Made in Abyss: Awakening Mystery (Mezameru Shinpi). Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 23 Oktober 2026, sekaligus menjadi bagian pertama (Part 1) dari trilogi film yang melanjutkan kisah anime tersebut.

Pengumuman ini turut disertai perilisan key visual terbaru yang menampilkan karakter utama seperti Riko, Reg, Nanachi, dan Faputa. Visual tersebut juga menghadirkan nuansa misterius yang menjadi ciri khas seri ini, dengan latar yang menggambarkan kedalaman Abyss serta bayangan konflik besar yang akan dihadapi para karakter.

Sebagai adaptasi dari manga karya Akihito Tsukushi, Made in Abyss telah mencatatkan kesuksesan besar dengan total lebih dari 22 juta kopi beredar di seluruh dunia. Sejak pertama kali diadaptasi menjadi anime televisi pada 2017, waralaba ini terus berkembang melalui berbagai proyek, termasuk film Dawn of the Deep Soul pada 2020 dan musim kedua bertajuk The Golden City of the Scorching Sun pada 2022.

Cerita Made in Abyss sendiri berpusat pada sebuah lubang raksasa misterius bernama Abyss, satu-satunya wilayah di dunia yang belum sepenuhnya dijelajahi manusia. Abyss dipenuhi makhluk aneh, relik kuno bernilai tinggi, serta bahaya mematikan yang mengintai setiap penjelajah. Mereka yang berani memasuki kedalaman tersebut dikenal sebagai Cave Raiders atau Delvers.

Tokoh utama, Riko, adalah seorang gadis yatim piatu yang tinggal di kota Orth, tepat di tepi Abyss. Ia bercita-cita menjadi penjelajah hebat seperti ibunya, Lyza. Perjalanannya dimulai ketika ia menemukan peluit putih milik sang ibu, yang mendorongnya untuk turun ke dalam Abyss demi mengungkap misteri besar yang tersembunyi di dalamnya. Dalam petualangannya, ia ditemani oleh Reg, robot misterius yang kehilangan ingatan, serta Nanachi dan Faputa yang kemudian bergabung dalam perjalanan mereka.

Film terbaru ini diperkirakan akan melanjutkan kisah setelah peristiwa di lapisan keenam Abyss, yang dikenal sebagai Capital of the Unreturned. Dengan bergabungnya Faputa dalam tim, perjalanan menuju lapisan berikutnya diyakini akan semakin penuh tantangan.

Proyek ini kembali digarap oleh tim kreatif yang telah berpengalaman dalam mengembangkan seri sebelumnya. Sutradara Masayuki Kojima kembali memimpin produksi di studio Kinema Citrus. Sementara itu, penulisan naskah ditangani oleh Hideyuki Kurata, dengan desain karakter oleh Kazuchika Kise dan Yuka Kuroda. Kehadiran tim lama ini diharapkan mampu menjaga konsistensi kualitas cerita dan visual yang telah menjadi ciri khas Made in Abyss.

Pengisi suara utama juga kembali menghidupkan karakter masing-masing, termasuk Miyu Tomita sebagai Riko, Mariya Ise sebagai Reg, Shiori Izawa sebagai Nanachi, serta Misaki Kuno sebagai Faputa.

Selain pengumuman film, Kadokawa juga mengungkapkan proyek lain dalam waralaba ini, termasuk game mobile berjudul Made in Abyss: An Irredeemable Journey of Mysteries yang telah membuka tahap pra-registrasi sejak 28 Maret. Tidak hanya itu, dua film kompilasi sebelumnya juga akan kembali diputar secara terbatas di bioskop Jepang mulai Mei, memberikan kesempatan bagi penggemar untuk kembali menikmati awal perjalanan Riko dan kawan-kawan di layar lebar.

Sejak awal kemunculannya, Made in Abyss dikenal sebagai anime yang mampu menggabungkan visual imut dengan cerita yang gelap dan kompleks. Kombinasi tersebut membuatnya berbeda dari banyak judul lain di genre petualangan. Dengan hadirnya trilogi film terbaru ini, penggemar dapat menantikan eksplorasi cerita yang belum sepenuhnya terungkap dalam alur utama, serta kualitas produksi yang semakin matang.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS