Lintang Siltya Utami | Ernik Budi Rahayu
Mino WINNER (mk.co.kr)
Ernik Budi Rahayu

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Song Min-ho, atau yang lebih dikenal sebagai Mino dari grup WINNER, resmi menghadiri sidang perdana atas dugaan pelanggaran kewajiban militernya.

Dilansir dari MAEL BUSINESS pada Selasa (21/4/2026), sidang yang dijalani oleh Mino ini pertama kalinya digelar pada 21 April 2026 di Pengadilan Distrik Barat Seoul. Dalam kemunculan pertamanya di hadapan publik ini, sang penyanyi terlihat mengenakan setelan hitam dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada wartawan.

"Saya minta maaf telah mengecewakan banyak orang," ujarnya singkat, sembari menundukkan kepala kepada awak media yang telah datang.

Kronologi Kasus Pelanggaran Wajib Militer yang dilakukan oleh Mino

Kasus ini bermula dari masa tugas Mino sebagai agen pelayanan sosial, yang dijalani sejak Maret 2023 hingga Desember 2024. Namun, selama periode tersebut, ia diduga tidak menjalankan tugas dengan semestinya. Tuduhan utama yang mencuat adalah ketidakhadiran tanpa izin selama total 102 hari. Keabsenan yang dilakukan oleh Mino ini merupakan jumlah yang cukup signifikan, mengingat masa dinasnya berlangsung sekitar 430 hari.

Bukan hanya itu, laporan juga menyebutkan bahwa absensi tersebut berkaitan dengan penggunaan cuti sakit, cuti tahunan, hingga rawat inap menjelang akhir masa tugas. Hal ini kemudian memicu penyelidikan dari Administrasi Tenaga Militer Korea Selatan, yang akhirnya berujung pada proses hukum.

Dalam sistem wajib militer Korea Selatan, aturan terkait kedisiplinan sangat ketat. Berdasarkan undang-undang yang berlaku, seseorang yang meninggalkan tugas selama delapan hari atau lebih tanpa alasan sah bisa menghadapi hukuman hingga tiga tahun penjara. Angka 102 hari tentu bukan pelanggaran kecil, sehingga kasus ini langsung menjadi perhatian publik.

Yang menarik, Mino tidak menghadapi kasus ini sendirian. Seorang manajer layanan bernama Lee juga turut didakwa dalam perkara yang sama. Keduanya diduga terlibat dalam pelanggaran yang berkaitan dengan kelalaian selama masa pelayanan.

Menjadi Pusat Perhatian Knetz

Kasus ini tentu menjadi pukulan besar bagi citra Mino, yang selama ini dikenal sebagai artis multitalenta. Sejak debut bersama WINNER pada 2014, Song Mino atau yang lebih dikenal dengan nama Mino adalah salah satu artis yang berada dibawah naungan YG Entertainment dan telah berhasil meraih popularitas lewat berbagai lagu hits seperti Empty, Really Really, dan Everyday. Selain aktif sebagai idol, Mino juga dikenal sebagai rapper, produser, hingga seniman visual.

Namun, seperti yang sering terjadi di industri hiburan Korea, isu wajib militer memang menjadi topik sensitif. Banyak selebritas sebelumnya juga pernah terseret kontroversi serupa, dan dampaknya tidak main-main yakni mulai dari penurunan popularitas hingga hiatus panjang dari dunia hiburan.

Di sisi lain, kasus ini juga membuka diskusi lebih luas tentang tekanan yang dihadapi publik figur dalam menjalani kewajiban negara. Di tengah jadwal padat dan sorotan publik, menjaga kedisiplinan tetap menjadi tuntutan yang tidak bisa ditawar.

Saat ini, proses hukum terhadap Mino masih berlangsung, dan publik pun menunggu bagaimana kelanjutan kasus ini. Apakah ia akan terbukti bersalah atau justru mampu memberikan klarifikasi yang mengubah arah perkara?

Yang jelas, kasus ini menjadi pengingat bahwa status selebritas tidak membuat seseorang kebal hukum. Justru, setiap langkah mereka sering kali berada di bawah pengawasan publik yang lebih ketat.

Bagaimana menurutmu? Apakah kasus ini akan berdampak besar pada karier Mino ke depannya, atau justru bisa menjadi titik balik untuk memperbaiki citranya?