Film anime terbaru berjudul The Ribbon Hero resmi diumumkan akan tayang secara global melalui Netflix pada Agustus mendatang, sekaligus menandai kembalinya salah satu karya legendaris Osamu Tezuka ke layar animasi setelah lebih dari dua dekade.
Film ini terinspirasi dari manga klasik Princess Knight atau Ribbon no Kishi, yang pertama kali terbit pada 1953 di majalah Shojo Club. Karya tersebut dikenal luas sebagai salah satu pionir genre shojo dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan komik serta anime bertema perempuan di Jepang. Cerita ini bahkan dianggap sebagai inspirasi bagi berbagai karya populer setelahnya.
Kisah Princess Knight berfokus pada karakter Putri Sapphire, seorang bangsawan yang lahir dengan dua hati: hati laki-laki dan perempuan. Dalam dunia kerajaan yang melarang perempuan naik takhta, Sapphire harus menyamar sebagai pangeran demi mempertahankan haknya sebagai pewaris. Ia kemudian menjalani kehidupan ganda sebagai bangsawan sekaligus pahlawan bertopeng yang dikenal sebagai Ribbon Knight.
Dalam versi terbarunya, The Ribbon Hero akan menghadirkan reinterpretasi modern dari kisah klasik tersebut. Meski detail cerita masih dirahasiakan, teaser visual yang telah dirilis memperlihatkan sosok sang heroine dengan pita merah mencolok sebagai simbol ikonik dari karakter Sapphire.
Tagline yang diusung, "I don't want to be the person others expect me to be (Aku tidak ingin menjadi sosok seperti yang diharapkan orang lain)," menggambarkan konflik batin tokoh utama yang berusaha menemukan jati diri.
Proyek ambisius ini disutradarai oleh Yuki Igarashi. Ia sebelumnya mendapat perhatian luas berkat kontribusinya dalam Jujutsu Kaisen serta proyek Star Wars: Visions episode "Lop and Ocho". The Ribbon Hero menjadi debutnya sebagai sutradara film panjang, menjadikannya salah satu proyek yang paling dinantikan dalam kariernya.
"Untuk film ini, aku mencurahkan rasa hormatku kepada Osamu Tezuka, pencipta Princess Knight, serta Ichizo Kobayashi dari Takarazuka Revue, yang menjadi akar dari karya ini, dan juga pada hiburan klasik terbaik yang mereka hadirkan ke dunia. Mereka pun menciptakan karya-karyanya dengan melewati berbagai kesulitan seperti penyakit menular dan perang, dan karya-karya tersebut menjadi fondasi dari budaya kita saat ini. Kepada semua orang yang hidup di era ini, aku berharap kalian dapat menikmati karya yang penuh semangat dan mendebarkan ini, yang menurutku merupakan bentuk 'hiburan arus utama' yang sesungguhnya," ujar Igarashi, dikutip dari Crunchyroll.
Dari sisi visual, desain karakter dipercayakan kepada Kei Mochizuki, yang dikenal melalui karya-karyanya di industri game seperti Fate/Grand Order dan Touken Ranbu ONLINE. Ia bekerja sama dengan Mai Yoneyama sebagai kolaborator konsep karakter, sementara desain karakter animasi ditangani oleh Issei Arakaki. Untuk arah artistik, proyek ini menggandeng Cedric Herole.
Produksi animasi film ini ditangani oleh OUTLINE, studio yang dipimpin langsung oleh Yuki Igarashi. Studio ini dikenal mengusung pendekatan visual yang ekspresif serta fokus pada detail karakter dan world-building. Sementara itu, produksi secara keseluruhan didukung oleh Twin Engine, yang telah terlibat dalam berbagai proyek anime berkualitas tinggi.
Menariknya, ini merupakan adaptasi anime pertama dari Princess Knight dalam 27 tahun terakhir, setelah versi animasi pendek yang ditayangkan pada 1999. Sebelumnya, manga ini juga telah diadaptasi menjadi serial televisi pada 1967 hingga 1968 dengan total 52 episode. Dengan jarak waktu yang cukup panjang, kehadiran The Ribbon Hero menjadi momen penting untuk memperkenalkan kembali kisah klasik ini kepada generasi baru.
Baik penggemar lama maupun penonton baru dapat menantikan kisah Putri Sapphire yang dihidupkan kembali dalam balutan animasi segar pada Agustus mendatang di Netflix.
Baca Juga
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
-
Anime Assassin Reinkarnasi Karya Rui Tsukiyo Umumkan Season 2 Tayang 2027
-
Anime Love Unseen Beneath the Clear Night Sky Resmi Ungkap Jadwal Tayang
-
Shin Si Ah Dikabarkan Bintangi Drama Baru Karya Penulis Our Beloved Summer
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
Terkini
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam